KOMPETIBLOG 2013

Kompetisi Blog Neso Indonesia 2013


Leave a comment

#576 Gebrakan dari Negeri Tenggelam

Oleh Muhammad Nofrizal
Belanda atau Koninkrijk der Nederlanden ( Kerajaan Tanah-Tanah Rendah) hidup dibawah permukaan laut dan ini tentu memaksa pemerintah Belanda untuk dapat terus melakukan inovasi agar negerinya tidak tenggelam ditelan laut. Jika suatu negara ingin dikenal oleh negara lain sebagai syarat de jure tentu negara tersebut harus melakukan suatuaction. Salah satu hal yang dilakukan oleh Belanda dengan melakukan berbagai inovasi yang diantaranya adalah menerapkan teknik-teknik untuk menghadang terjangan air laut. Mengingat negeri yang sangat dikenal dengan negeri kincir angin ini hampir 27% wilayahnya berada di bawah permukaan laut. Adapun luas wilayah negeri Belanda sendiri sangat jauh dibanding dengan luas wilayah Indonesia yakni hanya sekitar 41.546 km2 dan berpenduduk sekitar 16 juta jiwa.
Banyak tanah rendah dikawal oleh dijk (tanggul) dan dinding tanah. Bahkan ada beberapa daerah seperti kawasanFlevoland harus direklamasi. Ini menandakan  rapuh nya negeri Belanda ini tapi Belanda mampu membuktikan bahwa dirinya tidak rapuh meskipun hidup dibawah laut. 2000 tahun yang lalu bangsa yang mendiami Belanda sudah melakukan tindakan antisipasi agar tidak terbawa omabak laut dengan membuat tanggul-tanggul dan bendungan yang tentunya tidak berfungsi untuk membentengi diri tapi untuk reklamasi daratan dan yang terpenting adalah untuk jalur pengairan. Adapun bentuk inovasi lainnya adalah Afsluitdijk ( Penutup Tanggul ) yang memisahkan danau IJssel (IJsselmeer, dulunya disebut laut Zuider atau Zuiderzee) dengan laut Wadden (Waddenzee). Panjang dari tanggul ini 32 km dan lebarnya 90 m. Proyek ini juga mmampu menghubungkan 2 propinsi yakni Noord Holland dan Friesland. DisampingAfsluitdijk, Negeri bunga tulip ini  juga membuat sebuah proyek besar yakni dengan membentuk bendungan berseri secara berurut-urut yang disebut Deltawerken. Delta works merupakan proyak terbesar yang tentu membuat negara di dunia berdecak kagum yakni dibuat dengan menghadapi arus laut, gelombang dan tanah yang cukup bervariasi.
Tentu kalian tidak asing dengan julukan der oranje. Ya. Itu adalah julukan bagi pasukan sepak bola negeri tulip tersebut. Warna orange jelas menunjukan keceriaan. Keceriaan yang akan selalu membuat inovasi terbaru termasuk dalam hal sepak bola. Belanda-lah pencetus teknik TotallVoetbal. Teknik ini pertama kali digunakan oleh Ajax Amsterdam pada tahun 1969.
Inovasi yang dilakukan Belanda tentu tidak berhenti sampai di Total Football saja melainkan dari kondisi kota juga melakukan inovasi. Kita lihat saja kota Amsterdam yang sangat indah tersebut. Banyak dijumpai kanal-kanal di dalam kota dan hal ini dilakukan tentu untuk memanjakan para wisatawan yang ingin berkeliling kota Amsterdam dengan menggunakan water-bus. Disamping kanal-kanal yang tentu dapat menajakan wisatawan, Belanda juga memiliki sebuah kota yang didesain tanpa adanya jalan raya.
    
