KOMPETIBLOG 2013

Kompetisi Blog Neso Indonesia 2013


Leave a comment

#531 The Lowlands with The ‘Wow’ Plans!

Oleh Evans Poton

Sebagaimana yang kita ketahui, Belanda adalah sebuah kawasan di Eropa Barat yang dua per tiga daratannya berada di bawah permukaan laut. That’s why Netherlands means Lowlands ; tapi siapa sangka, selain megaproject mereka yang telah terkenal bernama Deltaworks yang telah menginspirasi negara-negara lain di seantero dunia ini termasuk Amerika pasca Katrina dan Ho Chi Minh City; dunia kembali terpukau dengan ide cemerlang mereka dalam mengatasi masalah berkendara di cuaca buruk yang merupakan tantangan tak terhindari apabila musim dingin datang. Smart Highway Project yang di prakarsai oleh Daan Roosegaarde dan Heijmans Infrastructure dimana masalah cuaca buruk dalam berkendara pada malam hari, berhasil diatasi dengan adanya cat luminescent yang dapat menyala dalam gelap. Ide ini pun telah direalisasikan pada beberapa fietspad (jalur sepeda) yang berada dicuaca ekstrim seperti di Zwolle – Overijssel.

gambar 1 • illustrasi SmartHighway pada fietspad (oleh penulis)

Tak hanya itu, perhatian dunia kembali mengacu pada ambisi negara Rood, Wit, Blauwakan gagasan mereka untuk memulai misi Life on Mars. Adalah Mars One, sebuahmegaproject yang dicetuskan oleh Bas Lansdorp M.Sc, seorang entrepreneur jebolan Mechanical Engineering Universitas Twente. Dibantu dengan beberapa koleganya, megaproject berupa Reality TV yang telah dirumuskan sejak Maret 2011 ini akan dirintis satu dekade ke depan dan bertujuan untuk merealisasikan cita-cita umat manusia dalam hal Extraterrestrial Life. Dalam realisasinya, Mars One membutuhkan budget sekurang-kurangnya 6 miliyar USD namun Mars One adalah lembaga non-profit dan semenjak ide mereka meletup, tak ayal sederetan institusi dan perusahaan dari penjuru dunia seperti Jerman, Australia, Inggris, Hungaria bersedia menjadi corporate sponsorship untuk proyek ini.

gambar 2 • illustrasi Holland ppl embarks the life on Mars by penulis

Setiap ide-ide yang mencuat dari tanah rendah ini menguap ke permukaan, publik sering kali menanggapinya dengan tanda tanya besar. selain megaproject diatas, satu lagi proyek yang rencanaya akan direalisasikan tahun 2014 mendatang: World first 3D printed House! Ide ini dirancang oleh Janjaap Ruijssenaars dari Universe Architechture Amsterdam yang dalam teknisnya menggunakan D-Shape 3D Printer dan dalam implementasinya akan menggunakan bentuk Moebius Strip, bentuk enigmatik yang juga familiar pada karya Graphic Artist terkenal asal Belanda, MC Escher.

gambar 3 • bentuk bangunan moebius strip. source

Untuk bidang otomotif, BBC UK dengan TV Show- terkenalnya: Top Gear mendeskripsikan mengenai sesuatu yang melayang di langit Belanda, dan bukan mengenai aroma yang keluar dari coffe shop, melainkan PAL-V Europe, sebuah mobil autogyro (memiliki sayap berputar) komersial pertama di dunia, dan tentunya itu hasil karya sumber daya manusia Belanda.

Sekarang timbul pertanyaan: Apa yang menjadi pemicu penemuan-penemuan mencengangkan itu?

Jawabannya tak lain mengenai penjelasan budaya individualistis yang mereka emban:paku yang menonjol tak akan dipalu, melainkan dicabut, dibina dan dipromosikan!Jelas ide-ide berkaitan diatas berasal dari ‘paku-paku menonjol’, berbeda dengan sistem Asia dengan budaya kolektif yang mementingkan harmoni sosial: paku yang menonjol akan dipalu.

