KOMPETIBLOG 2013

Kompetisi Blog Neso Indonesia 2013


Leave a comment

#571 Bernostalgia dengan Museum Tertua di Belanda

 Oleh Mokhammad Hilman Fatah

Museum merupakan bangunan yang dibuat untuk melestarikan koleksi artefak dan benda-benda yang berasal dari karya seni, budaya, ilmu pengetahuan maupun koleksi peninggalan sejarah yang penting. Museum difungsikan bagi mereka yang ingin melihat benda-benda yang berharga tersebut secara langsung. Konon katanya, didirikannya Museum juga difungsikan sebagai tempat yang dapat mengajak pengunjungnya agar bernostalgia dan menyelami keadaan dari benda-benda yang sedang dipamerkan di museum. Negara belanda merupakan salah satu Negara yang memiliki sejarah panjang dan kiblat dari bidang kesenian dan kebudayaan. Inilah yang melatarbelakangi pemerintah untuk mendirikan beberapa museum. Saat ini tidak mengherankan jika di Belanda sendiri terdapat ratusan museum yang telah didirikan, contohnya saja seperti museum seni klasik dan kontemporer Van Gogh, Rijksmuseum, Royal Picture Gallery Mauritshuis, Bonnefantenmuseum Maastricht dan Kunsthal Rotterdam. Jika Anda merasa masih kurang menjelajahi museum kesenian klasik, Anda juga dapat mengunjungi museum sejarah dan budaya Belanda di Anne Frank House, Museum Sejarah Yahudi Royal Delft, dan Amsterdam Museum. Bahkan pemerintah belanda juga mendirikan museum yang diperuntukan untuk anak-anak. Tidak hanya mendirikan ratusan museum, pemerintah Belanda juga mengagendakan suatu event tertentu di museum yang terkait. Bahkan terdapat program gratis untuk mengunjungi lebih dari 500 museum yang tersebar di belanda pada akhir pekan pertama April yang dinamakan “National Museum Weekend”. Kebanyakan museum juga menyelenggarakan lokakarya dan kegiatan lain untuk kesempatan khusus ini. Akomodasi menuju ke museum juga telah diprogramkan oleh pemerintah contohnya dengan menggunakan Kartu City Pass. City Pass memfasilitasi para wisatawan agar dapat mengunjungi tempat wisata-wisata dan menaiki transportasi di belanda dengan harga yang murah bahkan gratis. City Pass ini diterima di seluruh Belanda, termasuk kota-kota besar Amsterdam, Rotterdam, Utrecht dan Den Haag. Semua program ini dibuat semata-mata untuk menarik wisatawan agar berbondong-bondong mendatangi tempat rekreasi di belanda termasuk Museum.

Pieter Teylers merupakan orang yang berjasa untuk pertama kalinya memperkenalkan museum di belanda. Pieter Teylers ialah salah satu bangsawan kaya yang dimiliki oleh Negara kincir angin saat itu. Dia sangat tertarik untuk mengumpulkan benda-benda berharga dan mewariskan kekayaannya untuk kemajuan agama, seni dan ilmu. Lalu dibuatlah sebuah monument pada saat itu yang dinamakan Museum Teylers untuk menampung benda-benda berharga milik Pieter. Museum Teylers didirikan pada tahun 1778 yang terletak di kota haarlem. Saat itu museum ini menjadi museum yang pertama didirikan di Negara kincir angin. Museum ini membagi hasil pamerannya dalam bidang seni, edukasi dan sejarah disetiap komplek bangunannya. Museum Teylers mengajak pengunjungnya untuk menelusuri berbagai item pada abad kedelapan belas yang ditampilkan melalui  sebuah layar bersejarah yang menarik dan hanya diterangi oleh sinar matahari. Hal ini seolah-olah Anda sedang bernostalgia sebuah ensiklopedi yang memungkinkan setiap objek untuk menceritakan kisah sendiri seperti dari benda- benda meliputi instrumen fosil, instumen mineral atau ilmiah, koin, medali, buku, dan lukisan. Beberapa terkenal, beberapa sangat kompleks, dan semua itu sangat menarik untuk ditelaah lebih jauh. Anda dapat mendengar cerita dari pameran ini melalui sebuah audio tur, atau belajar lebih banyak tentang mereka di kamar Multimedia yang telah disediakan oleh pihak museum. Kebanyakan objek yang ditampilkan di etalase yang sama di mana mereka ditempatkan sesuai tahun pada saat benda itu ditempatkan oleh orang-orang yang berjasa untuk museum teylers ini. Semua membangkitkan sensasi itu, hanya sesaat, dan Anda merasa tidak berada didunia modernisasi seperti saat ini. Di sinilah kita dapat melihat panggung pameran yang memberikan presentasi akan sorotan item tertentu dari koleksi permanen yang besar. Peristiwa ini sering diselenggarakan di sekitar museum saat ini, menggabungkan pinjaman penting dengan fosil kami yang paling indah, koin dan buku, atau dengan gambar oleh seniman terkenal.