Kota tersebut adalah Giethroon, sebuah kota kecil yang tanpa adanya jalan raya tapi memiliki banyak kanal-kanal sehingga bentuk aktifitas penduduk kota ini adalah menggunakan perahu untuk melintasi kanal-kanal tersebut. Terletak di propinsi Overijssel, kota ini memiliki kanal sepanjang 6,5 km dengan rumah-rumah tradisional belanda disekelilinginya. Tentu tidak mengherankan kota ini mendapat julukan wisata sebagai venesia dari Belanda.
Mungkin itulah beberapa bentuk inovasi yang dilakukan sebuah negara tenggelam yang terus melakukan inovasi agar seluruh dunia tahu bahwa keterbatasan lahan bukan sebagai penghalang untuk bisa menjadi negara yang maju.
Referensi
Advertisements


Leave a comment

#570 Total football sebagai dasar permainan sepak bola modern tiki taka

Oleh I Nyoman Kidarmajaya 

Siapa yang tidak kenal spanyol, negara yang saat ini merajai olah raga paling popular di planet bumi yaitu sepak bola. Rentetan gelar mulai dari juara euro 2008, piala dunia 2010 hingga yang terakhir mempertahankan gelar piala euro tahun 2012 dengan mengandaskan perlawanan Italia di final. Jika kita lihat bagaimana spanyol bisa berjaya diikuti dengan klub sepak bola Barcelona yang juga asal spanyol berhasil menguasai eropa dalam beberapa tahun terakhir,semuanya tidak lepas dari gaya permainan mereka yang terkenal dengan tiki taka.Permainan tiki taka adalah taktik permainan bola dimana umpan umpan pendek cepat dan jarak antar pemain yang rapat dengan pengusaan bola dominan sepanjang pertandingan dan dipadukan dengan pertahanan yang kuat karena setiap pemain saling bergerak mengisi kekosongan temannya.

 nyoman

 Spanyol juara eropa 2012

 

Melihat gaya permainan seperti ini  bukanlah hal yang baru,dahulu taktik seperti ini sudah pernah dilakukan tim sepak bola belanda. Belandalah yang pertama kali mengenalkan taktik seperti ini dengan “total footbalnya”. Tiki taka sebenarnya merupakan taktik yang mengadopsi dari sistem total football yang menjadi ciri khas permainan belanda. Sejarah mencatat jack Reynolds adalah orang pertama yang meletakan fondasi dasar total football kemudian di perhalus dan diperbaiki oleh rinus michels kemudian diperbaiki kembali lagi oleh Stefan kovacs.

Lalu bagaimana total football bisa berubah menjadi gaya tiki taka dengan team yang berbeda seperti yang digunakan spanyol saat ini?. Adalah hendrik Johannes cruyff atau johan cruyff yang merupakan maestro sekaligus guru  total football yang mengajarkan sepak bola ini ketika dia menangani klub spanyol Barcelona pada tahun 1988.johan cruyff adalah orang yang sukses mengusung dan menerapkan total football baik sebagai pemain maupun sebagai pelatih.

 nyoman2

 Cruyff sebagai pemain dan pelatih

.”move the ball because the ball never get tired” kata kata cruyff inilah yang menjadi pegangan permainan Barcelona dimana mereka mengalirkan bola ke semua sisi lapangan berusaha mencari celah untuk membuat gol dengan sabar. tidak heran Barcelona dengan gaya tiki taka yang merupakan evolusi dari penyempurnaan total football berhasil merajai kompetisi lokal maupun eropa dalam 25 tahun terakhir dan berimbas dengan gaya permainan team spanyol yang mayoritas teamnasnya adalah pemain Barcelona.

Keampuhan taktik total football belanda dibuktikan dengan gelar pertama mereka dengan menyingkirkan uni soviet di final eropa tahun 1988. sebelumnya belanda sudah dua kali masuk final piala dunia secara beruntun yaitu tahun 1974 dan 1978, dan yang terbaru mereka berhasil masuk final pada piala dunia 2010.

nyoman3

Belanda menjuarai euro 1988

Sampai saat ini belanda masih mengusung taktik total footbalnya untuk lolos ke piala dunia 2014 di brazil .Di bawah asuhan louis val gaal belanda menorehkan hasil sempurna dengan tidak terkalahkan dari 6 pertandingan dan tinggal membutuhkan dua kemenangan lagi untuk memastikan diri lolos ke piala dunia .

