KOMPETIBLOG 2013

Kompetisi Blog Neso Indonesia 2013


1 Comment

#563 Menemukan Cheese, Menciptakan Sistem Transportasi yang Terintregasi

Oleh Eny Rofiatul Ngazizah

Menyebut Amsterdam dan Jakarta akan menghasilkan abstraksi yang berbeda. Apa yang tergambar dengan Jakarta? macet karena banyaknya jumlah mobil pribadi dan transportasi publik yang tidak memadai. Lalu jika menyebut Amsterdam? Seperti di bawah inilah jawabannya.

Belanda telah memiliki sistem transportasi publik yang terintegrasi, hal ini pula yang terjadi di Amsterdam, transportasi publiknya mudah diakses, diantaranya adalah: Pesawat terbang, Kereta, Kapal Feri, Taksi dan Tuks-Tuks, Bus, dan yang terakhir adalah yang terpopuler: Sepeda!

Uniknya di Amsterdam, sangat sedikit pengguna mobil disini. Beberapa kebijakan mempengaruhi, salah satunya biaya parkir mobil. Bayangkan saja, perjam pengguna mobil harus membayar EUR 4-8, sehari bisa menghabiskan EUR 50 hanya untuk parkir mobil. Ditambah jika terkena denda, mobil bisa diderek dan akan semakin mahal biaya yang dikeluarkan. Bandingkan dengan memutari kota Amsterdam dengan tram, metro, atau bis kota, cukup mengeluarkan tiket 24 hours sebesar EUR 7.50. Atau jika jarak tempuh yang akan dituju pendek, cukup beli one way tiket seharga EUR 2.80 (dan hanya EUR 1.oo jika menggunakan OV Chipkaart). Sangat murah kan? Wajar jika orang akan secara sukarela menggunakan transportasi publik.

Bagaimana dengan Taksi? Ongkos taksi dari Amsterdam Airport Schipol ke dalam kota terdekat menghabiskan EUR 50 dan jika arus padat, bersiaplah membayar sekitar EUR 60. Mahal!

Jika kamu ke Amsterdam, mari bersepeda. Amsterdam Loves Bikes! Bahkan Amsterdam mendapatkan julukan most bicycle-friendly city in the world! Hampir setiap orang menggunakan sepeda, eigh to eighty people of all ages are cycling. Sepertinya orang akan bangga berkata: This is Amsterdam and this is my bike! Posisi sepeda seperti Motor di Jakarta. Orang akan ke stasiun, ke sekolah, ke toko, pasar, museum, dan memutari dalam kota dengan sepeda. Bosan di dalam kota Amsterdam? Kamu pun bisa ke luar kota dan menyewa sepeda, yang hanya mengeluarkan EUR 2.50-4.00 per hari. Kepopuleran Belanda, khususnya di kota besar seperti Amsterdam yang berhasil membudayakan bersepeda, bahkan sudah diadaptasi ke America sebagai grand design untuk menumbuhkan budaya bersepeda disana.

Di Amsterdam sudah ada Bikelane, jalur khusus untuk pengguna sepeda, juga rambu-rambu lengkap agar keamanan pengguna sepeda terjaga, dan himbauan mengunci sepeda. Di salah satu website diberitahukan, ribuan sepeda hilang setiap tahunnya. Selain itu untuk menunjang keamanan pengguna sepeda di malam hari, kamu harus menyalakan lampu putih di depan sepeda dan lampu merah di belakang sepeda. Bisa dilihat support pemerintah Belanda sendiri sangat besar terhadap kebiasaan bersepeda ini.

Sudah tergambar bukan bagaimana Integrated Public Transportation System di Amsterdam? Mudah-mudahan Jakarta akan segera berubah dengan transportasi masa yang saat ini dalam proses di bangun dan disempurnakan. Permasalahan transportasi di Jakarta dan kota besar lainnya bisa diselesaikan dengan mempelajari bagaimana Belanda membuat kebijakan dan sosialisasi yang baik untuk warganya agar menggunakan public transportation. Tidak ada salahnya kan belajar dari teknologi yang sudah sukses?