Disamping itu, sistem pendidikan Belanda yang berbeda; berbeda dengan sistem yang ada di Asia, Amerika bahkan di negara-negara Eropa lainnya. Minat siswa mulai diarahkan pada saat pendidikan tingkat dasar tapi tetap mempertimbangkan kemampuan akademis siswa bersangkutan, dengan alasan sistem itu, pendidikan Belanda sangat yakin dalam membina Passions– suatu hal penting dan vital namun diabaikan oleh pramubakhti ilmu di negara kita khususnya.

Digging into the lowlands, and you’ll dwelling the ‘Wow’ plans!


4 Comments

#526 Kepepet Bermanfaat Ala Belanda

Oleh Ayub Anggadireja

Pernah kepikiran engga, apa yang bakal kamu lakuin ketika sedang mendapat masalah yang mendesak? Apa cuma diam dan menunggu keajaiban? Atau berusaha supaya masalah itu bisa teratasi? Kalau kamu memilih jawaban yang ke dua berarti kamu sudah seperti orang belanda!

Pada abad ke-13, rempah-rempah adalah barang yang sangat berharga di dataran Eropa, tidak terkecuali di Belanda, pada awalnya para pedagang Belanda membeli rempah-rempah dari portugis, tapi karena kepepet untuk mencari rempah-rempah langsung dari daerah penghasilnya, para pelaut Belanda mulai mencari  jalan ke pusat penghasil meskipun Portugis berusaha merahasiakan jalan-jalan tersebut, dan muncullah nama-nama pelaut Belanda sepert Barentz yang mencari wilayah Asia melalui jalur ke utara, Cornelis de Houtman yang sampai ke Indonesia, dan Abel Tasman yang namanya dijadikan nama sebuah pulau di tenggara Australia.

 

 

Dibandingkan dengan negara lainnya di Eropa, Belanda adalah negara yang memiliki wilayah yang lebih kecil, karena wilayahnya yang kecil inilah orang Belanda mencari cara supaya wilayahnya makin luas, kalau dulu mereka pernah mengeringkan danau Beemster, sekarang  Belanda akan meluaskan wilayahnya dengan cara yang berbeda yaitu bikin kota di bawah kota! Waw, gimana bisa ya?

 

Ialah Profesor Moshe Zwarts, seorang ahli konstruksi dan arsitektur dari Belanda yang  merasa masyarakat Belanda di masa modern memerlukan tempat rekreasi yang luas dan tempat parkir yang mampu menampung banyak kendaraan, jika pada umumnya orang-orang akan berpikir untuk membangun ke atas seperti gedung pencakar langit, Profesor Mosce justru berpikir untuk ke bawah tanah untuk membangun sebuah kota sedalam 30 meter yang memiliki infrastruktur seperti jalan, lapangan, pusat perbelanjaan, dan tentunya  jaringan internet.

 

 

Jika Mosche membangun kota dibawah tanah karena kepepet, maka salah satu kultur yang ada di masyarakat Belanda satu ini bisa dibilang juga karena kepepet, kira-kira apakah itu?

 

 

Ya, itu adalah bersepeda! Karena krisis energi yang menimpa pada tahun 70an, mau tak mau warga Belanda harus menggunakan alternatif kendaraan lain yang lebih memungkinkan, dan hasilnya bisa lihat sekarang ini, Belanda adalah negara nomer 1 di dunia dengan jumlah pengendara sepeda, bagaimana tidak, sekitar 99 persen dari penduduk Belanda menggunakan sepeda untuk kehidupan sehari-hari, dan ada sekitar 18 juta unit sepeda yang ada di Belanda.

Sejarah dan kemakmuran Belanda juga tidak lepas karena kepepet, yap jika bukan karena kepepet masalah air tentunya Belanda tidak akan seperti sekarang, Belanda terkenal dengan kemampuannya mengelola air, ada sekitar 1500 perusahaan yang terlibat aktif dalam teknologi air, dimana perusahaan-perusahaan itu bersama-sama memiliki omset tahunan mencapai 17 miliar euro, belum lagi inovasi-inovasi seperti pengelolaan air bersih, wajar rasanya jika saat ini sekitar 99,9 persen dari rumah di Belanda memiliki air minum bersih yang bebas dari klorin.

Jika Belanda bisa maju karena kepepet, kita sebagai negara yang punya kekayaan alam melimpah ini harus bisa juga kepepet, yaitu kepepet untuk segera menyusul Belanda sebagai negara maju, siap untuk kepepet?


