KOMPETIBLOG 2013

Kompetisi Blog Neso Indonesia 2013

#466 Memaksa Laut menjadi Danau

Leave a comment

Oleh Agung Susanto

Belanda
Hmm, mungkin hal tersebut terdengar sangat mustahil dan tidak mungkin. Mengubah laut untuk menjadi sebuah danau, yang bertujuan untuk memperpendek garis pantai dan menghubungkan provinsi satu dengan yang lain serta menciptakan “tanah” baru untuk memperluas wilayah daratan. Tapi tantangan yang terlihat gila dan mustahil ini dijawab oleh negara yang menjadi perintis dalam bangunan air. Belanda telah berhasil melakukannya.
peta Afsluitdijk (by google map) , dengan Zuiderzee (IJsslemeer)
Memang ini bukan pekerjaan yang mudah, seperti membalikkan telapak tangan. Tentu negeri yang dijuluki dengan sebutan “Negeri Kincir Angin” tersebut memerlukan waktu yang panjang. Namun, hasilnya sangat mengagumkan dan layak untuk diapresiasi. Yakni memisahkan laut Zuiderzee dengan laut Wadden (Waddenzee / laut utara), yang bertujuan untuk memperpendek garis pantai dan juga menjadikan area penghubung antar provinsi. Laut Zuirdezee dan Wadden, keduanya dipisahkan dengan sebuah tanggul yang memiliki panjang 32 km dan lebar 90m yang bernama “Afsluitdijk” (tanggul penutup) pada tahun 1932. Yang menghubungkan Den Oever yang terletak di Noord-Holland dengan provinsi Friesland. Dan Zuiderzee yang tadinya asin, lama kelamaan berubah menjadi tawar.
foto Afsluitdijk dari Den Oever
Ide untuk memisahkan Zuiderzee dengan laut utara tersebut bergerak pada abad ke-17. Memang, pada awalnya ide ini terdengar sangat gila. Belanda memiliki keinginan untuk mengubungkan pulau-pulau Frisian Barat dengan menggunakan bendungan dan daratan. Dan pada tahun 1927, proyek ini mulai di gelar oleh seorang insinyur bernama Cornelis Lely, yang kala itu juga menjabat sebagai Menteri Perhubungan. Proyek berjalan, dan selesailah pada tahun 1932.
patung Cornelis Lely di kawasan Afsluitdijk
Air di Zuiderzee berubah menjadi tawar, tentu sudah tidak pantas lagi disebut “laut”. Mengingat air tak lagi asin. Dan Zuiderzee pun di ganti nama menjadi IJsselmeer. Dan gelarnya turun bukan lagi laut, melainkan danau. Namun, IJsselmeer berhasil menjadi danau terbesar ke-lima di Eropa.

Nama IJsselmeer tersebut diambil berdasarkan nama sungai IJssel yang bermuara di Zuiderzee tersebut. IJsselmeer memiliki luas 1100 km².

Lelystad di Google Map
Dengan adanya danau IJsselmeer tersebut, muncul pula sebuah wilayah hasil reklamasi pada tahun 1967, yakni Lelystad yang merupakan ibukota dari Flevoland. Menggunakan nama “Lely”, bertujuan untuk menghormati Cornelis Lely. Lelystad sendiri berada 5m di bawah permukaan laut.

beberapa provinsi di Belanda
Sekali lagi, tak sekedar membendung laut, Afsluitdjik tersebut menjadi penghubung antara Noord-Holland dan Friesland. Dengan begitu, orang-orang yang hendak bepergian dari Noord-Holland menuju Friesland atau sebaliknya dapat menempuh jalur darat yang lebih dekat. Berbeda dengan sebelumnya, tentu saja mereka harus menyeberangi Zuiderzee dan tentu memakan waktu yang lebih lama. Namun, dengan transportasi darat, dapat melaju lebih cepat dan mempersingkat waktu.
Semoga dengan adanya karya Belanda tersebut, yang mampu mengubah laut menjadi danau, menghubungkan wilayah satu dengan yang lain dengan tanggul, dapat menjadi pemicu negara kita, Indonesia, yang sebagian besar adalah lautan, untuk setidaknya melakukan hal yang serupa. Dengan begitu, akses dalam pulau satu dengan yang lain dapat menjadi lebih mudah. Memang terdengar gila, namun, Belanda saja bisa melakukannya…

Author: Admin Kompetiblog

Kompetiblog merupakan kompetisi menulis blog tahunan yang diselenggarakan oleh Nuffic Neso Indonesia, lembaga non-profit yang didanai oleh pemerintah Belanda untuk menjadi perwakilan pendidikan tinggi Belanda.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s