Belanda telah terbukti merespon perubahan dengan cepat dan taktis dalam teknologi tranportasi, seperti dua tokoh dalam buku “Who Moved My Cheese” karangan Spencer Johnson, MD: Sniff, tikus yang sangat suka merespon perbahan dengan cepat; dan Scurry, tikus yang selalu bergegas mengambil tindakan saat harus membuat keputusan. Dan hasilnya terbukti: Cheese, Dutch Pioneering!

Referensi

http://www.holland.com/uk/tourism/transport/public-transport-in-holland/parking-in-rotterdam.htm
http://www.holland.com/uk/tourism/transport/public-transport-in-holland/parking-in-amsterdam.htm
http://www.holland.com/uk/tourism/transport/public-transport-in-holland/public-transport-in-amsterdam.htm
http://www.awesomeamsterdam.com/articles/20/the-complete-guide-to-bicycling-in-amsterdam
http://www.iamsterdam.com/en-GB/experience/plan-your-trip/getting-around/parking/parking-in-amsterdam
http://www.raileurope.com/europe-travel-guide/netherlands/amsterdam/train-station/centraal-train-station.html
http://www.tripadvisor.co.uk/Travel-g188590-c134770/Amsterdam:The-Netherlands:Parking.In.Amsterdam.html
http://www.tripadvisor.co.uk/Travel-g188590-c164488/Amsterdam:The-Netherlands:Transportation.Summary.html
http://www.holland.com/uk/tourism/transport/public-transport-in-holland.htm
http://www.youtube.com/watch?v=xOwvEp4A1o0
http://www.youtube.com/watch?v=EOkqTDdtlc4
http://www.youtube.com/watch?v=22XM8-YTC98&list=PL1C43118AF5C517FB
http://www.youtube.com/watch?v=swqaAIkGtpA
http://www.access-nl.org/media/13970/public_transport_guide_completed.pdf

Advertisements


Leave a comment

#554 Brilliant Dutch Brain

Oleh Reita Wijaya

 
Penemuan terhadap hal-hal baru sangat penting bagi kemajuan suatu negara, itulah yang dilakukan oleh Belanda. Negara “Kincir Angin” ini terkenal dengan inovasi-inovasi yang membantu memudahkan dalam menyelesaikan dan melakukan sesuatu, atau dikenal dengan “Dutch Pioneering”. Pioneer menurut Kamus Longman merupakan a person who does something first and so make it possible or easier for others to do it later. Sementara kata “Pioneering “ diartikan sebagai introducing new ways of doing things, which others later follow.[1] Selanjutnya, dalam Kamus Oxford, “Pioneer” mempunyai arti be one of the first people , to do, discover or use something new.[2] Contoh “Dutch Pioneering” ini adalah Vic Hayes, penemu Wi-fi yang tadinya bekerja pada perusahaan di Niewegien, Belanda yang ternyata lahir di Surabaya, Indonesia
Selain dibidang teknologi, “Dutch Pioneering” dapat terlihat dari penemuan baru yang menguntungkan bagi pesepeda di Belanda. Penduduk Belanda sudah terbiasa menggunakan sepeda sebagai transportasi sehari-hari mereka. Karena pemerintah di sana sangat memperhatikan keamanan, keselamatan, dan kenyamanan dari pesepeda. Para pengguna sepeda di Belanda tidak perlu lagi khawatir terutama saat musim dingin, mereka tetap dapat bersepeda dengan aman melalui penemuan terbaru berupa glow in the dark road. Dimana, jalanan khusus peseda dipanaskan sehingga ketika sepeda melaju di jalan, garis-garis akan menyala dalam kegelapan. Gerhard Winters, seorang spesialis energi panas bumi yang terlibat dengan proyek jalan glow in the dark bagi pesepeda inimenjelaskan bahwa teknologi bekerja dengan cara memompa air tanah melalui batu plastik di beton, yang menghangatkan permukaan jalan selama musim dingin. Hal tersebut merupakan solusi terbaik untuk menghemat bensin dan juga listrik di Belanda.”[3] Dengan kreativitas tinggi disertai aksi nyata yang dimiliki oleh orang Belanda membuktikan bahwa Belanda memang “Dutch Pioneering” dalam berbagai bidang yang semakin memudahkan manusia untuk berkarya dan berkreasi dengan berbagai hal yang dipelopori terlebih dahulu oleh orang Belanda.
Referensi

 


Leave a comment

#551 “MONSTER PELOPOR”

Oleh Marta Hasibuan

image

Monster! Mungkin kata inilah yang cocok dalam mendeskripsikan mobil sport buatan negeri Belanda ini. Monster yang pada umumnya memiliki ciri-ciri berbobot berat, memiliki tenaga super, dan berkuasa di species-nya, inilah yang juga dimiliki mobil negara bunga tulip ini yaitu mobil Doonkervoort D8 GTO.