Museum ini telah di nobatkan sebagai 100 warisan dari daftar situs Belanda sejak tahun 1990 dan dinominasikan pada tanggal 12 Desember 2011 oleh Kabinet Belanda sebagai status warisan dunia UNESCO berdasarkan sejarah panjang sebagai lembaga pengetahuan publik dan upaya untuk terus melestarikan akses publik terhadap perusahaan koleksi. Museum menyediakan fasilitas berupa informasi yang tersedia dalam bahasa inggris, prancis dan jerman. Tur dalam museum juga dilengkapi oleh tur audio untuk Ipod atau mp3 player Anda,  dan Anda dapat mengunduhnya melalui www.artcast.nl. Pemerintah belanda sangat memperhatikan sisi historis dari sebuah monumen ini hingga dinobatkan sebagai tempat warisan dunia. Benar-benar pemerintah ingin agar penduduk/wisatawan menyelami serta mengetahui sisi sejarah dari Negara belanda. Karena dengan mengetahui sejarahnya maka Anda akan lebih mengetahui lebih dalam tentang sebuah negeri.

“Sudut dari sebuah ruangan di Museum Teylers”

Advertisements


Leave a comment

#530 From Dutch for Style to Dutch for Dry

Oleh Evans Poton

1917 menjadi highlight penting dalam sejarah seni rupa ketika sebuah pemicu pergolakan seni modern meledak dari ‘bawah permukaan laut’. Adalah De Stijl atau“Dutch for Style” yaitu aliran yang dicetuskan oleh Theo van Doesburg yang menitik beratkan sajian visual dengan gaya minimalis berupa paduan horisontal, vertikal, warna primer dan hitam-putih.

gambar 1 • De Stijl magazine

tak hanya fenomena di negeri asalnya, namun juga menginspirasi Bauhaus Jerman (sekolah desain pertama pasca PD-I), seni konstruktivisme di Rusia, bahkan imbasnya masih nampak di dunia desain dan arsitektur sampai detik ini.

gambar 2 • beberapa imbas De Stijl dalam dunia pop

Selain Theo v.D dan Piet Mondrian, De Stijl juga melahirkan nama Gerrit Rietveldyang terkenal dengan The Rietveld Chair – sekarang tersimpan di Uthrecht Centraal Musea, bertetangga dengan rumah Miffy (Nintje) tokoh rekaan karya Dick Brunayang juga icon kota Uthrecht.

Dutch Arts & Design tak hanya berhenti disitu. Sejak tahun 1980, frasa kata Dutch Design memiliki tempatnya tersendiri pada kamus dunia seni visual. Dutch Designmeliputi semua Desain (visual, kriya dan produk) yang bersifat minimalis, eksperimental, konseptual, inovatif, quirky dan memiliki humor (witty) seperti kata seorang wartawan Amerika, Tracy Metz: “Dutch own ability to make fun themselves” maka jelas, dari semua desain yang ada di negara itu, entah itu untuk sarana publik dari pemerintah, institusi, urban planning, desain produk, visual campaign, dan environment art, kesemuanya bergaya what NOW had labeled as Dutch Design!

Beberapa contoh Platform desain, produk, dan fashion yang ada di Belanda sekarang ini diakomodir oleh Premsela.org, dan Droog (Dutch for Dry)

gambar 3 • humor dan inovasi dalam produk DROGG

In my assume: khusus untuk desain dari negeri Belanda, arti desain itu sendiri berani diredefenisi menjadi gabungan antara seni dan fungsi dan juga humor.. dan siapa sangka? sewindu belakangan ini, negara industri besar seperti China, Jepang, Amerika, dan Dubai terlibat untuk mengadopsi pakem Dutch Design secara masif.

