KOMPETIBLOG 2013

Kompetisi Blog Neso Indonesia 2013

#569 Belanda si penyebar virus “Pionir” dunia

Leave a comment

Oleh Puji Astuti 

Tak salah memang bila Belanda dikatakan sebagai bangsa Pelopor. Belanda terus menjadi pelopor untuk menjawab “tantangan” dan mengubahnya menjadi suatu “kemenangan”. Menghadapi tanah airnya yang banyak tergenang air, Belanda mempelopori pembuatan “dataran buatan” dengan cara membangun bukit-bukit pasir raksasa (duiden), tanggul raksasa (dijken) dan kincir angin hingga tanah tersebut layak dihuni. Frederik dan Gerard Philip yang mempelopori lampu hemat energi Philips mampu mengubah Kota Eindhover yang gelap gulita menjadi kota metropolitan yang terang benderang saat ini. Euro yang digunakan di eropa juga tercipta atas prakarsa Belanda. Bahkan hingga saat ini Belanda terus bergerak sebagai pelopor green technology dunia dengan mega proyek Smart Highway dan Floating City-nya.Label bangsa pelopor yang melekat pada Belanda memang bersifat subjektif. Si A boleh saja berkata bahwa bangsa Amerika-lah yang lebih tepat dikatakab sebagai bangsa pelopor karena menjadi bangsa pertama yang mengangkat isu “Freedom” di dunia. Si B berpendapat bahwa Inggris lah sang pelopor karena mengawali revolusi industri yang akhirnya merevolusi dunia pada abad ke 18. Tetapi bagi saya, Belanda adalah bangsa yang paling tepat menyandang status ini. Mengapa? Karena Belanda tak hanya menjadi pelopor dalam menjawab tantangan di dalam negerinya saja, tetapi juga berupaya “menyebarkan” virus-virus kepeloporan/pionir ini ke seluruh dunia. Pada awal abad ke 19 ketika Indonesia masih menjadi bagian dari koloni Belanda, kehidupan masyarakat jawa yang mengenaskan akibat kebijakan tanam paksa pemerintah Hindia Belanda menggugah hati Pieter Brooshooft seorang wartwan dan sastrawan Belanda untuk memperjuangkan nasib bangsa Indonesia melalui tulisan-tulisannua seperti buku Memorie over den toestan in indie (catatan tentang keadaan di Hindia), Pamitan dengan Orang Sakit yang dimuat di surat kabar Semarang, De Locomotief pada 31 Desember 1903, dan Arm Java (Kasihan, Pulau Jawa). Brooshooft yang sejatinya tidak memiliki ikatan apapun dengan bangsa Indonesia mempelopori orang-orang Belanda lainnya dan dunia untuk peduli dan secara aktif bersuara atas nasib menyedihkan bangsa Indonesia.Tulisan-tulisan Brooshooft juga berhasil mengilhami Conrad Theodore van Deventer yang dikenal sebagai pemrakarsa Politik Etis. Politi etis yang terdiri atas irigasi, migrasi, dan edukasi telah membuka peluang bagi bangsa indonesia untuk memperoleh pendidikan pada masa itu. Bahkan ketika van deventer meninggal pada 1915, Nyonya van Deventer terus berjuang membantu menciptakan pionir-pionir Indonesia melalui Sekolah kartini, sekolah khusus wanita yang sangat jarang ditemui pada masa itu.Tak hanya di masa lalu, kini Belanda pun masih berupaya menyebarkan virus-virus Pioner-nya. Belanda menjadi negara pertama di eropa yang menawarkan program studi yang diajarkan dalam bahasa inggris. Belanda juga menjadi salah satu negara eropa yang aktif memberikan beasiswa oendidikan bagi pelajar berprestasi di seluruh dunia. Jika saat ini terdapat kurang lebih 1.700 pelajar asing di Belanda, bayangkan berapa banyak ide,inovasi, dan teknologi baru yang akan mereka ciptakan nantinya ketika mereka telah kembali ke tanah airnya masing-masing ?Belanda memang pantas meyandang status Negara Pelopor. Bukan karena sejuta inovasi yang telah berhasil mereka ciptakan atau ratusan peraih nobel yang telah berhasil mereka telurkan, namun karena mereka adalah negara yang tidak pernah lupa untuk membagikan dan menyebarkan virus pionir ini ke seluruh dunia, baik dulu maupun sekarang.

Author: Admin Kompetiblog

Kompetiblog merupakan kompetisi menulis blog tahunan yang diselenggarakan oleh Nuffic Neso Indonesia, lembaga non-profit yang didanai oleh pemerintah Belanda untuk menjadi perwakilan pendidikan tinggi Belanda.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s