KOMPETIBLOG 2013

Kompetisi Blog Neso Indonesia 2013

#535 Menjadi Pionir, Menjadi Diri Sendiri

Leave a comment

Oleh Handini Suwarno

Adalah nonsense ketika berhasil di bidang pendidikan, tetapi tidak bisa membiayai kehidupan dengan baik. Nyatanya di banyak negara berkembang yang menggembor-gemborkan sistem pendidikan nomor satu dengan lulusan yang menghasilkan nilai akademis yang tinggi tidak berbanding lurus dengan tingkat penghasilan yang mumpuni. Terjun ke profesi tertentu semisal artis adalah salah satu hal yang sedang marak mengingat penghasilan artis yang dirogoh dari dunia entertain memang membius. Kurikulum problem based learning yang diterapkan Belanda menjadi jawaban sekaigus penghubung antara keinginan manusia untuk menjadi nomor satu secara pendidikan dan secara ekonomi. Otak kiri yang berbasis logika dan otak kanan yang cenderung kreatif saling bekerjasama secara maksimal menciptakan peluang yang ditunggu pasar. Jadi, tidak hanya mengejar nilai secara akademis, kreatifitas dan kelanjutan dari praktik tersebut mendapatkan kesempatan untuk berhasil sama baiknya di atas kertas dengan kualitas kehidupan yang ditunjang dari sisi potensial income.

Menjadi pionir! Inilah cita-cita yang menjadi budaya di Belanda. Selain karena karakteristik manusia yang unik dan memiliki tingkat efektifitas yang berbeda di setiap bidang kehidupan, pada dasarnya menjadi diri sendiri yang berhasil adalah hasrat alami seluruh manusia. Sangat kompleks bila kita melihat negara Belanda dengan bentang alam dan sumber daya yang terbatas mampu menciptakan kreatifitas yang berpengaruh di dunia. Pembangunan perkembangan kreatifitas dan hasil-hasilnya bagi perekonomian Belanda memang bukan dengan jalan pintas atau sulap. Ada integrasi khusus antara pemerintah, sistem pendidikan dan peluang perekonomian yang saling bersinergi dalam proses panjang menciptakan Belanda dengan lahirnya pionir-pionir baru yang mengisi balok- balok industri.

Pionir di Belanda bukanlah sesuatu yang misterius. Pada dasarnya para pionir dibentuk oleh produk-produk budaya di sekitarnya semisal lingkungan. Pada lingkungan keluarga, kesadaran akan makanan dan gizi terbaik guna menstimulasi otak sebagai perangkat terbaik dalam berpikir mendapat perhatian ekstra. Para orangtua di Belanda selalu menyiapkan roti gandum, keju, mentega dan meises untuk sarapan pagi. Menu siang dan malam, mereka terbiasa dengan sayur , kacang-kacangan, ikan, daging, dan buah-buahan beraneka warna. Dengan angka kriminalitas yang rendah, wajah Belanda sebagai negara paling bahagia ikut menentukan kualitas hidup yang baik
untuk pertumbuhan para pionir muda. Yang lebih menjanjikan, mereka menggunakan transportasi sepeda yang memungkinkan para pionir bergerak mengayuh, yang secara alami menanamkan olahraga menjadi bagian dari habit untuk menjadi sosok yang sehat.

Dr. Kenneth Cooper dari Sekolah Angkatan Udara Amerika Serikat mengatakan bahwasanya, “Telah ditemukan hubungan yang pasti antara kebugaran fisik dan kesiagaan mental serta kestabilan emosi… Meningkatnya kinerja ketahanan tubuh akan membuat tubuh tidak terlalu rentan terhadap keletihan, dan akibatnya lebih jarang membuat
kesalahan mental maupun fisik. “

Menjadi pionir dapat diartikan menjadi perintis, pelopor, pembuka jalan yang memiliki ide-ide luar biasa aneh dan tak jarang dianggap mustahil. Mental yang kuat adalah satu mesin sukses yang harus dimiliki pionir selain rajin, tekun, sabar, ulet, memiliki hasrat tinggi, berkemauan besar dan tahan banting karena dalam proses menjadi pionir, akan ada saat-saat ketika ide-ide dianggap rendah, ditertawakan, dikucilkan, dijauhi, diremehkan,maupun dianggap gila. Attitude yang baik dan positif dapat menunjang segala kesulitan tersebut menjadi daya ungkit untuk melejitkan diri melalui kreatifitas dan inovasi.

Referensi

Buzan, Tony. 2006. Mind Map. Jakarta : Gramedia Pustaka Utama
Davis, Vicky Therese, dkk. 2010. Vade Mecum 7 : The Baron Son. Jakarta. Gramedia Pustaka utama
Ray, James Arthur. 2008. The Science of Succes. Jakarta : Gramedia Pustaka Utama
Ray, James Arthur. 2009. Harmonic Wealth. Jakarta : Gramedia Pustaka Utama
Wattles, Wallace. 2008. The Science of getting Rich. Jakarta. Gramedia Pustaka Utama.

Author: Admin Kompetiblog

Kompetiblog merupakan kompetisi menulis blog tahunan yang diselenggarakan oleh Nuffic Neso Indonesia, lembaga non-profit yang didanai oleh pemerintah Belanda untuk menjadi perwakilan pendidikan tinggi Belanda.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s