KOMPETIBLOG 2013

Kompetisi Blog Neso Indonesia 2013

#476 Kotak P3K Milik Belanda

Leave a comment

Oleh Nadya Putri Saraswati

“Prevention is better than cure” – English Proverbs.

(Mencegah lebih baik daripada mengobati – Pepatah Inggris)

Tanpa disadari, kita seringkali meremehkan hal-hal kecil. Menunggu menjadi besar, baru kemudian kepanikan menjalar. Justru masalah kecil bisa berdampak besar bagi kita. Hal inilah yang menjadi latar belakang Belanda bergegas menyiapkan kotak P3K untuk mencegah hal-hal buruk terjadi. Apa saja isi kotak P3K Belanda?

yang pertama adalah Pengalaman. Pengalaman sejatinya adalah guru yang paling berharga dan Belanda memperoleh banyak ilmu dari pengalaman itu. Koninkrijk der Nederlanden atau the Netherlands merupakan Negara dengan kontur tanah yang 2/3 wilayah daratannya berada di bawah permukaan laut. Hal ini yang menyebabkan Belanda tak jemu-jemu harus berurusan dengan masalah yang sama; air. Inilah pengalaman pahit yang menimpa Belanda di tahun 1953[1]. Banjir bandang yang terjadi dalam satu malam. Banjir nasional ini telah menewaskan setidaknya 1850 orang serta ribuan tempat tinggal hancur. Hingga yang terparah, dua desa bahkan hilang dari peta. Traumatik besar yang membuat Belanda tidak tinggal diam. Dari Pengalaman mengerikan ini kemudian lahirlahyang kedua yaitu Pemikiran. Belanda berfikir keras bagaimana ‘menolak’ bencana alam yang dahsyat itu datang lagi menghampiri.

When you repeat a mistake, it is not a mistake anymore: it is a decision. – Paulo Coelho

(Ketika kamu mengulangi kesalahan, itu tidak lagi menjadi kesalahan: itu adalah pilihan. – Paulo Coelho)

Tidak ada yang bisa melawan kekuatan alam, dan Belanda memutuskan untuk bersahabat dengannya. Pemikiran Belanda tertuang dalam ide kreatif nan inovatif yang akhirnya mampu membuat Belanda bangkit melawan sumber masalah mereka. Belanda membangun sistem pertahanan banjir yang lebih besar. Proyek ini dikenal dengan nama proyek Delta (Deltaworks).[2] Sebuah proyek yang dengan serius dilakoni Belanda demi melindungi masyarakat dari bencana alam yang dapat kapan saja memporak-porandakan negeri kincir angin tersebut. Bendungan dan tanggul ini digadang-gadang memiliki konstruksi paling rumit yang pernah ada. Tak heran jika akhirnya Deltaworks masuk dalam tujuh keajaiban dunia menurut kelompok insinyur sipil Amerika.

Langkah selanjutnya dan menjadi P yang terakhir adalah Persiapan. Tidak butuh waktu lama bagi Belanda untuk bangkit dari keterpurukan. Selang lima tahun, terbentuklah konstruksi pertama yaitu Hollandse Ijssel di sebelah Barat dan disusul oleh 13 bendungan lainnya yang selesai dalam 39 tahun.

Dengan adanya Deltaworks, lengkap sudah kotak P3K Belanda. Karena K = Kabulkan!Deltaworks adalah satu bukti keseriusan Belanda dalam menghadapi masalah. Untuk masalah air Belanda-lah pelopornya. Buah keberhasilan Belanda menaklukan air mendapat apresiasi besar dari berbagai belahan dunia. Lihat saja bagaimana The New York Economic Development Corporation (NY EDC) ‘berilmu’[3] dengan Belanda untuk mencengah terjadinya resiko banjir di dataran rendah Manhattan karena naiknya permukaan laut dan perubahan iklim akibat pemanasan global. Deltaworks juga menjadi magnet bagi para turis. Dengan tujuan mengenang sejarah, dibangunlah museum bernama Watersnoodmuseum[4] pada tahun 2001. Museum ini berisi cerita tentang bagaimana Belanda menaklukan air di masa lalu, masa kini dan masa depan.

Berkat turis-turis ini Belanda berhasil menduduki peringkat ke-13 di dunia menurutlaporan Travel and Tourism Competitiveness 2013.[5] Mereka juga yang menjadi alasan Bandara Schiphol didaulat sebagai bandara terbaik di Eropa menurut Skytrax World Airport Awards[6]

Pengalaman, Pemikiran, Persiapan dan Kabulkan! telah menjadi kunci kesuksesan Belanda. Ayo lengkapi kotak P3K kita agar bisa menjadi pelopor seperti Belanda!

Referensi

[1]http://www.geheugenvannederland.nl/?/en/collecties/de_watersnoodramp_gefotografeerd

[2] http://www.deltawerken.com

[3] http://www.hollandtrade.com/media/news/?bstnum=5231

[4] http://www.watersnoodmuseum.nl

[5] http://www.weforum.org/issues/travel-and-tourism-competitiveness

[6] http://www.worldairportawards.com

Author: Admin Kompetiblog

Kompetiblog merupakan kompetisi menulis blog tahunan yang diselenggarakan oleh Nuffic Neso Indonesia, lembaga non-profit yang didanai oleh pemerintah Belanda untuk menjadi perwakilan pendidikan tinggi Belanda.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s