KOMPETIBLOG 2013

Kompetisi Blog Neso Indonesia 2013

#484 Ketika Energi Fosil Perlahan Menjadi “Fosil” (2)

Leave a comment

Oleh Irsyad

Hanya karena Pionir selalu berada di depan bukan, berarti kita harus melihatnya dari sisi tampak depannya saja. Ada berbagai sisi yang memberi arti kepada kita tentang eksistensi pionir sebagai sebuah entitas yang unik dan berbeda. Masih dalam konteks Belanda dalam mempionir energi alternatif, sekarang mari kita mencoba melihat sisi lain tentang bagaimana proses “memfosilkan” pikiran dan praktek pemenuhan kebutuhan energi melalui sumber energi fosil.

trias energitica

Bagan diatas disebut sebagai tria energitica[1]. Sesuai dengan konsep trias, tiga aspek tersebut saling berkaitan satu sama lain untuk kemudian menghasilkan efisiensi energi yang cukup menjanjikan hasilnya. Tentu, secara sederhana kita dapat memahami tiga aspek tesebut. Namun trias energitica bukan sekedar frase yang tak mempunyai konten, melainkan didalamnya terdapat berbagai kerumitan proses tentang mencapai tujuan efisiensi energi.

Salah satu hal yang menjadi dampak serius tentang mengapa kita harus beralih dari sumber energi fosil adalah dampak negatif terhadap lingkungan dan perubahan iklim tentunya. Poin sentral terhadap isu ini adalah bagaimana kita mampu mengelola CO2 yang dihasilkan dari pembakaran hingga pada akhirnya mampu secara bertahap mereduksi efeknya secara keseluruhan.

Beralih ke konteks yang sedikit lebih tekhnis, maka dalam hal ini kita membicarakan bahwa proses untuk nantinya sampai pada hasil reduksi CO2, maka ada tahapan-tahapan yang berada dalam sebuah sistem yang tentunya telah dibangun melalui riset yang matang.

               CO2 Capture

Bagan diatas adalah penjelasan tekhnis dalam konteks manajemen CO2. Mulai dari proses sebelum pembakaran ataupun setelah pembakaran, CO2 yang di-capture pada akhirnya mampu mereduksi efek negatif CO2 terhadap lingkungan secara universal. Tentu, banyak istilah yang sangat berbau tekhnis dalam bagan diatas, namun untuk mempermudah pemahaman kita terhadap proses ini, video-video animasi berikut mungkin bisa membantu pemahaman kita terhadap inovasi ini.

                Video 1 : The Hard Facts

RTEmagicC_zepshot1_01.PNG

               Video 2 : Safe Storage

RTEmagicC_zepshot3_01.PNG

Video 3 : Post Combustion CO2 Capture

RTEmagicC_CO2animation04.PNG

Presentasi-presentasi sederhana yang diberikan diatas adalah fakta bahwa Belanda sangat-sangat ingin memberikan semacam positive campaign terhadap dunia secara keseluruhan bahwa ada inovasi yang sangat menjanjikan dalam pemenuhan energi namun tidak meninggalkan kepedulian kita terhadap lingkungan, iklim ataupun bumi secara universal.

Adanya akses informasi yang sangat terbuka terhadap hal ini semakin memperkuat bahwa Belanda layak dikatakan sebagai Pionir sekaligus sponsor terhadap penyeimbangan kebutuhan manusia akan energi yang yang lebih baik, namun tak meninggalkan tanggung jawabnya terhadap bumi yang telah kita eksplorasi habis-habisan selama ini.

Tentu masih banyak sisi lain yang bisa digali dalam konteks Belanda sebagai pionir energi terbarukan beserta relasinya dengan lingkungan. Namun satu hal yang pasti adalah dengan adanya inovasi energi yang telah dilakukan oleh masyarakat Belanda yang juga didukung penuh oleh kebijakan politiknya, tampaknya cukup “menampar” kita semua yang masih belum puas mencari sumur-sumur minyak dan menggali secara habis-habisan tambang batubara tanpa sedikitpun menggali potensi lain akan adanya sumber energi terbarukan.

Belanda telah eksis sebagai bangsa yang mempionir pemenuhan kebutuhan energi melalui sumber energi terbarukan untuk kemudian anak cucu mereka masih bisa “bernafas” di masa depan, dan memberikan kontribusi terhadap lingkungan tentunya. Jika kita masih bersikeras untuk tidak “melek” akan pentingnya inovasi sumber energi terbarukan dengan hanya bisa menggali dan menggali sumur minyak, maka kita sangat layak disebut sebagai “manusia primitif” yang mungkin juga patut “difosilkan” dalam dasar kerak bumi!

Author: Admin Kompetiblog

Kompetiblog merupakan kompetisi menulis blog tahunan yang diselenggarakan oleh Nuffic Neso Indonesia, lembaga non-profit yang didanai oleh pemerintah Belanda untuk menjadi perwakilan pendidikan tinggi Belanda.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s