Psst… Mau tahu rahasia dibalik itu semua?

Kita telah mendengar ini sering kali: Dyke dan Polder sebagai bukti bahwa Belanda ahli dalam artifisial. Lanskap tempat mereka berdiam adalah mega proyek yang mereka ‘desain’ sendiri! Tentunya Belanda selalu berkutat dengan ide gilaThey don’t think outside the box. They tend to think like there’s no box!

Tak hanya itu, filosofi Eksistensialisme dan budaya individualistis sangat diyakini oleh mereka. Berbeda dengan negara Asia kebanyakan dimana: “paku yang menonjol akan dipalu”. Bagi mereka, paku yang menonjol itu akan dikeluarkan, dikembangkan potensinya lalu dipromosikan (budaya kolektif).

There’s never enough space for inventions as there’s always a season of ingenuity; itu yang ada diyakini insan muda Belanda yang kadang menghabiskan waktunya di Café, terkepung oleh ‘aroma toleransi Belanda’ berbaur dengan segarnya Frambozen bierdan terbenam oleh obrolan berjam-jam tanpa rasa bersalah. Tak heran, banyak pemikir dan penemu terkenal di segala bidang lahir dari negeri ini,

Arus industri desain dan seni (kunst) di Belanda, juga tak lepas dari peranan akademik. adanya strong educational system dan government support dimana pemerintah memberikan grants khusus untuk dunia seni dan desain per-tahunnya. itulah yang menyebabkan output dan kualitasnya jauh dari kata mengecewakan; bahkan majalah TIME memberikan predikat “The Best Design School in The World” pada Academy Design of Eindhoven.

Tunggu apa lagi? Ayo bereksperimen dengan idemu di bawah permukaan laut!


Leave a comment

#521 Anton Corbijn, Art That Comes From The Heart

Oleh Andika R. Nastiti 

Saya pecinta film. Dari semua event berbau film di Indonesia, salah satu yang paling saya nantikan tiap tahunnya adalah Europe on Screen. Europe on Screen merupakan salah satu festival film yang dikelola dengan sangat baik dan profesional, dengan deretan film-film Eropa pilihan yang variatif dan tentu saja, berkualitas baik. Dalam Europe on Screen, Anda bisa menemukan film anak-anak, drama romantis, action,thriller juga dokumenter. Sebagai salah satu pendiri European Union, Belanda dhi. film Belanda, tidak ketinggalan berpartisipasi dalam line up film Europe on Screen. Dan untuk Europe on Screen 2013 kali ini, film dokumenter Belanda yang satu ini sudah masuk dalam “daftar film yang harus saya tonton”, Anton Corbijn: Inside Out.

Anton Corbijn adalah fotografer, yang kemudian juga menjadi music video director dan film director, berkebangsaan Belanda yang saat ini tinggal di London, Inggris. CMIIW.

Saya mengenal Anton Corbijn pertama kali melalui foto-foto portrait hitam putihnya. Dan reaksi pertama saya saat melihat foto-foto tersebut adalah diam. Diam, dengan nafas tertahan. Foto-fotonya tidak biasa. Foto-foto Anton Corbijn bukan hanya meng-capture wajah, tapi merupakan visualisasi yang bercerita, yang menjelaskan karakter serta kepribadian subyek fotonya. It really captivated me.

Awalnya saya pikir Anton Corbijn adalah fotografer dengan spesialisasi foto portrait hitam putih, tapi kemudian saya menemukan foto-fotonya pada cover berbagai majalah, kaset hingga compact disc (CD) berbagai artis, juga berbagai music video hingga film yang ia sutradarai. But still, I couldn’t find any pattern. Semuanya terjawab dalam Anton Corbijn: Inside Out.


Anton Corbijn: Inside Out berdurasi 85 menit dan disutradarai oleh Klaartje Quirijns, yang juga berkebangsaan Belanda.