Banyak pelatih sepak bola dari negara lain yang berusaha meniru taktik tiki taka atau total football belanda namun tidak semua mampu melakukannya, dibutuhkan fisik yang kuat dan teknik tinggi untuk menerapkan gaya bermain ini dan cruyff sukses melaksanakannya bersama belanda dan Barcelona.

Indonesia adalah salah satu negara yang ingin mewujudkannya dengan menaturalisasi beberapa pemain keturunan belanda serta merekrut pelatih asal belanda.

nyoman4

Sergio van dijk,pemain naturalisasi asal belanda

namun tidak adanya pemain pemain yang memenuhi syarat taktik ini serta management organisasi sepak bola yang buruk dan tidak adanya pembinaan usia dini yang berkelanjutan membuat tiki taka atau total football belum dapat diterapkan di Indonesia. sebaliknya belanda dengan penduduk yang lebih sedikit dari indonesia berhasil menciptakan sebuah taktik sepak bola total football yang menjadi dasar peletakan taktik sepak bola modern saat ini yaitu “tiki taka”.

Referensi

http://www.duniabola.net/artikel/spanyol-juara-euro-2012.html

http://dgm04.wordpress.com/tag/tiki-taka/
http://www.themetonline.co.uk/sport/european-all-time-greatest-xi/attachment/johan-cruyff/
http://www.bisnis-jatim.com/index.php/2012/05/21/piala-eropa-juara-euro-1988-total-football-really-flying/
https://twitter.com/serginhovandijk


Leave a comment

#559 Semangat Total Football Der Oranje

Oleh Cisya Cinantya

Masih ingat dengan kejayaan tim sepakbola nasional Belanda di era 1970an?Ya, keberhasilan mereka mencapai final Piala Dunia 1974, 1978, dan 2010 walaupun masih belum berhasil meraih titel tertinggi, timnas Belanda telah berhasil membuka mata dunia atas keindahan dan kehebatan filosofi total footballyang mereka usung.

Semangat total football ini pertama kali diperkenalkan oleh pelatih kawakan, Rinus Michels, yang mengantarkan klubnya, Ajax Amsterdam merajai kontes persepakbolaan Belanda dan memenangkan EUFA Champions League ditahun 1971. Michels mengawali karir sebagai produk asli binaan akademi Ajax Amsterdam, bermain, hingga akhirnya menjadi pelatih di klub tersebut dansinilah ia pertama kali mengenalkan prinsip totalfootball.

Taktik ini intinya sederhana saja, yaitu seluruh pemain kecuali kiper harus turut serta baik dalam skema bertahan maupun menyerang. Seorang striker harus merelakan egonya dan turun ke belakang mengawal pemain lawan saat timnya diserang dan bek harus ikut menyokong ke depan saat timnya menyerang. Kekosongan area yang ditinggalkan setiap pemain akan langsung diisi oleh pemain lainnya. Kekompakan dan kesatuan tim dalam bermain jelas menjadi kunci utama. Tak heran, ampuhnya strategi total footballmenjadi inspirasi klub-klub besar dunia seperti FC Barcelona, Arsenal, dan timnas Spanyol.

Fisik yang prima dan skill yang mumpuni adalah dua syarat mutlak yang harus dimiliki kesebelas pemain yang bertempur di lapangan demi suksesnya taktik total footballBagaimana caranya? KNVB, induk sepakbola tertinggi Belanda telah lama mencanangkan program pembinaan pemain dari usia yang masih sangat muda, 5 tahun! Mereka juga memiliki kompetisi berjenjang mulaidari U-6 hingga timnas senior. Pihak klub pun juga turut serta. Tengok saja bagaimana hebatnya akademi pembinaan sepakbola klub-klub Belanda yang sukses menghasilkan pemain-pemain hebat seperti Johan Cruyff, Marco van Basten, Robinvan Persie, Arjen Robben, dan Wesley Sneijder yang berprestasi dunia.