Leave a comment

#509 Cubic House: Hutan Abstrak di Tengah Kota

Oleh Dinta Rahmawaty

Pernah membayangkan tinggal di atas pohon selama bertahun-tahun? Ah, nggak mungkin. Tetapi segala ketidakmungkinan ini bisa menjadi luar biasa di Belanda. Setiap orang yang dilahirkan di Negeri Kincir Angin ini memang sepertinya dianugerahi gen pelopor yang turun-temurun sehingga bisa membuat hasil karya dan penemuan luar biasa yang mungkin tidak pernah terfikirkan oleh bangsa lain.

Salah satu mahakarya yang menjadi kebanggan Belanda adalah gaya arsitektur khas sebagai pertemuan antara kemampuan teknis, matematis dan seni. Di Rotterdam, terdapat perumahan yang dibangun dengan konsep hutan dalam kota, di mana rumah-rumah menjadi pepohonan abstraknya. Rumah kubus yang disebut jugaKubuswoningen ini terletak di Overblakstreet, di samping stasiun kereta bawah tanah Blaak. Di kompleks tersebut terdapat 38 kubus kecil serta dua kubus besar yang melekat satu sama lain.

Konsep Kubuswoningen berawal pada tahun 1970an di Helmond, kota industri di Belanda bagian Selatan. Piet Blom, pengembang desain rumah bergaya unik, mencoba membuat tiruan hutan yang terdiri dari sekumpulan pohon abstrak berupa rumah. Rumah tersebut dibangun menjulang ke atas dengan tiga lantai. Lantai pertama difungsikan sebagai ruang tamu atau ruang keluarga. Selanjutnya, lantai kedua merupakan tempat untuk kamar tidur dan kamar mandi sedangkan lantai ketiga dapat dimanfaatkan sebagai ruangan tambahan atau taman. Bagian tengah kompleksKubuswoningen dapat menjadi tempat berinteraksi antar penghuni dan tempat bermain anak.

Bentuk Kubuswoningen ini mengingatkan kita pada rumah pohon yang sangat nyaman. Abstraksi batang pohon dalam dirupakan sebagai tembok yang menjulang berbentuk heksagonal. Sementara itu, bagian atasnya yang berbentuk kubus dengan kemiringan 45 derajat mewakili dedaunan. Kubuswoningen memusatkan kekuatan di bagian bawah seperti bangunan pada umumnya, namun menonjolkan bagian atas yang berbentuk heksagonal.

Kubuswoningen menjadi tempat tinggal yang ideal bagi keluarga kecil maupunsingletons. Selain sekilas rumah kubus ini tidak terlihat tidak logis, rasanya tidak mungkin jika kita mampu tinggal bertahun-tahun di dalam rumah berbentuk ‘aneh’ ini. Namun, salah seorang penduduk bernama Juliana mengaku telah tinggal dalam rumah kubus selama 20 tahun (Haley, 2011). Hal ini menunjukkan bahwa pembangunanKubuswoningen tidaklah sekedar eksperimen, namun sangat memperhatikan kenyamanan dan keamanan penghuninya. Penataan interior yang sederhana, namun tetap profesional pada bidang horizontal dan vertikal membuatnya menjadi sangat mengagumkan. Bewonderenswaardig!

 

Setelah sukses mendirikan Kubuswoningen di Helmond, Blom menerapkan konsep ini untuk merancang perumahan di atas sebuah jembatan bagi pejalan kaki di Rotterdam. Sangat mengagumkan bahwa Kubuswoningen dibangun di atas pedestrian yang melintasi arteri jalan raya. Kubuswoningen ini sekaligus menyajikan pemandangan yang luar biasa bagi pengguna jalan yang melintas.

Karya yang luar biasa ini memberikan wawasan bahwa kita harus peka terhadap permasalahan dan potensi di sekitar kita serta berfikir out of the box. Kita juga bisa menjadi pionir, seperti Piet Blom karena kita adalah orang-orang hebat. Apalagi, negara kita dianugerahi sumber daya alam yang berlimpah. Semuanya hanya menunggu untuk kita olah dengan cerdas.

Blom menciptakan rumah kubus sebagai solusi atas kebutuhan pembangunan tempat tinggal di lahan terbatas dan keinginan menghadirkan suasana alam yang asri dari tengah hutan ke dalam hiruk pikuk perkotaan. Nah, mengapa bukan kita yang mempunyai lebih banyak hutan yang terinspirasi ya?