Mobil Doonkervoort D8 GTO ini memiliki bobot 700 kg dengan kapasitas mesin 2500 cc, super berat dan super cepat seperti umumnya kekuatan para monster.

Selain bobot dan tenaga super-nya, mobil monster ini memiliki bentuk yang sangat unik dengan bagian kap mesin dan fender dibuat terpisah seperti mobil balap Catterham di Inggris dan bagian depannya terinspirasi dari mobil balap F1 tahun 1950-an.

Mobil ini tidak hanya memiliki ciri-ciri monster namun juga memiliki karakter pelopor di spesies-nya.

“Pelopor di spesies” yaitu pelopor dalam inovasi yang dimiliki mobil ini diantaranya rangka mobil monster ini terbuat dari tabung besi baja yang mampu menahan benturan ketika terjadi kecelakaan. Bahkan rangka kaca depannya pun sudah dipersiapkan mampu menahan tekanan angin yang cukup kencang serta tumbukan ringan.

Bukti nyata bahwa mobil ini merupakan sang “Monster Pelopor di spesies-nya”  sesungguhnya terlihat dari berbagai inovasi yang belum pernah diterapkan pada mobil-mobil sport lainnya. Diantaranya, kunci pada bonnet yang terbuat dari alumunium yang juga diambil dari teknologi roket di Amerika, ringan dan mudah digunakan.

Ditambah lagi, bagian pintu “Mobil Monster” ini juga dibuat dari komposit karbon dengan penemuan unik pintu one piece, mampu menahan beban hingga 1.500 kg dan engselnya bisa menerima beban lebih dari 110 kg. Namun yang cukup mencengangkan, total berat pintu ini hanya hanya 980 gram! Mampu menahan berat namun memiliki berat yang ringan??  Inilah teknologi yang diambil dari pesawat terbang ini yang belum pernah diaplikasikan sebelumnya pada spesies mobil lainnya.

Kini dalam dunia perindustrian, mobil “Monter Pelopor Donkervoort” ini pun dipercayakan sektor performanya kepada perusahaan Audi Quattro GmbH.

Prestasi yang dimiliki sang “Monster Pelopor” ini adalah pada tahun 2012 yang lalu, tim uniqgear yang merupakan tim independen yang terkenal dalam menilai mobil-mobil terbaik di dunia telah merangkum sepuluh mobil terbaik dan mobil Donkervoort D8 GTO menduduki posisi pertama sebagai mobil terbaik. Hal ini merupakan prestasi yang tidak diragukan lagi karena dengan segala inovasi kecanggihan yang diterapkan pada mobil Donkervoort ini semua pasti mengakui bahwa monster asal Belanda ini adalah pelopor bagi dunia otomotif “sportscar”  di dunia.

Referensi

http://eramobila.blogspot.com/2012/10/mobil-sport-belanda-donkenvoort-d8-gto.html
http://www.topspeed.com/cars/donkervoort/index323.html
http://autobild.co.id/mobile-autobildindonesia/index.php?t=detil&id=5027
https://www.popular-world.com/control/Archive?articleId=531
http://www.uniqgear.com/blogs/view/491/10-mobil-terbaik-tahun-2012
http://otomotif.kompas.com/read/2011/12/28/200/Bad.Boy.ala.Doonkervort#


Leave a comment

#545 Gatso: Dari Belanda Untuk Dunia

Oleh Dina Heriyati

Setiap mendengar bunga tulip, kincir angin, sepeda dan kanal hal yang terlintas dibenak kita pertama kali apalagi kalau bukan Negara Belanda. Lalu, apa yang terlintas dipikiran kalian ketika mendengar kata Gatso?. Ternyata tidak banyak yang tahu bahwa Gatso ini berasal dari Belanda. Gatso adalah sebuah sistem manajemen lalu lintas yang terdiri dari speed camera dan red light camera yang dipasang di jalan raya yang berfungsi untuk merekam kecepatan kendaraan sebagai pendukung kegiatan penindakan  pelanggaran lalu lintas.