 “Voetbal is ons leven, Sepakbola adalah hidup kami,”  KNVB

Ya, seperti halnya Indonesia, Belanda memiliki basis pendukung fanatik yang sangat kuat. Sepakbola adalah bagian dari hidup dan kebanggaan masyarakatnya. Mereka inilah pemain keduabelas sekaligus sumber motivasi bagi timnas Belanda. Di mana pun timnas Belanda bermain, dapat dipastikan stadion dan sepanjang jalan akan dipenuhi warnaoranye, warna kebesaran timnas Belanda. Pada helatan final Piala Dunia 2010kemarin, puluhan ribu fans The Flying Dutchmen menempuh jarak puluhan ribu kilometer untuk memberikan dukungan kepada tim tercintanya. Bahkan, ada beberapa yang menempuh jalan spartan dengan mengendarai mobil van mereka dan berkemah, sesuatu yang menjadi ciri khas masyarakat Belanda.

Sebagai olahraga nasional, sepakbola dan timnas Belanda yang kita lihat sekarang ini bukanlah produk instan sekelompok kalangan saja tetapi adalah hasil sinergi semua elemen, induk olahraga, klub, masyarakat, dengan menerjemahkan semangat membara mereka menahan egonya dan bersatu padu dalam total football’ demi membentuk tim kebanggaan negeri.

“Tears of joy are made of sweats,destroy egos, starting with your own”

Nike

Suatu contoh nyata dari Belanda, ayo kita belajar dari mereka, bersama-sama membangun dan mendukung tim Garuda terbang tinggi ke angkasa dalam semangat total football’!


Leave a comment

#522 Khayalan Orang Belanda menghasilkan Totaalvoetbal

Oleh Andini Maulani Ibrahim

Bagi penggila sepak bola pasti udah engga asing lagi dengan istilah totaalvoetbal. Tapi, uda pada tau belum kalau totaalvoetbal asalnya dari khayalan orang Belanda tentang ruang yang luas?

Totaalvoetbal merupakan taktik bermain sepak bola yang memungkinkan semua pemain bertukar posisi sambil menekan pemain lawan yang menguasai bola. Pemain tidak memiliki posisi tetap dan dituntut harus bisa bertindak sebagai bek, gelandang maupun  penyerang.  Itulah mengapa dalam konsep ini diperlukan ketangguhan fisik, otak brilian dan skill yang menawan.

Pada 1969, totaalvoetbal pertama kali diperkenalkan oleh Rinus Michels, ex-pemain dan pelatih Belanda, saat melatih Ajax Amsterdam. Totaalvoetbalkemudian diadopsi oleh timnas Belanda. Sejak saat itu, Totaalvoetbal menjadi ciri khas permainan timnas Belanda.

 

Kita semua tau ukuran lapangan sepak bola ± sama di mana-mana, sehingga ruang permainan sebenarnya selalu sama. Tapi orang Belanda sadar bahwa ruang adalah persoalan abstrak di dalam kepala. Membesar dan mengecilnya ruang tergantung pada cara mengeksploitasinya.

 

Dalam buku Brilliant Orange: The Neurotic Genius of Dutch Football oleh David Winner , totaalvoetbaladalah persoalan ruang dan eksploitasinya, bukan yang lain. Fleksibilitas posisi dan pergerakan pemain merupakan konsekuensi dari upaya untuk menciptakan ruang agar bisa digunakan semaksimal mungkin.

 

Caption: Proses terjadinya gol Neeskens saat melawan Brazil di Piala Dunia 1974

Besar kecilnya lapangan bisa berubah tergantung siapa yang bermain. Saat pemain Belanda menguasai bola, mereka membuat lapangan seluas mungkin.Pemain bergerak ke setiap jengkal ruang yang tersedia. Di benak lawan, lapangan akan tampak sangat lebar.

Sebaliknya, ketika lawan menguasai bola, ruang harus dibuat sesempit mungkin. Pemain terdekat dengan pemain lawan yang menguasai bola dituntut untuk menutupnya secepatnya, engga peduli  pemain bertahan atau bukan. Bisa satu bisa dua, bahkan tiga. Tekanan harus dilakukan secepat mungkin bahkan saat bola masih ada di jantung pertahanan lawan.

 

Pertanyaannya adalah mengapa hal ini tidak terpikirkan oleh orang lain sebelumnya? Dan mengapa orang Belanda yang bisa melakukannya?