Just be more sensitive to surroundings and everything we have in our country. Denk het!

Referensi

Haley, Ken. 2011. Europe @2.4 km/h. Kent Town: Wakefield Press.
http://www.cubehouse.lv/en/index
http://desainuniq.blogspot.com/2012/06/rumah-kubik-cubic-houses-rotterdam.html
http://eurotowns.org/helmond1/
www.hengeveld.nl
http://www.mimoa.eu/projects/Netherlands/Rotterdam/Cube%20Housing
http://situs-berita-terbaru.blogspot.com/2013/04/wow-keren-ada-rumah-bentuk-kubus-di.html
http://unusual-architecture.com/cubic-houses-rotterdam-netherlands/


Leave a comment

#505 Hanya di Belanda: Mahasiswa Tidur di Peti Kemas

Oleh Nafisah Zahra

Siapa sih yang tidak mau belajar sampai ke Eropa? Pasti hampir semua anak-anak Indonesia pernah punya mimpi untuk menuntut ilmu sampai ke Eropa. Negara-negara di Eropa memang mempunyai sistem pendidikan yang lebih baik dari Indonesia. Salah satunya adalah Belanda. Belanda merupakan tujuan studi bagi ribuan mahasiswa dari seluruh penjuru dunia. Negeri kincir angin itu mempunyai banyak kelebihan dalam sistem pendidikan, salah satunya adalah kemampuan untuk melahirkan pelajar-pelajar berjiwa pionir. Pionir-pionir inilah yang nantinya akan membawa suatu bangsa ke arah yang lebih baik. Salah satu sifat yang dimiliki seorang pionir adalah berani berpikir berbeda dari yang sudah ada. Nah, untuk hal ini Belanda ahlinya.
Ketika seseorang memutuskan untuk melanjutkan studi di luar negeri, ada banyak hal yang perlu diurus demi kelancaran studi seperti paspor, visa, biaya hidup, buku, dan juga tempat tinggal. Bagaimana jadinya jika mahasiswa tinggal di dalam peti kemas? Ya. Peti kemas yang biasanya digunakan untuk pengiriman barang-barang dalam skala besar. Peti-peti kemas yang sudah tidak terpakai biasanya akan dibiarkan berkarat.
Di Belanda, ada sebuah ‘kota’ bernama Keetwonen yang merupakan ‘kota’ peti kemas terbesar di dunia. ‘Kota’ yang terletak di Amsterdam ini merupakan tempat tinggal bagi ratusan mahasiswa. Keetwonen dibangun menggunakan peti-peti kemas yang sudah tidak terpakai yang disulap menjadi ruangan-ruangan yang nyaman untuk ditinggali. Satu lagi sifat pionir yang tercermin di sini, memanfaatkan sesuatu yang sudah ada yang awalnya biasa-biasa saja menjadi luar biasa.
 
 Keetwonen, ‘kota’ peti kemas terbesar di dunia
Pionir-pionir Belanda tidak hanya memandang sesuatu dari sudut pandang diri sendiri, tetapi juga orang lain. Mereka berpikir bagaimana mereka ingin diperlakukan oleh orang lain. Hal ini tercermin dari pembangunan Keetwonen ini yang sangat menguntungkan bagi mahasiswa. Para pionir membayangkan jika mereka menjadi mahasiswa, fasilitas-fasilitas apa saja yang ingin didapatkan dari asrama tempat mereka tinggal. Dari sini terlihat bahwa pionir sejati tidak hanya menciptakan sesuatu yang bermanfaat bagi dirinya sendiri namun juga orang lain.
Oleh sebab itu, kenyamanan adalah nomor satu di Keetwonen. Di sini mahasiswa benar-benar seperti tinggal di rumah pribadi. Keetwonen menyediakan fasilitas-fasilitas yang sangat lengkap untuk ukuran asrama mahasiswa. Setiap mahasiswa mendapatkan dapur dan kamar mandi pribadi, balkon, juga ruang tidur dan ruang belajar terpisah. Tidak lupa air panas, penghangat ruangan, dan akses internet cepat juga tersedia. Bagaimana dengan tempat parkir sepeda? Tentu saja Keetwonen menyediakannya. Tidak perlu khawatir sepeda yang merupakan aset penting di Belanda ini akan dicuri maling, karena tempat parkir sepeda di sini terjamin keamanannya. Di samping itu ternyata Keetwonen juga menyediakan supermarket, kafe, dan area olahraga. Bahkan Keetwonen dinobatkan sebagai salah satu dari 10 asrama terhijau di dunia!