Film dokumenter ini mengeksplor sisi profesional dan sisi pribadi dari Anton Corbijn mengungkap motivasi artistik yang tidak memberinya banyak ruang dan waktu untuk dirinya sendiri. Anton Corbijn telah melalui semuanya. Mulai dari memfilmkan George Clooney dalam “The American”, menyutradarai biopik pemenang Piala Director’s Fortnight 2007 (Festival Film Cannes) “Control”, hingga menjadi fotografer musisi legendaris U2 dan Metallica. Bono bahkan berkata, ada sesuatu tentang foto Anton Corbijn yang seolah menerawang jiwa. Tetapi ketika dirinya sendiri terekam kamera, terungkaplah figur melankolis yang kesulitan menjalin hubungan dengan orang-orang di sekitarnya. Sesuai definisinya sendiri, dirinya tak lebih dari seorang pria yang lebih mengutamakan kepentingannya berkesenian ketimbang keperluan pribadinya.

Dari film inilah saya mengetahui bahwa kecintaan Anton Corbijn akan musik, sedemikian berartinya musik, sampai-sampai membuatnya ingin menjadi bagian dari dunia musik. Semuanya berawal dari sebuah foto yang secara kebetulan ia ambil, hingga kemudian ia menjadikan para musisi ini menjadi subyek fotonya. Dan secara perlahan, muncullah kecintaannya akan fotografi.

Anton Corbijn bisa jadi bukan orang Belanda pertama yang berprofesi sebagai fotografer. Bukan pula fotografer Belanda pertama yang membuat portrait hitam putih, menjadi fotografer musisi maupun sutradaramusic video Belanda pertama. Tapi kecintaannya akan musik, dan dedikasinya pada seni yang melebihi kepentingan pribadinya membuatnya menjadi artist panutan.

Menjadi fotografer/music video director/film director pionir dengan karya seni yang diakui, bukan hanya di Belanda tapi juga di seluruh dunia. Karena semua karyanya, dihasilkan dan dibuat dengan kesungguhan dan cinta. Dari hati.

Referensi


Leave a comment

#518 Ini Dia Sang Pioneer Belanda yang Mengaharu Biru

Oleh Rima Faiqoh Augustine

Lukisan diri Vincent van Gogh

Menjadi seorang pioneer dan namanya terkenal di seluruh dunia tidaklah mudah. Banyak rintangan dan cobaan yang akan terus menghadang di saat perjalanan menuju langit yang cerah. Vincent Van Gogh, yah dialah pelukis yang sangat terkenal dan paling mahal di dunia asal Belanda, namun tidak sedikit orang mengetahui cerita mengharukan dari seorang pelukis. Cerita yang paling sering di dengar adalah Vincent Van Gogh meninggal karena bunuh diri dan memotong telinganya sendiri. Tapi tahukan anda dibalik cerita yang tragis itu Vincent Van Gogh telah menorehkan banyak cinta dan perjuangan di lukisannya.

Vincent Van Gogh lahir 30 Maret 1853 di Belanda. Awal hidupnya penuh dengan semangat pemuda yang bercita-cita menjadi seorang pendeta, namun keberuntungan tak memihak Vincent, saat itu dia gagal dalam ujian beberapa pelajaran. Vincent juga beberapa kali jatuh cinta kepada gadis, namun cintanya selalu kandas ditengah jalan.
Beruntung Vincent memiliki seorang adik yang amat menyayangi dia, Theo. Theo terus mendukung kakaknya untuk melukis dan bahkan membiayainya sekolah di pendidikan seni Academic Royale des Beaux-Arts, Belgia. Setelah bersekolah, Vincent bertekad menjadi pelukis yang professional.
Pada 1881, lukisan Vincent yang awalnya berobjek sederhana seperti pedesaan atau figure buruh, banyak diprotes oleh pelukis-pelukis professional abad itu. Mereka memprotes bahwa lukisan Vincent suram dan gelap karena era waktu itu sangat trend lukisan dengan warna-warna yang cerah. Vincent sangat terpukul saat itu. Namun dia berjuang untuk bangkit lagi.
Kemudian Vincent pergi ke Paris untuk meredahkan kekecewaannya terhadap penolakan karya-karyanya. Beruntung Vincent bertemu dengan seniman terkenal Paul Gauguin dan mereka pun menjadi teman dekat yang mempunyai mimpi yang sama. Vincent pun lebih banyak belajar melukis gaya impresionisme dan neo-impresionisme yang warna-warnanya lebi cerah dan gaya yang mudah dikenali.
Namun sayangnya Vincent memiliki beberapa penyakit mental yang parah, salah satunya adalah epilepsy dan delusi. Penyakit tersebut mengakibatkan Vincent kalut dan hampir saja membunuh Paul Gauguin. Akhirnya temannya itu pergi meninggalkan Vincent seorang diri. Dalam kesendiriannya yang pedih Vincent sangat tak kuasa menahan cobaan itu semua, akhirnya dia memotong telinganya sendiri.
Pada tahun 1888, Vincent lalu mendaftarkan diri ke rumah sakit Jiwa Saint Paul-de-Mausole, disana dia lebih tenang untuk melukis semau tanpa ada gangguan dari luar. Karya-karyanya mencapai 1900 lukisan namun sayangnya yang bisa dijual Vincent hanya 1. Tidak ada yang mengapresiasi lukisan Vincent hingga dia pun menyadari hidupnya penuh dengan kesia-siaan. Akhirnya pada tanggal 29 Juli 1980 Vincent mengakhiri hidupnya dengan menembak diri di dadanya.
Tak lama setelah Vincent meninggal, istri dari Theo, adiknya memutuskan untuk mempublikasi lukisan-lukisannya. tak disangka lukisannya pun seketika mendadak terkenal dan sangat dicari oleh kolektor-kolektor. Bahkan lukisan Vincent dianggap gaya aliran baru yaitu Post-impresionisme. Berikut ini adalah lukisan Vincent yang terkenal:

Gambar 2 Sun Flowers – 1888

Gambar 3 Starry Night – 1889

Gambar 4 The Potato Eaters – 1885

Seorang Pioneer seperti Vincent adalah asset Negara karena menjadikan Negara Belanda terkenal akan seni lukisnya. namun hidupnya harus berakhir karena keputus asaan dia sendiri. Menjadi Pioneer selain harus mempunyai semangat yang tinggi, juga harus memiliki mental yang siap menghadapi kegagalan. 


Leave a comment

#513 Seni + Teknologi = Lebih Dari Sekedar Indah

Oleh Gabrielle Irene

Sore ini saya tidak berhenti berdecak kagum menyusuri laman demi laman internet berisi penemuan-penemuan para pionir Belanda baik di masa lampau maupun masa sekarang. Sederet terobosan baru di bidang ilmu pengetahuan yang ditemukan para pionir Belanda beberapa kali dianugerahi Nobel. Berbagai permasalahan nyata yang dialami negeri Belanda seperti banjir dan permasalahan energi pun berhasil diselesaikan para pionir yang super kreatif. Negeri Belanda menjadi identik sebagai salah satu pusat perkembangan teknologi dunia.

Tetapi selain menjadi tempat berkembangnya teknologi modern, seringkali kita lupa bahwa Belanda juga dikenal sebagai tempat kelahiran seniman-seniman kelas dunia seperti Rembrandt dan Vincent Van Gogh. Ya, menjadi pionir tentu bukan status milik para ilmuwan dan penjelajah saja, bukan? Di Belanda, seniman pun dapat menjadi seorang pionir. Hebatnya lagi, mereka dapat menjadi pionir seni sekaligus teknologi!

Pernah mempunyai angan-angan untuk menyentuh awan yang melintas di depan kaca jendela pesawat terbangmu? Atau ingin mengikat awan di langit dan memasangnya di kamar sebagai penghias langit-langit? Sepertinya sekarang angan-angan itu dapat terwujud berkat Berndnaut Smilde!

Berndnaut Smilde, seorang seniman Belanda kelahiran Groningen, berhasil membuat sebuah karya seni instalasi yang mencengangkan banyak orang. Bagaimana tidak,  ia berhasil menciptakan awan di dalam sebuah ruangan (indoor clouds)! Dengan smoke machine sederhana dikombinasikan dengan pengaturan pencahayaan dan atmosfer dalam ruangan yang rumit, ia menciptakan Nimbus II, awan indoor tersebut.

Teknologi Aerogel – The Frozen Smoke (terdiri dari 99,8% udara)

Kombinasi interior ruangan yang kosong dan bayang-bayang awan yang dihasilkan menghasilkan kesan magis dan surreal bagi siapapun yang melihatnya. Smilde mengatakan dalam salah satu wawancara, “Saya ingin membuat sebuah gambaran tipikal awan Belanda (Dutch clouds) berada di dalam sebuah ruang.” Beberapa blog dan website yang saya baca mengatakan orang Belanda senang berbicara dan mengekspresikan dirinya melalui cuaca. Melihat karya Smilde, sepertinya hal itu benar ya? 🙂

Cerita selanjutnya datang dari Casper Berger. Pematung yang belajar di Jan van Eyck Academy di Maastricht ini menjadi pionir seni-teknologi dengan membuat berbagai seri patung yang berbahan baku replika tulang belulangnya sendiri. Bagaimana bisa? Ternyata Berger memanfaatkan teknologi dunia medis dan kreativitasnya untuk menghasilkan karya seni unik yang menjadi ciri khasnya.