Gatso ditemukan oleh Maurice Gatsonides, seorang rally driver berkebangsaan belanda yang lahir di Indonesia. Selain berprofesi sebagai pembalap, Maurice juga merupakan seorang teknisi. Dia menemukan sebuah perangkat untuk merekam kecepatannya saat ia melaju melalui berbagai kurva dan konfigurasi jalan sehingga ia bisa meninjau jalur dan kecepatannya untuk mengoptimalkan performa pada saat perlombaan. Berawal dari temuan tersebut, pada tahun 1958 ia memperkenalkan perangkat pengukur kecepatan pertama di dunia atau yang lebih dikenal sebagai world’s first speed measuring device. Pada tahun yang sama, Maurice mendirikan perusahaan dengan nama “Gatsometer BV” yang hingga sekarang menjadi pemimpin industri speed camera dan red light camera.

Maurice membuktikan kepionirannya di dunia traffic enforcement melaui temuan-temuan lainnnya seperti perangkat kamera perekam kecepatan pertama di dunia (world’s first speed enforcement camera) pada tahun 1964. Kemudian red-light camera pertama di dunia pada tahun 1966, radar pengukur kecepatan pada tahun 1970, first mobile radar speed control pada 1980. Maurice melanjutkan pembuktian kemahirannya melalui penemuan world’s first red light enforcement system in combination with speed based on loops pada tahun 1989, dan world’s first lane specific speed enforcement system linked to variable speed signs pada tahun 1993. Pada tahun 1994, Gatso mengenalkan world’s first section control solution, world’s first to offer a front/rear camera system for speed pada tahun 1996, first digital red-light camera pada tahun 1997, Gatso Loopless Trigger Radar pada tahun 2005 dan pada tahun 2010, Gatso menjadi yang pertama dalam pengintegrasian AMBER Alert pada perangkat kameranya.

 Gatso memiliki visi “making traffic safer’ dan misi “contribute to reducing the dramatic figures of traffic injuries”. Selama lebih dari 50 tahun, Gatso sudah menginstalasi hampir 45.000 buah perangkatnya di lebih dari 60 negara di 6 benua. Kota Cedar Rapids di Negara Bagian Iowa yang menggunakan perangkat Gatso berhasil menurunkan angka kecelakaan lalu lintasnya dari 34 kasus menjadi 8 kasus pada tahun 2010. Pada tahun 2010, Hong Kong yang menggunakan perangkat red-light enforcement system berhasil mencatat penurunan angka kecelakaan lalu lintas secara dramatis sejak tahun 1955.

Penemuan besar perangkat Gatso oleh Maurice memberikan kontribusi yang sangat besar bagi sistem keselamatan lalu lintas dunia. Tanpa adanya perangkat Gatso bisa jadi sampai sekarang angka kecelakaan masih meningkat dan kasus pelanggaran lalu lintas belum menemukan solusinya. Untuk itulah sudah sepatutnya kita berterima kasih kepada Maurice yang telah menciptakan perangkat luar biasa ini. Dank u wel Maurice! Dank u wel Netherlands!

Referensi

http://www.leblogauto.com/2009/01/maurice-gatsonides-de-la-course-a-la-chasse-aux-exces-de-vitesse.html

http://en.wikipedia.org/wiki/Gatso

http://en.wikipedia.org/wiki/Maus_Gatsonides

Gatso Corporate Brochure (www.gatso.com)

Speed Enforcement Case Study – Cedar Rapids (IA), USA (www.gatso.com)

Intersection Safety Case Study : Hong Kong (www.gatso.com)


Leave a comment

#542 Malu Berkreasi, Sesak di Jalan

Oleh Muhammad Yusuf

“The Netherlands is densely populated and very mobile.”
Begitulah kalimat yang kira-kira cocok untuk menggambarkan keadaan sosial penduduk Belanda. PADAT dan SANGAT AKTIF.

Populasi

 Cerminan kerapatan dan tingkat mobilitas penduduknya terspionase dari padatnya volume kendaraan di jalan raya. Bayangan saja, sekitar 9 juta kendaraan siap beroperasi tiap harinya, menyebabkan ruas jalan sesak oleh kendaraan.

