KOMPETIBLOG 2013

Kompetisi Blog Neso Indonesia 2013

#458 K2013# “Pesona Sang Gigi Biru+Mahkota Pelangi=Belanda”

Leave a comment

Oleh Aulia Ulfah

Siapa yang tidak tahu si gigi biru berteknologi tinggi yang mempesona dunia. Ya “Bluetooth”, si gigi birudalam bahasa Inggris. Lucu memang, tapi bukan arti harfiah itu yang akan kita ulas disini. Teknologinya yang digunakan untuk tukar-menukar data telah dapat dirasakan manfaatnya hingga saat ini. Hampir di setiap telepon genggam terdapat fasilitas ini. Ketepatannya dalam menghubungkan dan mensinkronkan antara satu peralatan dengan peralatan lain tanpa kabel tak bisa terbantahkan lagi. Siapa pioneer pengembangan teknologi bluetooth?

Gambar 1. Jaap Haartsen

 Ialah Jaap Haartsen warga berkebangsaan Belanda yang menemukan cara mentransfer data tanpa menggunakan kabel saat ia bekerja di perusahaan Ericsson. Kenapa alat ini dinamai Bluetooth?

Gambar 2. Logo Bluetooth

 Bluetooth diambil dari nama seorang raja “Harald Blatand” yang di Inggris juga dijuluki “Harald Bluetooth”, yang telah berhasil menyatukan suku-suku yang sebelumnya berperang, termasuk suku dari wilayah yang sekarang bernama Norwegia dan Swedia. Nama itu dipilih untuk menyoroti potensi teknologi dalam menyatukan industri telekomunikasi dan komputasi. Seperti halnya kegunaan bluetooth yang dapat menghubungkan antar media. Belanda pun mampu menghubungkan kreatifitas dengan keilmuan, bahkan lebih dari itu. Belanda mampu menciptakan sesuatu yang baru dari jenis yang sama, contohnya bunga Tulip. Siapa yang mengira bunga tulip bukanlah berasal dari Belanda?

Gambar 3. Bunga Tulip

 Ya, bunga tulip pada mulanya tumbuh liar di kawasan Asia Tengah dan Asia Barat. Kerajaan Ottoman Turki terpikat pada keindahan dan kesempurnaan bunga tulip dan mulai membudidayakannya sejak tahun 1000 M. Hubungan ekonomi dan politik antara Eropa dengan Kekaisaran Ottoman menjadikan pengetahuan tentang tulip ini semakin meluas dan populer di Eropa. Seorang humanis, dokter, dan ahli botani asal Belanda bernama “Carolus Clusius” direkrut oleh Kaisar Romawi Suci Maximilian II untuk membangun sebuah kebun botani di Vienna, dimana tulip tersebut diterimanya dari duta Konstantinopel (Istanbul). Kemudian tulip dengan berbagai warna berkembang untuk pertama kalinya di Eropa, bahkan hingga saat ini kita dapat menyaksikannya di kebun bunga terbesar di dunia, yaitu Keukenhof.

Gambar 4. Keukenhof “Big Ben Tower Bridge”

Kedua pesona itulah yang membuat mata dunia terpanah. Pesona Sang Gigi Biru (Bluetooth) danMahkota Pelangi berbagai warna (Tulip) yang berhasil membuat Belanda mempesona sekian pasang mata dunia. Dan lagi-lagi Belanda melahirkan pelopor perubahan yang jeli melihat peluang besar. Maka, marilah kita jeli dengan peluang dan jadilah pelopor untuk Indonesia.

Referensi

http://www.thewirelessdirectory.com/Bluetooth-Overview/Bluetooth-Overview.htm

http://www.gioacchino.be/project/bluetooth.pdf

http://selections.rockefeller.edu/wp-content/uploads/2012/07/ns-03-2011.pdf

http://www.floraholland.com/en/

Author: Admin Kompetiblog

Kompetiblog merupakan kompetisi menulis blog tahunan yang diselenggarakan oleh Nuffic Neso Indonesia, lembaga non-profit yang didanai oleh pemerintah Belanda untuk menjadi perwakilan pendidikan tinggi Belanda.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s