Pertama-tama Berger harus menjalani CT Scan canggih yang memberikan info detail tentang anatomi tubuhnya.

Lalu info tersebut harus dicetak dengan 3D printer menjadi sebuah rangka dasar yang terbuat dari resin.

Rangka dasar inilah yang kemudian ditransformasikan ke dalam patung-patung emas dan perak yang dibuatnya. Menarik ya? Ternyata walaupun teknologi semakin berkembang pesat, seni tetap memiliki caranya sendiri untuk berkembang dan berjalan beriringan dengan teknologi. 🙂

 

Referensi
http://stuffdutchpeoplelike.com/2010/11/17/no-11-discussing-the-weather/
http://www.gizmag.com/indoor-clouds/21702/
http://www.gizmag.com/3d-print-ct-scan-skeleton/25035/
http://www.bergervroom.nl/casparberger-wp/wp-content/uploads/2012/10/self-20-4.jpg
http://www.booooooom.com/wp-content/uploads/2012/06/Berndnaut-Smilde-02.jpg
http://images.gizmag.com/gallery_lrg/caspar-berger-skeleton-3.jpg
http://www.ibiblio.org/wm/paint/auth/rembrandt/self/self-1629.jpg
http://www.artcyclopedia.org/art/van-gogh-self.jpg


Leave a comment

#510 Arts Holland: Orange Alert! This is First World Art District!

By Dinta Rahmawaty

As the pioneer, Dutch have awareness of their own potential. They put attention in art, music, and films as well as they work on science discovery for human prosperity. Netherland had created a lot of masterpieces which are very amazing, although I personally think that we (Indonesian) have more. But, they don’t stop here. Dutch want to be recognized by people around the world. That is why Arts Holland was born since 2008, ‘when tourism meets culture’. An attractive idea of combining culture, tourism, and technologies creates great giant events.

 

Arts Holland takes place in 4 big cities of Netherland, those are: Amsterdam, Rotterdam, The Hague, and Utrecht. It offers unique experience to enjoy Dutch arts, heritage, museums, design, fashion, theatre and more. At particular time, visitors can see a live show of artists create drawings, such as depicting the cityscapes of the four cities.

One of must-see art destination is Van-Gogh Museum, Amsterdam. There are placed largest collection pieces by Vincent Van Gogh, a greatest painter in European art-history. His paintings and drawings are the best, the most famous, and the most expensive art-work in the world. Besides the paintings, Van Gogh’s art-development is also interesting to be known. So, there was a special exhibition in March 2013 that arranged Van Gogh’s drawings chronologically, from Van Gogh’s first ambitious drawings in The Hague, when he focused on figures and landscapes, through his impressive landscape drawings in Nuenen, to his Paris water colours paintings. (Holland.com, 2013).

Next, Rotterdam is a perfect destination to learn great architectural. After destroyed in World War II, this city was rebuilt and transformed to the new city which create phenomenal of innovative and inspiring architecture. For instances,  Kubuswoningen (cubic house) which is placed upon overpass, Witte Huis (First skyscraper in Europe), Euromast tower, and Chabot Museum (Charming Modernist villa and Expressionist Art) (artsholland.com).

Third is The Hague, capital city of Netherland. The Hague is seat of the Govenrmnent, parliament, and other governmental functions. But, The Hague will not lose their artistic. This royal gem offers new light through the historical buildings, museums, and galleries show, ranging from Binnenhof as Dutch parliament until CaDance Festival (artsholland.com).

And the last is Utrecht, the cultural treasure of Netherland. Here is the most various kind of art-work made. Not only art and designs museum, there are also music and film festival. Spring Performing Arts festival becomes must-see festival. Performing Arts Festival is an international festival for the most innovative dance, theatre and performing arts in this beating heart city of Holland. All of the festivals will be completed by special light shows (artsholland.com).

