KOMPETIBLOG 2013

Kompetisi Blog Neso Indonesia 2013

#463 The Cycling Dutchman, bukan Cerita Mitos

Leave a comment

Oleh Luthfi noor Muntafi’ah

Keberadaan “Cycling Dutchman” alias orang Belanda bersepeda telah melegenda seperti mitos Flying Dutchman yang terkenal di dunia itu. Ibarat telur dan ayam: di Belanda lebih dulu mana antara banyaknya orang yang mengendarai sepeda dan infrastruktur serta fasilitas untuk orang yang bersepeda memang sedikit membingungkan, apakah infrastruktur yang menyebabkan banyaknya orang tertarik menggunakan sepeda, ataukah justru karena saking banyaknya orang belanda yang mengendarai sepeda sebagai transportasi utama hingga muncul lah berbagai fasilitas serta infrastruktur untuk para pengendara sepeda. Di Saat modern seperti sekarang ini, di mana manusia berlomba mengendarai kendaraan bermotor paling canggih, orang-orang Belanda memilih sepeda sebagai transportasi kebanggaan mereka. Jumlah “cycling dutchman” semakin hari justru semakin banyak, maka tak heran bila ibu kota Belanda, Amsterdam,  dinobatkan sebagai kota bersepeda nomor satu di dunia. Penobatan ini nampaknya tak hanya karena jumlah pengguna sepeda, namun juga kesepadanan fasilitas yang disediakan dan kebijakan yang diterapkan untuk para pengendara sepeda di negara tersebut.

Fenomena unik yang melanda Belanda ini sebenarnya sudah lama menggelitik para ahli sejarah dunia. Majalah Harper’s dari Amerika Serikat pernah memberitakan bahwa sekitar tahun 1880 telah ada sebuah kota di Belanda yang mengistimewakan keberadaan sepeda. Disebutkan, di kota kecil tersebut membangun jalan khusus yang melarang adanya kuda melintas, hal ini mengindikasikan betapa istimewanya transportasi manual beroda dua ini. Sejarawan sosial, Anne Ebert, bahkan menyebut sepeda sebagai “identitas national Belanda”. Beliau mengungkapkan, “Kesuksesan maha dahsyat atas keberadaan sepeda di Belanda ialah ia pada akhirnya menjadi identitas nasional Belanda. Siap menjadi warga Belanda, artinya siap bersepeda ke mana saja. Anggapan ini sudah mendunia sejak zaman perang dunia, bahkan hingga sekarang.”

Old dutch cycling

Keberadaan sepeda dan infrastrukturnya di Belanda sungguh tak bisa diremehkan, walaupun ketersediaan berbagai fasilitas bersepeda disinyalir telah ada sejak lama, hal ini tak secara tiba-tiba menyulap Belanda menjadi “cycling nation” begitu saja. Orang-orang Belanda menganggap bersepeda adalah bagian dari budaya dan bahkan gaya hidup mereka. Keseriusan ini dibuktikan dengan dibangunnya secara resmi jalan-jalan khusus sepeda pada tahun 1890an oleh pemerintah. Selain adanya fasilitas, kebijakan mengenai bersepeda juga dimunculkan baik oleh pemerintah maupun organisasi-organisasi lokal. Seperti pada tahun 1891 hingga tahun 1907,organisasi ANWB getol mengkampanyekan manfaat bersepeda bagi seluruh kalangan masyarakat tanpa memandang profesi dan jabatan.

Usaha mereka tidak sia-sia, pada tahun 1910 tercatat penjualan sepeda sejumlah 450.000 unit di Belanda. Jumlah ini meningkat dua kali pada sembilan tahun berikutnya setelah muncul sepeda bergaya Belanda— sepeda  yang dilengkapi keranjang untuk membawa barang bawaan– mewabah di seluruh penjuru dunia. Setiap orang dari berbagai kalangan, termasuk para menteri pun bersepeda ke kantor dinasnya. Semenjak itulah Belanda dianggap menjadi Trend setter dan pelopor gaya hidup bersepeda. Belanda telah memulai jauh lebih awal sebelum para aktivis go green mengkampanyekan bersepeda sebagai gaya hidup dalam usaha menyelamatkan bumi. Nampaknya orang Belanda telah membuka mata lebih dulu atas manfaat sepeda. Di tengah maraknya worldwide issue seperti pemansan global, dunia membutuhkan moda transportasi yang ramah lingkungan, seperti sepeda yang tidak mengeluarkan polusi, perawatan sepeda yan jauh lebih murah dibanding kendaraan lainnya menjadikannya alternatif utama untuk berhemat, selain itu sepeda juga menggunakan sumber energi paling potensial di dunia, yakni otot manusia.

Modern dutch

Referensi

http://www.dutchdailynews.com/netherlands-bicycle-capital-of-the-world/
www.dutchcycling.nl/

Author: Admin Kompetiblog

Kompetiblog merupakan kompetisi menulis blog tahunan yang diselenggarakan oleh Nuffic Neso Indonesia, lembaga non-profit yang didanai oleh pemerintah Belanda untuk menjadi perwakilan pendidikan tinggi Belanda.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s