Sadar akan pentingnya jalan raya sebagai akses utama menuju gerbang pembangunan nasional. Orang-orang Belanda yang terkenal dinamis pun mulai menata sarana dan prasarana transportasinya. Diantaranya melalui manajemen lalu-lintas dan moda transportasinya sendiri.

monitoring1

Adalah Variable Message Signs (VMS), sistem penanda elektronik yang mengatur kelajuan kendaraan di jalan raya. Bilamana volume kendaraan di jalan sedang menumpuk, VMS bertugas menampilkan angka kecepatan kendaraan yang sesuai untuk mengatur harmonisasi kelajuan kendaraan.

VMS

Kelebihan lain dari panel ini juga memberikan informasi mengenai estimasi waktu tempuh rute tertentu dan kemacetan yang terjadi, sehingga pengendara dapat memilih rute alternatif untuk menghindar.

Alhasil, kendaraan dapat mengalir bebas dan selaras.

Berikutnya adalah Smart Highway, yang ini juga tak kalah uniknya. Dengan fitur unggulannya bernama Dark in Glow, jalan aspal hitam-gelap-gulita mampu diubah menjadi jalan terang benderang di malam hari.

Smart

Rahasianya ada pada penggunaan komposisi cat jalan yang dibuat dari bubuk photo-luminescent. Dimana bubuk ini dapat menyimpan energi matahari untuk digunakan menerangi jalan selama lebih dari 10 jam.

Pada tahun berikutnya, Smart Highway juga akan menggunakan teknologi cat yang peka terhadap temperatur, sehingga apabila cuaca dingin jalan raya akan menampakkan pola kristal es yang bisa dilihat pengemudi agar lebih berhati-hati.

Hebatnya lagi, Smart Highway juga akan memfasilitasi mobil listrik untuk melakukan recharge energi pada saat melintas di muka jalan.
Hasilnya pun sangat nyata, para pengendara dapat melaju dengan aman di kala gelap, membantu pemerintah mengurangi biaya tinggi instalasi lampu-lampu jalan, hemat beban listrik, dan kemudahan recharge energi bagi pengendara electric car.
Betul-betul smart and so bright!

Lain lagi dengan alat transportasinya, beberapa jenis kendaraan yang sudah eksis di make-over habis-habisan, sehingga melahirkan prototype jenis baru.

PAL V (Personal Air and Land Vehicle) merupakan perpaduan antara mobil dan gyrocopter, serta penambahan sistem manuver sepeda motor. Ibarat kata, ini merupakan kendaraan “3 in 1”. Keunggulan yang dilahirkan pun beragam, mulai dari hemat bahan bakar, bebas polusi suara, gesit dan kemampuan untuk berkonversi ke mode terbang secara instant.

Ketika volume kendaraan di jalan sedang memuncak, maka PAL V tidak perlu turut serta dalam antrian panjang kendaraan. Cukup dengan bertansformasi, maka ia pun siap melanjutkan perjalanannya di udara.

PALV

Kendaraan unik lainnya adalah Floating Dutchman, bus amfibi hasil persilangan perahu motor dengan bus. Walaupun ia mengapung di permukaan air, tetapi nuanansa bus sangat terasa didalamnya.

FD

Dan masih banyak lagi kendaraan super unik lainnya yang tentu saja berpartisipasi dalam meminimalisir problem berkendara di jalan raya. Zo geweldig!

Tidak mengherankan kemudian, jika Belanda berkembang sangat cepat pada hampir segala aspek kehidupannya. Ini tentunya berbanding lurus dengan usaha dan ide-ide kreatif pioneernya.

Bumi persada pun sepatutnya segera berkaca dari hal tersebut. Senantiasa menggalakkan semangat berkreasi dan berinovasinya. Demi mewujudkan visi-misi negeri ini dalam melaksanakan pembangunan berkelanjutan sepenuhnya.