Bangsa Belanda secara intrinsic merupakan bangsa yang spatial neurotic(tergila-gila oleh ruangan ataupun pemanfaatannya). Kondisi alam memaksa mereka demikian. 50% tanahnya berada di bawah permukaan laut. Sementara sisanya terlalu sempit untuk jumlah penduduk yang padat.

Lalu apa yang dilakukan? Jawabannya ada di daya khayal, di benak, di alam abstraksi. Di samping secara fisik mereka mencoba memperluas wilayah darat mereka, mereka juga menciptakan ruang yang luas di alam khayal mereka.

Totaalvoetbal sendiri sebenarnya meminjam penamaannya dari gerakan sosial yang digagas para arsitek-filosof terkemuka Belanda sekitar tahun 1970-an. Sebuah gerakan bernama Total. Memahami kehidupan perkotaan secara menyeluruh: mengatur urbanisasi, lingkungan, dan pemanfaatan energi dalam satu totalitas. Agar ruang yang tersedia di Belanda bisa termanfaatkan secara maksimal. Dan sepakbola adalah sebuah hiburan bagian dari pendekatan yang menyeluruh itu.

 Sekarang, totaalvoetbal sudah dimodifikasi yang dikenal dengan Tiki-taka. Tiki-taka dimainkan oleh FC Barcelona, ​​Athletic Club de Bilbao, AFC Ajax, tim nasional Spanyol, Rusia, Korea Selatan bahkan Italia. Tiki-taka berkembang dan berevolusi dari totaalvoetbal yang disebarkan Johan Cruyff, legenda sepak bola Belanda, selama menjadi manajer Barcelona 1988-1995.

 

Bagaimana dengan timnas kita? Bila ingin menjadi salah satu tim yang dipandang dunia, agaknya perlu ada gebrakan baru strategi di lapangan hijau untuk mengatasi kendala-kendala klasik para pemain nasional di lapangan.Dan bahkan menjadi pionir di dunia sepak bola dari asia?

Referensi

http://nl.wikipedia.org/wiki/Totaalvoetbal
http://www.ggintersport.com/eng/news/1903062012001700/dick-advocaat-total-football-dan-rinus-michels/
http://sport.detik.com/aboutthegame/read/2009/03/02/134622/1092825/425/totalitas-total-football


Leave a comment

#501 Total Football, Filosofi Temuan Sang Meneer

Oleh Muhammad Rizqi Fahma

Rinus Michels sang Pioneer Total Football

Dunia tidak akan mungkin melupakan salah satu taktik permainan sepakbola ini. Berlabeltotaalvoetbal (Total Football), Rinus Michels memperkenalkan sebuah taktik sepakbola yang inovatif kepada dunia pada tahun 1970an. Total Football merupakan sebuah “filosofi” permainan sepak bola dimana setiap pemain dapat menggantikan peran pemain lain.

Rinus_Michels_1984

Filosopi permainan inilah yang dirintis sang meneer, Rinus Michels di Ajax Amsterdam. Mengantarkan Ajax menjadi juara liga Belanda empat kali (1966,1967,1968,1970), dan juara Piala Eropa pada tahun 1971 dan 1972. Pertandingan final Piala Eropa tahun 1972, Ajax mengalahkan Internazionale Milan 2-0, sekaligus menunjukkan kepada dunia dominasi filososofi sepak bolaTotal Football terhadapCatenaccio yang diadopsi oleh Internazionale Milan.