Memang terlihat nyaman, bukan?
Tempat parkir sepeda Keetwonen di malam hari
Dalam hal ini nampaknya Indonesia perlu belajar dari Belanda. Solusi perumahan seperti ini sangat cocok diterapkan di Indonesia yang berpenduduk padat dan tidak semua penduduknya mempunyai cukup biaya untuk tinggal di hunian yang layak. Selain itu solusi tempat tinggal di peti kemas ini juga bisa digunakan ketika terjadi bencana alam yang mengakibatkan hilangnya tempat tinggal dan mengungsinya banyak orang. Tidak nyamannya tempat pengungsian bisa digantikan dengan peti-peti kemas yang di dalamnya terdapat fasilitas-fasilitas yang memadai. Ayo Indonesia jangan kalah sama Belanda, bangkitkan juga semangat pionirnya!


Leave a comment

#504 DUTCH : Design, Urban, Technology, Culture, Holticulture

By Tiara Mahardika

When I think about the Netherlands and try to imagine the awesome things there, I found that this country is not only good in just one thing. The Netherlands is one of the successful countries in the world that can survive from many disasters, changing time, and modernism.
Let’s draw it into some parts.
1) Design
The Netherlands is a country of designers. We can see from many architectures in every corner of the country, starting from Amsterdam, Volendam, Rotterdam, etc. This country still keeps its old fashioned architectures when many of the citizens design a modern and unique design and concept for its living home. Dutch design also embodies innovation and creativity; the things to be inspired all over the world.
Architecture in Amsterdam
2) Urban
Urban living in the Netherlands is rather different than urban living in the other countries in the world. Its capital city, Amsterdam, is the city of cycling. It’s like the breathing art to be followed.
Cycling in Amsterdam
3) Technology
Dutch is known for its water technology. In the past, the only place to live in Netherlands were in the East and South area. More than 2/3 mainland of this country was prone to flooding. Dutch then innovated to make windmill and polders. It was the greatest discoveries to save and survive from the disaster they used to face that day. Now, the windmills and polders have been developed to many countries like USA, Belgium, France, etc.
Polder
Kinderdjik (Windmill)
4) Culture
In Netherlands, the culture is their cheese. To say that cheese is synonymous with Alkmaar is something of understatement. It’s world famous for its cheese market, which is held every Friday between April and September. To be a country that keeps its culture is another dutch pioneering these days.
Alkmaar traditional cheese market
5) Holticulture
Who don’t know about Tulip? We used to think that Tulip is a flower from Netherlands. Actually, it isn’t. Tulip is a flower from Turkey and Iran. So, how can the Netherlands today is known as the Tulip country? Well,  there is the biggest garden flower full of many variety of Tulip in the Netherlands. It’s called Keukenhof. By holticulture technology in the Netherlands, now there are so many variety of Tulip. It was only orange, but now.. as far as the tourists who visit Keukenhof can see the garden of rainbow Tulip. Dutch horticultural industry is a global trendsetter supplying market all over the world.
Keukenhof
There are many surprising things in the Netherlands. The Netherlands has been a pioneer from those five sector; in design, urban, technology, culture, and also holticulture. For a developing country like Indonesia, it’s not too late to run to be like Netherlands. It’s a great refection to developing countries anyway.


Leave a comment

#494 Netherlands: Think Out of the Box

Oleh Dyah Ratna Tiaraaksmi 

Ingatkah kalian teka – teki tentang 9 titik yang disusun 3×3 dan meminta kita untuk menghubungkan kesembilan titik tersebut dengan 4 garis tanpa terputus?

9 dots

Dibutuhkan cara yang tidak mainstream untuk memecahkan teka-teki tersebut. Agar teka-teki tersebut dapat dipecahkan, kita harus menggambar garis melewati batas yang “seolah-olah” dibentuk oleh kesembilan titik tersebut. Itulah yang disebut berpikir out of the box. Artinya berpikir di luar batasan yang dibuat pemikiran kita sendiri.