Referensi
http://www.connekt.nl/uploads/2011/09/its-in-the-netherlands.pdf
http://www.holland.com/global/tourism.htm
http://www.triplepundit.com/2013/02/smart-highway-be-installed-netherlands-2013/
http://www.pal-v.com
http://www.dailymail.co.uk/news/article-2045058/Super-bus-takes-23-passengers-travels-155mph.html
http://www.traffictechnologytoday.com/news.php?NewsID=30346
http://www.ieahev.org/by-country/the-netherlands-industry/
http://en.wikipedia.org/wiki/Electric_car


Leave a comment

#536 Berkreasi dengan jalan paving !

Oleh Lina Febrianty

“Belanda.. Netherland.. Dutch.. Holland..

Sering mendengarnya?”

Yaa.. tentu saja ini adalah negara Tulip yang penuh dengan berjuta inovasi. Mulai dari sisi sosial, budaya, maupun teknologi. Di Belanda pemerintah maupun pihak swasta memang sengaja untuk melestarikan inovasi-inovasi dari masyarakat setempat. Salah satunya dengan memberikan Award setiap tahunnya. Hadiahnya juga menggiurkan, yaitu pendananaan untuk mengembangkan inovasinya tadi. Tentu saja hal ini memacu individu maupun kelompok untuk berlomba lomba berkreasi.

Satu hal menakjubkan di negara kincir angin adalah pemasangan paving block terlihat amat mudah layaknya menggelar sebuah karpet saja. “Berjongkok atau berlutut untuk menempatkan batu bata di permukaan tanah dengan tangan terlalu melelahkan” tutur seorang beranama Henk van Kuijk, direktur perusahaan industri Vanku dari Belanda. Dari masalah inilah sebuah mesin instan diciptakan untuk menjawab pernyataan tersebut. Mesin inovatif itu diberi nama “Tiger-Stone”, yaitu sebuah mesin paving dengan lebar hingga 6 meter. Alat ini dirancang berdasarkan pada sistem berbasis gravitasi sehingga paving-paving tersebut dapat meluncur secara bersamaan dalam lembaran paving pada tanah.

lina

Banyak keunggulan yang dapat diuraikan dari alat yang bernama “Tiger stone” ini. Produktivitas alat ini setidaknya 300 meter persegi per hari. Apabila dibandingkan dengan pemasangan paving secara konvensional dengan tangan yang hanya mampu menyelesaikan antara 75 dan 100 meter persegi per hari, hemhh.. rasanya Amazing !

Biaya pemeliharaan untuk alat ini tak begitu mahal mengingat tingginya tingkat produktivitasnya. Selain itu untuk mengoperasikan alat ini cukup mudah, hanya cukup dioperasikan oleh 1 sampai 3 orang operator dan tenaga listrik maka jalanlah alat ini!

Pengerjaan pada malam hari? Kenapa tidak. Meski bertenaga listrik namun pada saat beroperasi mesin ini sungguh dirancang dengan sangat minim kebisingan.  Untuk masalah harga, mesin Tiger Stone ini dibandrol seharga €60.000 sampai €80.000 (780 juta sampai 1 milyar Rupiah).

Kualitas kerja yang tinggi dibuktikan dengan hasil akhir dari pengerjaan yaitu paving-paving segera terkunci ketat antara trotoar dan badan jalan serta selesai pada waktunya dan tidak ada limbah atau sampah di jalan! Tak khayal apabila mesin tiger stone ini masuk dalam jajaran nominasi “Herman Wijffels Innovation Award 2010” yaitu sebuah ajang bergengsi memuat tentang inovasi-inovasi di Belanda yang di selenggarakan oleh bank multinasional Belanda “Rabobank”.

Pertanyaan yang kerap kali ditanyakan masyarakat yaitu :

“Lalu harus kemana pekerja-pekerja yang selama ini mengerjakan paving?”

Mereka tetap dapat bekerja dengan mengerjakan hal yang lain, contohnya adalah pemadatan, bertujuan agar paving yang telah terpasang menjadi semakin melekat dengan tanah dasar yang menjadikan paving tidak mudah terlepas dan tidak mengakibatkan jalan menjadi bergelombang. Adanya alat ini juga diupayakan agar para pekerjanya lebih termotivasi dan antusias.

Keuntungan lainnya adalah :

1. Efisiensi waktu ! Tepat rasanya untuk mengibaratkan manfaat dari Tiger Stone.

2. Produktifitas tinggi ! Tak lengkap rasanya jika meminimkan waktu kerja tanpa meningkatkan produktifitas.

Begitu banyaknya keuntungan dari alat ini, rasa-rasanya sudah saatnya kita melakukan perubahan. Handmattige ga naar machine !

