KOMPETIBLOG 2013

Kompetisi Blog Neso Indonesia 2013

#489 Guru RME dari Belanda yang Mendunia

Leave a comment

Oleh Fanni Fatoni

Sang guru berujar kepada murid-murid nya

“Aku dulu nya adalah gurumu”
“Sekarang engkau adalah rekan ku”
“Dan esok suatu masa nanti engkau adalah guru ku”

Sang Guru disini adalah Belanda, sebagai negara pertama yang merintisRealistic Mathematics Education (RME). Lalu apakah RME itu? Mari kita lihat lebih mendalam mengenai RME dan kita lihat pula, Bagaimana Belanda bisa menjadi sebagai negara pertama yang merintis RME tersebut?

RME merupakan rintisan teori pembelajaran yang dikembangkan di Belanda sejak tahun 1970-an yang dipengaruhi oleh pemikiran Hans Freudenthal, salah satu profesor di Utrecht University. Hal ini disebabkan karena adanya suatu perbedaan sudut pandang yang sangat jelas berbeda dengan matematika yang tercetak di buku dan tertanam dalam pikirannya pada saat itu. Pada periode 1980-1990, pendidikan matematika di Belanda mengalami suatu revolusi yang kemudian dengan inovasi-inovasi buah pemikiran nya tersebut melahirkan RME.
Rintisan Hans Freudenthal tentang RME beranggapan bahwa matematika diawali sebagai aktivitas manusia dalam kehidupan sehari-hari. Aktivitas tersebut bisa dilihat dalam menyelesaikan, mencari masalah dan mengorganisasi subyek masalah, apakah itu masalah matematika ataukah data yang diperoleh dari kehidupan nyata baik itu matematika murni maupun aplikasinya sehingga diketemukanlah suatu kesepakatan-kesepakatan dalam bentuk rumus matematika kebanyakan saat ini. Matematika bukanlah suatu ilmu yang dahulunya tiba-tiba mendesak muncul sendiri dalam bentuk bahasa-bahasa rumus seperti ax^2 + bx^2 + c = 0 yang kadang membuat siswa-siswi pusing. Bukan pula suatu ilmu yang tercipta dengan sendiri nya.
Selain itu, melalui RME matematika harus dikaitkan dengan kenyataan, dekat dengan pengalaman anak dan relevan terhadap kehidupan masyarakat/situasi kehidupan sehari-hari untuk menjadi manusia yang bernilai. Hans Freudenthal telah menjadikan matematika menjadi lebih dekat dengan anak-anak sehingga memberikan efek yang begitu besar dalam proses belajar mengajar anak di Belanda. Hal inilah yang membawa perubahan besar pada pola pikir anak.
RME benar-benar membawa perubahan yang lebih baik bagi perkembangan pendidikan matematika di Belanda. Tidak hanya di negara tersebut, salah satu murid-murid dari sang guru negeri Belanda adalah Indonesia. Selain Indonesia, RME berkembang di negara-negara eropa seperti Inggris, Jerman, Denmark, Spanyol, Portugal. Tidak juga ketinggalan bahkan negara di Afrika Selatan, Brazil, USA, Jepang dan Malaysia telah mengadopsi teori RME.
Sang MURID di Indonesia kini telah menjadi REKAN bagi berkembang nya RME. Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) merupakan buah hasil dari Murid yang telah belajar kepada Sang Guru. PMRI memulai usaha  untuk mereformasi pendidikan matematika di Indonesia melalui Tim PMRI secara resmi mulai tahun 1998. Tim mengirim sejumlah dosen pendidikan matematika dari beberapa perguruan tinggi untuk mengambil program S3 maupun S2 hingga saat ini untuk mempelajari RME. Berjalan nya sang waktu, PMRI sebagai REKAN dari RME telah diterapkan secara serentak di berbagai daerah. Setelah berjalan dari sejak tahun berdiri nya PMRI pada tahun 2001,pada tahun 2009 terdapat 18 perguruan tinggi dan tidak kurang dari 1000sekolah sebagai Sekolah Mitra PMRI sebagai perkembangan RME
Dari sekarang yang menjadi REKAN, bukan tidak mungkin suatu massa nanti dengan seiring majunya penelitian dan pendidikan di Indonesia, akan menjadikan pula Indonesia sama-sama sebagai GURU untuk RME dengan tidak lain untuk memajukan dunia pendidikan khususnya matematika.
Referensi
Gravemeijer, K., and Terwel, J. (2000) Hans Freudenthal: a mathematician on didactics and  curriculum theory. Journal of Curriculum Studies, Vol. 32, No. 6, 777-796, online, -http://www.tandf.co.uk/journals.
http://edukasi.kompas.com/read/2013/01/30/22584528/20.Dosen.Muda.Studi.Matematika.di.Belanda. Accessed on 4 Mei 2013.
http://funfatoni.blogspot.com/2012/12/web-based-leson-desain-pembelajaran.html. Accessed on 4 Mei 2013.
http://p4mriaceh.wordpress.com/2010/11/20/realistic-mathematics-education-in-the-netherlands-1980-1990/ . Accessed on 3 Mei 2013.
http://p4mri.net/new/?page_id=160. Accessed on 4 Mei 2013.
http://p4mrium.wordpress.com/2012/11/12/matematika-sebagai-suatu-aktivitas-manusia/ Accessed on 4 Mei 2013.
http://www.fisme.science.uu.nl/en/wiki/index.php/Realistic_Mathematics_Education. Accessed on 1 Mei 2013.
http://www.icmihistory.unito.it/portrait/freudenthal.php. Accessed on 3 Mei 2013.
Van den Heuvel-Panhuizen, M. 1998. Realistic Mathematics Education, Work in Progress. Artikel berdasarkan perkuliahan-NORMA, dilaksanakan di Kristiansand, Norway pada tanggal 5 – 9 Juni 1998

Author: Admin Kompetiblog

Kompetiblog merupakan kompetisi menulis blog tahunan yang diselenggarakan oleh Nuffic Neso Indonesia, lembaga non-profit yang didanai oleh pemerintah Belanda untuk menjadi perwakilan pendidikan tinggi Belanda.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s