Sukses dengan Total Footballtemuannya, Rinus Michels dipercaya menjadi pelatih Tim Nasional Belanda untuk berkompetisi di Piala Dunia 1974. Tim Nasional Belanda paling tidak harus berjibaku dengan beberapa kesebelasan terbaik dunia, salah satunya adalah tim “Samba” Brazil. Tim Nasional Brazil yang kala itu merupakan juara Piala Dunia sebelumnya pada tahun 1970 adalah momok menakutkan bagi tim-tim lain. Disaksikan 52.500 penonton di Westfalenstadion, Jerman Barat,  permainan Total Football Tim Nasional Belanda sekali lagi membuat publik terpesona dengan berhasil menundukkan permainan sepak bola indah milik Brazil 2-0 tanpa balas. Tim Nasional Belanda berhak melaju ke final berhadapan dengan tuan rumah Jerman Barat.

johan-cruyff-Netherland-1974

Partai final Piala Dunia 1974 di Munich mempertemukan dua negara tetangga Jerman Barat dan Belanda.  Belanda sempat unggul terlebih dahulu pada menit kedua. Namun, dewi fortuna masih belum berpihak kepada tim Oranje. Jerman Barat berhasil memenangkan pertandingan dengan skor akhir 2-1, sekaligus menjadi juara Piala Dunia 1974.

Sepak bola profesional adalah sesuatu yang sangat mirip dengan peperangan.

Rinus Michels

Tim Nasional Belanda memang tumbang di partai final tersebut, namun keindahan sepak bola Total Football karya Rinus Michels ini membuat timnas Belanda dianggap sebagai juara tanpa mahkota. Timnas Belanda dan Total Football belum berhasil menjadi juara dunia kala itu. Namun pengaruh dan implementasi Total Football temuan sang Meneer masih bertahan hingga masuk ke era sepak bola modern.

Beberapa tim terbaik sepak bola dunia terang-terangan mengadopsi dan memodifikasi filosofi sepak bola ini. Dua diantaranya adalah Arsenal FC dan Barcelona CF. Pelatih Arsenal, Arsene Wenger bahkan berterus terang bahwa formasi 4-3-3 yang dia gunakan terinspirasi dari Belanda, tidak meniru skema permainan tiki-taka dari Barcelona ataupun Timnas Spanyol.

Saya menggunakan formasi 4-3-3 sebelum Barcelona menggunakannya. Saya menggunakan 4-3-3 di Monaco dan saya pikir bukan Barcelona yang menciptakan sistem (taktik/filosofi) permainan tersebut. Sistem itu diciptakan oleh Orang Belanda.

Arsene Wenger

Terlepas dari siapapun yang menggunakan filosofi Total Football, siapapun tidak akan pernah melupakan bahwa Orang Belanda lah yang menemukannya. Meskipun tidak berbau scientificseperti penemuan mikroskop, berasa Hi-Tech seperti Blu-Ray dan Bluetooth yang juga merupakan Dutch Inventions/PioneeringTotal Football akan tetap menjadi salah satu hal yang mengingatkan dunia kepada Belanda. Dan jangan lupa, bahwa dibalik atraktifnya filosofi Total Football ini, adalah Rinus Michels the mastermind behind this concept.

Referensi

http://en.wikipedia.org/wiki/Rinus_Michels
http://en.wikipedia.org/wiki/1974_FIFA_World_Cup_Final
http://en.wikipedia.org/wiki/1974_FIFA_World_Cup
http://en.wikipedia.org/wiki/Category:Dutch_inventions
http://en.wikipedia.org/wiki/Football_tactics_and_skills
http://www.uefa.com/uefa/aboutuefa/organisation/history/obituaries/newsid=285010.html
http://www.totalfootballforums.com/forums/topic/66084-influence-of-dutch-football/
http://heaven7.heck.in/drama-sepakbola-total-fottball-catenacci.xhtml


Leave a comment

#493 Total Football, dari Belanda Hingga ke Spanyol

Oleh Antung Apriana

Jika bicara tentang sepak bola negeri Belanda, maka setidaknya ada 2 hal yang begitu identik dengan negara Kincir Angin ini. Oranje dan Total Football. Oranje merupakan sebutan untuk timnas Belanda, yang warna kostumnya memang jingga. Sedangkan Total Footballadalah teknik sepak bola yang dipopulerkan oleh tim Oranje tersebut.

Dalam Total Football, setiap pemain dapat mengambil alih peran pemain lain dalam tim. Pemain yang keluar dari posisinya akan digantikan oleh pemain lain dalam tim, sehingga struktur organisasi pemain dalam tim tidak berubah. Jadi bisa dibilang, dalam Total Football,tidak ada posisi yang benar-benar tetap. Setiap pemain bisa menjadi penyerang, gelandang, juga pemain bertahan. Jika ada posisi yang tetap, itu adalah penjaga gawang.

