KOMPETIBLOG 2013

Kompetisi Blog Neso Indonesia 2013

#512 Hollands Kaasmuseum, Rumah Kejunya Belanda

Leave a comment

Oleh Rico Saputra

Peta Belanda

Siapa yang tak kenal dengan Belanda. Negara besar yang terkenal dengan kincir angin, bunga tulip dan berbagai julukan yang memang patut diacungi jempol. Tapi,tahukah kita belanda juga terkenal dengan kejunya yang lezat?

Belanda memang bukan penghasil keju terbesar di dunia tetapi keju buatan Belanda terkenal dengan kualitas yang baik. Di Belanda, keju tidak hanya menjadi produk industri yang diolah dipabrik kemudian dijual lewat toko atau supermarket. Penjualan keju di pasar tradisional yang berlangsung sejak dulu tetap dilestarikan dan dipertahankan di sebuah museum, yakni “Hollands Kaasmuseum”
Hollands Kaasmuseum atau yang lebih dikenal dengan museum keju Belanda adalah salah satu museum terkenal yang berada di kota Alkmaar, Belanda.

Hollands Kaasmuseum

Di dalam museum tersebut terdapat berbagai barang dan peralatan yang digunakan untuk membuat membuat keju tradisional khas Belanda. Di dalam museum juga dipamerkan 24 lukisan dari abad ke-16  yangmenunjukkan wanita dengan pakaian daerah dari daerah Belanda Utara.

Proses pembuatan keju di museum

Di museum ini, kita juga dapat melihat bentuk asli dari pakaian daerah tersebut.
Tak hanya itu, di dalam museum juga terdapat proses pembuatan keju mulai dari awal pengolahan hingga proses terbentuknya keju yang dapat dimakan.
Beranjak keluar museum, terdapat pasar keju tradisonal yang ada setiap bulan April sampai September dari jam 10.00 hingga 12.30 pada jumat minggu pertama.
Wait, jangan berpikiran dulu kalau  pasar tradisional seperti pasar-pasar tradisional yang ada. Pasar keju tradisional ini bukan untuk menjual keju. Namun, merupaan sebuah pertunjukan gratis yang bertujuan untuk memperlihatkan perdagangan keju di masa lalu. Diawali dengan sekelompok orang terlihat mengangkut bongkahan keju berwarna oranye dengan tandu. Mereka mengenakan kemeja berwarna putih dan topi berpita. Keju-keju tadi mereka letakkan berjejer di tengah lapangan dan kemudian ditimbang dan akhirnya di jual kepada pembeli.

Proses perdagangan keju

Pasar keju tradisional

Jangan khawatir, Meski keju di pasar tradisional tadi tidak untuk dijual, pengunjung tetap bisa mencicipi beraneka keju dan membeli keju di kios-kios yang terletak di sekitar museum.
Uniknya, para penjual di kios keju ini banyak yang mengenakan baju tradisional Belanda.

Pedagang di pasar keju tradisional

Inilah kelebihan dari Belanda, melestarikan tradisi dan budaya mereka bahkan makanan tradisional agar tidak punah dari perkembangan zaman. Sudah seharusnya kita melestarikan tradisi dan budaya kita agar dapat dinikmati oleh generasi berikutnya.. So, lets save our culture🙂
Referensi

http://id.wikipedia.org/wiki/Belanda
http://id.wikipedia.org/wiki/Keju_Belanda
http://www.kaasmarkt.nl/content/content.asp?lang=0&menu=2&submenu=16
http://www.kaasmuseum.nl/content/content.asp?lang=0&menu=92&submenu=
http://travel.okezone.com/read/2012/07/28/410/669840/large
http://annisajo.wordpress.com/2010/05/24/alkmaar-dan-seluk-beluk-keju/

Author: Admin Kompetiblog

Kompetiblog merupakan kompetisi menulis blog tahunan yang diselenggarakan oleh Nuffic Neso Indonesia, lembaga non-profit yang didanai oleh pemerintah Belanda untuk menjadi perwakilan pendidikan tinggi Belanda.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s