 

We can imagine how beautiful and spectacular the Art Holland is. It is created gravely by cooperating between professionals to make the tremendous project. Netherland really want to be destination for all people in the world to get pleasure by delight in the richest and the best art and culture in the world. So, don’t you attracted to explore and show up your own culture?

References

http://www.artsholland.com/
http://www.holland.com/us/press/press-releases/fashion-architecture-design/orange-alert-netherlands-board-of-tourism-and-conventions-launches-arts-holland-the-worlds-arts-district.htm
http://www.holland.com/us/press/press-releases/events/masterpieces-from-the-van-gogh-museum-among-the-many-highlights-of-tefaf-maastricht.htm
http://www.pinterest.com
http://www.sica.nl/en/content/en-us-tourism-meets-culture-launch-arts-holland
http://www.vangoghgallery.com


Leave a comment

#460 The Voice of : Radical Revision of Talent Show

Oleh Nana Sitompul

Saya jarang nonton TV karena tayangannya tidak begitu menarik perhatian saya. Apalagi belakangan ini acara reality singing talent show agak menjadi bias karena bukan hanya suara ataupun teknik menyanyi yang kadang dijadikan pertimbangan namun sering kali justru gesture maupun fisik para peserta. Suatu hari saya menonton The Voice of Indonesia. Hati saya tergugah menonton acara ini. Karena formatnya tidak bisa. Dari manakah asalnya talent show ini? Ternyata sang pionir acara talent show spectakuler ini adalah Belanda. Pertama kali disiarkan di Belanda pada tahun 2010 dengan judul The Voice of Holland.

The-Voice-NBC_20110406112636-e1302089509795

Menurut hemat saya, kelebihan kelebihan pada acara TheVoice merupakan revisi yang cukup radikal terhadap talent show sejenis. Sehingga acara show ini memang lebih humanis, lebih jujur, lebih menonjolkan bakat yang dimilki peserta. Sejauh ini keunggulannya sbb:

 1. Saat kontestan bernyanyi, para coaches membelakangi kontestan yang notabene mereka tidak melihat para kontestan. Keputusan coaches berdasarkan suara dan teknik menyanyi, tidak bias dengan bentuk wajah maupun tubuh. Setelah babak demi babak, yang tersisa adalah para kontestan terbaik. Jadi, pemirsa memilih lebih kepada selera karena seluruh kontestan pada babak Live Show memang yang terbaik.

 2. Konsep coaches. Peserta memiliki coach. Sebenarnya X Factor juga mengusung konsep yang sama. Namun kelebihan the Voice, coach memilih saat blind audition.

 3. Lebih jujur. Dengan konsep peserta dinilai berdasarkan suara dan teknik vokal, The Voice menghadirkan acara yang lebih jujur

 Menurut data Imdb, rating The Voice di Amerika merupakan acara talent show tertinggi dibandingkan dengan acara sejenis lainnya seperti X Factor dan Idols. The Voice mendapatkan nilai rating sebesar 6.5, sementara X Factor 5.0 dan Idols 4.1. Hal ini membuktikan bahwa talent show asal negeri kincir angin ini lebih diminati karena lebih rasional.

John_de_Mol_jr

 The Voice of ini merupakan ciptaan seorang Belanda bernama John De Mol. Beliau merupakan pioner dalam merombak Talent Show menjadi lebih kompeten dan disesuaikan dengan peruntukannya. Meski acara ini masih seumur jagung, yaitu 2010, namun hingga saat ini terhitung 49 negara termasuk Indonesia mengudarakan acara talent show ini yang diberi judul awal The Voice dan diikuti dengan nama negara masing-masing. Bahkan acara ini telah mengalami diversifikasi yaitu dengan adanya acara The Voice Kids yang diperuntukkan bagi anak anak.

 Siapakah John De Mol? Beliau adalah seorang tycoon media. Namun menurut hemat saya, beliau adalah seorang kreatif, inovator dan pebisnis sejati. Bagaimana John De Mol sampai pada proses kreatif tersebut? Tentunya itu tidak terjadi dalam sehari. Namun merupakan akumulasi dari keputusan keputusan penting yang telah dilakukannya di masa lalu. John De Mol tentunya melihat keinginan masyarakat akan tayangan yang lebih honest.

Referesi

1.  http://en.wikipedia.org/wiki/John_de_Mol
2.  imdb
3.  http://en.wikipedia.org/wiki/The_Voice_of_Holland