Total Football sendiri  awalnya diperkenalkan oleh Rinus Michels, pelatih klub Ajax di tahun 1965 sampai dengan 1971. Dengan taktik Total Football-nya ini, Ajax berhasil mencapai masa keemasannya dengan  memenangkan 5 gelar juara pada tahun 1972. Rinus kemudian menerapkan taktik Total Football untuk timnas Belanda pada Piala Dunia 1974 dan berhasil membawa Belanda menjadi Runner Up pada perhelatan akbar tersebut. Atas penemuannya di bidang sepak bola ini, Rinus Michels kemudian dinobatkan sebagai “Coach of the Century” oleh FIFA pada tahun 1999.

Rinus Michels, penemu Total Football

Tahun 1988, Johan Cruyff, yang sebelumnya merupakan salah satu pemain dan pelatih klub Ajax hijrah ke Barcelona untuk menjadi manajer di klub Catalan tersebut. Berbekal “ilmu”Total Football yang diturunkan oleh sang guru, Rinus Michells, Johan Cruyff berhasil membawa Barcelona memenangi berbagai kejuaraan. Dalam periode 1988 hingga 1996, dalam kepelatihan Cruyff, Barcelona berhasil meraih 4 trofi liga Spanyol,  1 trofi liga Champion, 1 trofi piala Winners, 1 trofi piala Spanyol. Johan Cruyff sendiri sampai saat ini masih memegang rekor sebagai pelatih terlama klub Barcelona.

 

Johan Cruyff, membawa Total Football ke Barcelona pada tahun 1988

Periode 2008-2012, sebuah taktik bernama Tiki Taka mengguncang dunia persepakbolaan.Tiki Taka adalah taktik permainan dengan umpan-umpan pendek dan pergerakan dinamis, memindahkan bola melalui beragam saluran, dan mempertahankan penguasaan bola. Adalah Barcelona, klub yang dianggap telah berhasil mempopulerkan taktik ini. Saat itu, Barcelona berada di kepelatihan Josep Guardiola. Josep Guardiola sendiri dulunya adalah “murid” Johan Cruyff saat melatih klub Barcelona di masa keemasannya. Dan layaknya Johan Cruyff, Guardiola juga mengadopsi teknik permainan Total Football yang dibawa oleh Cruyff pada masa itu, dengan sedikit modifikasi. Dengan taktik Tiki Taka yang digunakannya tersebut, Guardiola membawa Barcelona kembali ke puncak kejayaannya pada periode 2008-2012.

Jika dilihat dari kronologi perjalanannya tersebut, maka wajar sekali jika Tiki Taka sering disebut sebagai pengembangan dari taktik Total Football yang sudah dikenalkan oleh Belanda. Dan jika melihat bagaimana Tiki Taka saat ini menjadi salah satu taktik permainan sepak bola paling impresif, tentunya tidak salah jika menyebut Total Footbal -yang berasal dari Belanda- sebagai akar dari kesuksesan tersebut,

Referensi

http://en.wikipedia.org/wiki/Total_Football
http://en.wikipedia.org/wiki/Rinus_Michels
http://id.wikipedia.org/wiki/Johan_Cruijff
http://id.wikipedia.org/wiki/Tiki-taka

Referensi gambar
http://en.wikipedia.org/wiki/Johan_Cruyff
http://en.wikipedia.org/wiki/Rinus_Michels


Leave a comment

#414 Totaalvoetbal: Orang Tua Taktik Sepakbola Post-Modern

Oleh Wahyudin

Skuad Timnas Belanda di Piala Dunia 1974

Sudah sejak beberapa tahun belakangan ini, perhatian seluruh penikmat sepakbola dunia sedang tertuju pada klub Barcelona. Tim asal Catalan, Spanyol ini memukau semua orang dengan permainan yang begitu atraktif dan menghibur. Senjata utama mereka, tentu saja taktik yang begitu sempurna: Tiki-Taka.

