KOMPETIBLOG 2013

Kompetisi Blog Neso Indonesia 2013

#451 Belanda : Pelopor Orange dari Tanah Rendah

5 Comments

Oleh Neltji Steffany noya

Pertama-tama, sangat bersyukur masih ada kesempatan buat mengikuti Kompetiblog 2013. Sama sekali gak kerasa sudah setahun berlalu dan hampir ketinggalan buat ikut lomba ini. Biasa.. mahasiswa baru, sibuk sama tugas dan kegiatan organisasi. Kekeke~

Ngomong-ngomong tentang pendidikan dan tema dari Kompetiblog 2013 ini sebenarnya banyak sinkronisasinya. Belanda dengan jumlah penduduk yang jauh berbeda dengan Indonesia dan juga memiliki pendapatan yang lebih besar dengan pendapatan Indonesia mampu menyediakan hampir 50% dana pendidikan bagi masyarakatnya.

Kalau digambarkan dengan air dan gelas, Belanda kelebihan air tapi kekurangan gelas. Intinya, mereka kelebihan ‘duit’ buat dana pendidikan masyarakatnya. Alhasil, program-program beasiswa merekapun kecipratan ke negara-negara lain. Salah satunya lewat hadiah Kompetiblog 2013 ini.

Arti dari Dutch sendiri menurut berbagai bahasa di Eropa adalah “Low Country”. Lho, kok “Low Country”? Ini dikarenakan Belanda memiliki tanah yang lebih rendah dari permukaan laut. Oleh karena itu, Belanda sering mengalami banjir besar. Tapi, apakah Belanda selamanya menjadi negara kecil yang terlihat ”rendah”?

Belanda adalah negara yang memiliki berbagai kampus bergengsi di berbagai bidang. Kalau mau belajar seni atau hukum, Belanda selalu nomor satu. Bisa dibilang, Belanda juga adalah negara yang pertama kali mengajar hukum yang serillnya. Tidak menutup kemungkinan, banyak orang dari berbagai belahan dunia untuk melanjutkan pendidikan hukumnya ke Belanda.

Pioneer sendiri berarti pelopor. Nah, kalau aku jabarin semuanya disini kayaknya gak bakal cukup deh mengingat prestasi Belanda sebagai pelopor di berbagai bidang. Di Wikipedia sendiri, kita bisa dapat banyak informasi tentang Belanda dari bahasa sampai bidang ekonomi dan lingkungannya.

Belanda adalah negara dengan cerita pahit mengenai banjir. Mereka pernah kehilangan lebih dari 50,000 jiwa di tahun 1287. Dikatakan, itu sebagai bencana banjir paling memilukan di dunia. Tapi, Belanda tidak berhenti disitu. Mereka mempelopori pembuatan tanggul yang besar dan tanah yang dibangun diatas air. Singkatnya, sebagian tanah di Belanda adalah buatan tangan manusia. Apa ada negara yang mampu melakukan itu sebelumnya?

Ini bicara tentang kekuatan tekad dan kemampuan manusia untuk melakukan apapun demi keberlangsungan kehidupannya. Seorang pelopor bicara bukan mengenai inovasi saja tapi juga bicara mengenai kekuatan diri untuk membangun diri sendiri dan lingkungan. Tidak menutup kemungkinan kalau negara ini dibangun dari tekad beberapa orang yang mau bekerja sama untuk membangun lingkungannya. Jadi, selamat menjadi pelopor-pelopor baru di Indonesia, negara yang ditinggalkan banyak kisah oleh Belanda. #tsahhh

Author: Admin Kompetiblog

Kompetiblog merupakan kompetisi menulis blog tahunan yang diselenggarakan oleh Nuffic Neso Indonesia, lembaga non-profit yang didanai oleh pemerintah Belanda untuk menjadi perwakilan pendidikan tinggi Belanda.

5 thoughts on “#451 Belanda : Pelopor Orange dari Tanah Rendah

  1. Belanda, dari cerita dosenku, sebenarnya sejarah yg diceritakan turun menurun di indonesia beda dengan cerita dari belanda. Two thumbs for dutch!
    Hoping I can visit holland someday🙂

  2. belanda,,, nanti aku ke sana fan,, hahaha

  3. Thanks for the comments🙂

  4. kerennn bangett kak Belanda juga impian.. Tullipsnya, tata kotanya.. Aku suka bangett sama tata kotanya. Walaupun dulu Indonesia pernah dijajah, tapi tata kota Indonesia jaman penjajahan jauh lebih baik dan bagus buatan Belanda.. Buktinya, hampir semua bangunan dari mereka tetap kokoh kan sampai sekarang.. Good job kak😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s