Referensi

http://www.tiger-stone.nl

http://www.dailymail.co.uk/news/article-2276585/Follow-self-road-Incredible-machine-lays-carpet-bricks-removing-breaking-hard-work.html#axzz2KarV9bO8

http://coffeeandtelogodhog.blogspot.com/2010/11/tekhnologi-konstruksi-mesin-penyusun.html


Leave a comment

#527 Belanda… Sang Pionir yang Menarik Hati

Oleh Nida Asma Amaniy

Belanda… Banyak hal yang membuatku tertarik dengan negeri kecil satu ini.

Negeri unik dengan kreativitas dan inovasinya mampu melahirkan semangat untuk terus menjadi pionir. Mari sedikit kuceritakan berbagai kepioniran Belanda.

Belanda merupakan negara pertama di Eropa yang menyediakan program studi berbahasa Inggris. Sekarang, hampir semua program studi untuk siswa internasional diajarkan dalam bahasa Inggris. Berkat kepionirannya ini, Belanda mampu membuka pintu gerbang pendidikan internasional di Eropa. Mayoritas warga Belanda juga mahir berbahasa Inggris sehingga tidak perlu khawatir terkendala masalah bahasa di sana.

Selanjutnya, kebanyakan dari kita merupakan para pemburu beasiswa, iya kan? Aku pun ingin melanjutkan studiku lewat jalur beasiswa.

Berbicara mengenai beasiswa, untuk ke Eropa terdapat sebuah beasiswa terkenal.  Coba tebak? Yup benar sekali…

Beasiswa Erasmus Mundus!

Nama beasiswa Erasmus Mundus diperoleh dari nama filsuf dan humanis Belanda yang terkenal yaitu Desiderius Erasmus. Setelah menyelesaikan studinya di Belanda, Erasmus berkelana ke seluruh Eropa untuk berdebat dengan beberapa ilmuwan dan juga menulis beberapa buku.

b1

Sekarang mari coba bayangkan kita sedang di Belanda. Apa yang hendak teman-teman lakukan di sana? Adakah tempat, makanan, atau hal lainnya yang menjadi target teman-teman?

Kalau aku ingin sekali menyelami karya kepioniran Belanda agar semangat itu menular pada diriku.

Aku sangat suka bersepeda. Aku ingin bersepeda di atas “Smart Highway” yang dibuat oleh Belanda menggunakan sistem glow in the dark.

b2

Inovasi “Glow in the dark” yang dibuat demi keselamatan pesepeda di malam hari
(lihat juga videonya di sini :

)

Mitzi Dominguez dari Meksiko pernah berkata: “Orang Belanda selalu selangkah lebih maju. Coba lihat saja sepeda mereka! Mereka bahkan bisa bersepeda dengan beberapa orang dan hewan peliharaannya sekaligus!”

Gak percaya? Ini buktinya..

b3

Belanda terus mengembangkan inovasi model sepeda sesuai kebutuhan

Aku ingin menikmati hamparan bunga tulip di Keukenkof dan di kota Anna Paulowna. Bunga tulip sebenarnya berasal dari Turki dan pertama kali diperkenalkan ke Belanda pada akhir abad ke-16 oleh ahli holtikultura bernama Carolus Clusius. Kini, orang-orang Belanda berhasil membudidayakan tulip dan menjadikannya salah satu komoditi ekspor utama Belanda.

b4

”Sawah Bunga Tulip” di kota Anna Paulowna yang membentang luas, super cantik dan mengagumkan!

b5

Wisatawan menikmati pemandangan “Sawah Bunga Tulip” dari atas perahu

b6

Taman Bunga Keukenkof, taman bunga terbesar di dunia yang juga disebut sebagai “Garden of Europe”

Menjelajahi masa lalu dengan mengunjungi museum merupakan sarana belajar yang menyenangkan bagiku. Akhir pekan pertama bulan April terdapat National Museum Weekend di Belanda. Kita dapat mengunjungi lebih dari 400 museum GRATIS atau DISKON.

b7

Ayoo serbu museumnya.. mumpung GRATISS :D

Aku ingin memakai sepatu klompen, sepatu tradisional Belanda yang menginspirasi lahirnya sepatu Crocs. Jika di Indonesia aku sering memakai Crocs, maka aku penasaran bagaimana rasanya memakai sepatu klompen. Senyaman Crocskah atau bahkan lebih nyaman?

b8

Prinsipnya kaki kita tinggal masuk, simpel dan ringan..