Belanda, Negara Out of the Box.

Air menjadi elemen penting dari Belanda, mempesona dan menantang.  Seperti negara yang terlahir di bawah naungan Aquarius, Belanda adalah negara yang progresif , berpikiran bebas dan bangga menjadi berbeda. Belanda menyikapi masalah air dengan cara yang berbeda, out of the box. Moses Bridge dan De Bloemenmarkt adalah sebagian kecil buktinya.

1.  Moses Bridge

Kanal Hasteren merupakan parit benteng pertahanan perbatasan Belanda dengan Belgia. Lansekap pemandangan yang luar biasa indahnya sayang apabila di rusak oleh sebuah jembatan. Alih-alih membangun jembatan yang  menghalangi pemandangan dan mengubah lanskap parit, biro arsitek Belanda bernama RO&AD Architecten mencetuskan sebuah ide untuk  membuat jembatan yang terinspirasi dari cerita Nabi Musa.

jembatan mainstream

jembatan mainstream

jembatan out of the b

jembatan out of the box

invisible-sunken-bridge-the-netherlands-holland-moses-bridge-12 (1)

2. De Bloemenmarkt.

Apa yang terlintas di pikiran kita apabila mendengar pasar bunga? Tentunya terbayang sebuah lorong panjang  dengan kios-kios bunga berjejer di kanan-kirinya. Tapi tidak dengan pasar bunga di Belanda. De Blomenmarkt adalah pasar bunga apung pertama di dunia. Terdapat 15 kios bunga di Kanal Singel diantara Muntplein dan Koningsplein. Keunikan inilah yang membuat banyak orang berbelanja di sana ataupun sekedar menikmati secangkir kopi.

5kios bunga mainstream

7

kios bunga out of the box

800px-SingelBloemenmarkt

Belanda adalah negara yang berpikir out of the box tidak hanya dalam bidang arsitektur saja. Masih ada banyak hal lain yang membuat Belanda menjadi pionir dalam berbagai bidang. Tidak usah berpikir terlalu rumit, hal yang sederhana pun jika kita pikirkan secara out of the box, maka hasilnya akan berbeda.  Misalnya saja, landmark di depan Rijksmuseum. Signage kota yang bertuliskan I Amsterdam tersebut menjadi berbeda hanya dengan menambahkan huruf I di depan kataAmsterdam. Efek yang ditimbulkan sungguh berbeda, seolah berkata, “Saya adalah Amsterdam”. Asumsi sekarang, belum ke Belanda kalau belum foto di signage ini. Wisatawan datang = tambahan pemasukan. Simpel tetapi unik bukan?

item0.rendition.slideshowWideHorizontal.1.-Rijksmuseum

Belajar dari Belanda, kita juga bisa membuat landmark INDONESIA yang simpel tetapi dengan kesan mendalam. Dengan membuat huruf ONE berwarna putih, dan sisanya berwarna merah menimbulkan kesan bahwa Indonesia adalah “satu”, Bhineka Tunggal Ika. Dijamin kurang afdol kalau ke Jakarta tapi belum berfoto di landmark ini .

10

Ayo, kita ubah cara pikir kita untuk menjadi pionir-pionir di segala bidang seperti Belanda. Dunia ini luas, bukan dunia kotak segi empat yang sempit. Berpikirlah di luar kotak untuk menciptakan terobosan-terobosan baru yang menginspirasi, membuat dunia yang lebih baik dan menyenangkan.

Referensi

http://prafulla.net/graphics/travel-and-tourism/bloemenmarkt-the-only-floating-flower-market-of-the-world-in-amsterdam/
http://esabiwibowo.blogspot.com/2012/06/uniknya-jembatan-moses-musa-dari.html
http://www.cntraveler.com/daily-traveler/2013/01/amsterdam-rijksmuseum-museum-to-open-in-april-011113