Sejatinya, Tiki-Taka bukanlah taktik kemarin sore dan menjadi mapan dalam waktu sekejap dalam beberapa tahun belakangan ini saja. Tiki-Taka lahir dan berevolusi dari sebuah strategi bermain yang sudah cukup berumur. Orang tua dari Tiki-Taka tersebut adalah sebuah strategi klasik yang berasal dari negeri kincir angin, Belanda, yaitu Totaalvoetbal.

Totaalvoetbal atau yang lebih dikenal sebagai Total Football adalah gaya bermain sepakbola yang mengandalkan semua lini untuk menciptakan gol. Taktik ini memberikan ruang selebar-lebarnya kepada semua pemain untuk bergerak dan saling bertukar posisi. Kunci dari gaya bermain ini adalah penguasaan bola, kelincahan dalam mengoper serta kecepatan untuk berpindah posisi. Dan tentu saja semua itu dibungkus dengan teknik mumpuni dari semua pemain yang menjalankannya. Dengan begitu, tim lawan akan sangat kebingungan dan kewalahan dalam menghadapi strategi ini.

Total Football pertama kali diperkenalkan oleh seorang pelatih berkebangsaan Belanda bernama Rinus Michels pada akhir tahun 1960-an. Rinus Michels menerapkan taktik ini untuk pertama kalinya kepada klub Ajax Amsterdam. Langkah tersebut meraih sukses besar. Ajax Amsterdam menjadi salah satu klub terkuat di Eropa pada saat itu. Dalama dua musim saja The Amstedamer (julukan bagi Ajax Amsterdam) berhasil meraih juara di berbagai kompetisi, baik lokal maupun di level Eropa. Tak hanya itu, mereka juga berhasil mencatat rekor kemenangan kandang secara beruntun sebanyak 46 kali pada musim kompetisi 1971-1972 dan 1972-1973.

Taktik ciamik tersebut lalu diadopsi oleh Tim Nasional Belanda untuk menghadapi Piala Dunia 1974 yang dihelat di Jerman Barat. Rinus Michels, sang pencipta Total Football ditunjuk menjadi pelatih Der Oranje (julukan Tim Nasional Belanda). Selama kompetisi, Total Football ala Tim Nasional Belanda kembali memukau penonton. Dengan mengandalkan Johan Cruyff, penyerang sekaligus kapten kesebelasan sebagai poros utama permainan, Belanda mengalahkan negara-negara adidaya dalam dunia sepakbola. Uruguay, negara dengan dua titel juara dunia, dicukur 2-0 di babak penyisihan. Tim sekuat Argentina dipermalukan tanpa ampun dengan skor telak 4-0. Dan merekapun melaju ke partai final setelah mengalahkan sang juara bertahan, Brazil, dengan skor meyakinkan 2-0.

Sayang, Belanda tak cukup beruntung untuk menjadi kampiun Piala Dunia 1974. Langkah sensasional mereka dihentikan oleh sang tuan rumah, Jerman Barat di partai puncak. Jerman Barat yang dipimpin oleh legenda terhebat mereka, Franz Beckenbauer, berhasil menghentikan kecanggihan Total Football lewat taktik pertahanan yang begitu rapat. Belanda pun gagal menjadi juara setelah dikalahkan dengan skor tipis 2-1. Satu-satunya kekalahan mereka di turnamen tersebut.

Barcelona boleh saja mengakui Tiki-Taka sebagai taktik terhebat dalam sepakbola saat ini. Tapi mereka tak dapat memungkiri bahwa gaya tersebut dikembangkan oleh pelatih-pelatih Belanda pemuja Total Football yang sempat melatih Barcelona, diantaranya Johan Cruyff, Louis Van Gaal hingga Frank Rijkaard. Pep Guardiola hanya menyempurnakan strategi tersebut.

Dapat dikatakan bahwa Total Footbal yang berasal dari Belanda merupakan “orang tua” bagi banyak taktik sepakbola post-modern saat ini. Dan Tiki-Taka adalah contoh terbaik bagi pengapdosian taktik ciamik tersebut.