Aku ingin mencicipi aneka keju di Belanda, keju yang dibuat berdasarkan resep yang telah berumur ratusan tahun dan masih terjaga hingga sekarang. Selama berabad-abad, keju telah menjadi komoditas penting di Belanda dan pada tahun 70-an, Belanda menjadi pemimpin ekspor keju di dunia.

b9

Aneka jenis kjeju Belanda yang memiliki cita rasa tinggi

Aku juga ingin mengunjungi  salah satu museum keju ternama di Belanda, Hollands Kaasmuseum di Alkmaar. Pengunjung museum bisa mengikuti  tur dan dipersilahkan untuk mencicipi aneka keju yang ada di sana.

b10

Di depan museum terdapat pasar keju yang sudah berlangsung sejak tahun 1593. Berikut ini merupakan suasana di pasar keju :

b11Keju-keju yang siap diangkut dan dijual belikan, yummy…

b12

Atraksi dari 4 Tim Pengangkut Keju dengan warna topi berbeda. Harus kompak dan semangat!!!

Ramainya pasar keju di depan Kaasmuseum (hanya terjadi setiap hari Jumat minggu pertama bulan April-September)

Ramainya pasar keju di depan Kaasmuseum (hanya terjadi setiap hari Jumat minggu pertama bulan April-September)

Mengutip apa yang dikatakan Neso Indonesia “Saat Anda mengambil studi di Belanda, Anda akan merasakan bagaimana rasanya menjadi pionir”.

Ya.. karena Belanda Sang pionir mengajarkan kita untuk menjadi pionir.

Hmm.. Aku jadi semakin tertarik.

Apakah kalian juga tertarik untuk bersekolah dan tinggal di Belanda?

Referensi
http://www.nesoindonesia.or.id/mengapa-mengambil-studi-di-belanda/be-a-pioneer
http://studylink.com/study-in-netherlands/?gclid=CNHPpaOz_rYCFY0t6wodU24AMw
http://www.studyworld.com/desiderius_erasmus.htm
http://www.livescience.com/26088-dutch-smart-highway-netherlands.html
http://www.bbc.co.uk/news/world-europe-20942340
http://www.keukenhof.nl/
http://wisata.kompasiana.com/jalan-jalan/2013/02/27/surga-tulip-keukenhof-belanda-537497.html
http://palingseru.com/18068/foto-pemandangan-indah-taman-bunga-tulip-di-belanda
http://www.museumweekend.nl/
http://www.expatevents.com/calendar/event/national-museum-weekend/
http://joybutik.com/shop/asal-mula-dan-sejarah-crocs
http://id.wikipedia.org/wiki/Keju_Belanda
http://bocahbancar.wordpress.com/2009/03/26/910/
http://chikastuff.wordpress.com/2012/10/23/belanda-keju-dan-klompen/
Referensi Gambar
http://www.emmasia.eu/
http://kelinputih.blogspot.com/2012/05/belanda-dan-dunia-sepeda.html
http://photo.net/photodb/photo?photo_id=1732276
http://www.jibe-group.com/calendar/museum-weekend-netherlands
http://www.eurobookings.com/travel-news/netherlands-national-museum-weekend.html
http://www.museumweekend.nl/LinkClick.aspx?fileticket=0BrK4dGMhPo%3d&tabid=1546
http://souvenirsfromholland.com/nl/12-magneten-klompen
http://www.crocs.web.id/
www.cheesewiki.com
http://abstraho.blogspot.com/2009/11/holland-cheese-market-in-alkmaar.html
http://www.expatevents.com/calendar/event/cheese-market-alkmaar/
http://www.kaasmarkt.nl/content/content.asp?lang=0&menu=1&submenu=13
http://www.vvvhartvannoordholland.nl/content/arrangementen_detail.asp?menu=1060_000020_000000_000035&step