Leave a comment

#492 Belanda selalu membangunkan sang raksasa tidur

Oleh Annisa Nurul Khomsa

Orang kreatif bisa menjadi pionir, sedangkan pionir sudah pasti kreatif, karena hasil penemuannya. Tony Buzan penulis Use Your Head mengatakan otak “Anda adalah ibarat raksasa tidur”. Nah apa aja si kira-kira agar sang raksasa tidur itu bisa terbangun dan bisa mendapatkan ide-ide yangcemerlang? Sehingga bisa menjadikannya pionir.
Pionir itu karena adanya stimulasi, mempunyai pemikiran yang aneh, muncul karena kecintaan terhadap lingkungan, sifatnya yang terbuka terhadap ilmu pengetahuan, dan mau menyebarkan ide-ide kreatifnya.
Stimulasi : yang menstimulasi ide bisa dari karena ada problem. Ketika ada masalah kita akan mencoba untuk mengatasinya. Belanda atau yang disebut dengan Nederland yaitu negara yang berdataran rendah yang dikelilingi oleh air, menjadikan masalah sebagai pemicu kekreatifan mereka. Karena mentalitas orang Belanda yang self-service country yaitu yang tidak tergantung pada negara lain. Ketika dihadapkan diantara dua pilihan tenggelam atau menjadi pionir. Tentu saja menjadi pionir, kalau tidak Belanda mungkin sudah tenggelam dan hanya tinggal nama.
inovasi penanggulangan air : kincir angin, bendungan dan reklamasi air laut.
      
Yang kedua yaitu Care from government yaitu pemerintah sangat menghargai orang yang kreatif, misalnya saja adanya kontest dari provinsi Flevoland tentang ide-ide kreatif di bidang kesehatan, dalam kontest ini ada tiga katagori penghargaan yaitu ide terbaik untuk pasien, tenaga kesehatan profesional dan provinsi Flevoland . Masing-masing dari setiap katagori ide tersebut akan dihargai €90.000. Nilai yang lumayan besar dan setimpal untuk sebuah ide yang bermanfaat, apalagi untuk jangka waktu panjang.
Aneh:  menjadi pionir itu harus harus unik, aneh alias out of the box. Kreatif itu memang tidak mudah seperti yang dikatakan Steven Burril “Capital is available, but you have to be creative to find it” jadi sebenarnya walaupun punya cukup modal, tapi kurang kreatif sang modal pun tak akan efektif. Walaupun modal sangat penting, daya kreatif itu bisa ko dengan hal-hal sederhana. Misalnya recycle sampah atau barang yang tak terpakai menjadi barang yang bernilai tinggi. Lihat saja keanehan orang belanda di berbagai bidang ini : Arsitektur :
     
   Teknologi  : Glowing in the dark
Cinta lingkungan: pionir dalam menghasilkan karyanya, juga harus peduli lingkungan sekitarnya malah bahkan mungkin idenya tumbuh karena kecintaannya terhadap lingkungan.
kincir angin tenaga listrik:
    
Sebarkan ide : Dengan menyebarkan ide sebenarnya seperti menanamkan bibit, bibit itu akan tumbuh dan berkembang, seperti adanya TEDx ( Technology, Enterteinment and design) sedangkan x (independent), dengan slogannya “ideas worth spreading”. TEDx Binenhof yaitu menampilkan 10 speaker tentang ide-ide inovatifnya yang dapat membantu dalam menangani tantangan global seperti polusi, biaya perawatan kesehatan, perubahan iklim dan kekurangan sumber daya alam, makanan dan energi.
Terbuka : Masyarakat Belanda terkenal dengan orangnya yang terbuka dan toleran, karena negara ini merupakan rumah dari lebih dari 190 kewarganegaraan, dan latar belakang sejarah yang terhubung dengan banyak negara. Dengan mempunyai sifat terbuka, maka ilmu pengetahuan pun akan mudah diterima, tentunya dengan proses filterisasi. Pionir muncul karena ide kreatifnya yang berasal dari sang raksasa tidur yaitu otak kita yang sebenarnya tak pernah kita duga.
Bagaimana dengan pionir di negeri tercinta kita ini? Mungkin sang raksasa tidur itu harus segera kita bangunkan. Common wake up our sleep giant!!
Referensi  
 http://www.nesoindonesia.or.id/info-praktis/kompetiblog/referensi-dutch-pioneering
 http://startupjuncture.com/2013/02/04/dutch-province-flevoland-funding-contest-awards-e270-000-to-kick-start-pioneering-healthcare-ideas/
 http://www.nesoindonesia.or.id/mengapa-mengambil-studi-di-belanda/be-a-pioneer
Vos Jeannet  & Dryden Gordon. 2000Revolusi Cara Belajar Kaifa, Bandung