KOMPETIBLOG 2013

Kompetisi Blog Neso Indonesia 2013

#438 Pelopor yang Melegenda

1 Comment

Oleh Sabatina Putri Wijaya

Walaupun sebuah penjajahan meninggalkan dampak negatif, tapi berdiamnya bangsa Belanda di Indonesia selama lebih dari 3 abad, sebenarnya meninggalkan warisan yang akan dikenang hingga anak-cucu juga. Belanda mewariskan berbagai peninggalan yang sangat berharga.
Yuk, kita flashback dulu!

Cornelis de Houtman

Pada tahun sekitar 1500-an, setelah munculnya teori heliosentris, para penjelajah dari Eropa tergerak untuk membuktikan hal itu. Salah satunya, Cornelis de Houtman, bapak berkebangsaan Belanda yang sudah berjasa membuka jalan sebagai jalur perdagangan dari Eropa ke arah timur untuk mendapatkan rempah-rempah. Berkat Houtman, 65 kapal Belanda berhasil mendarat ke Timur untuk perdagangan rempah-rempah yang juga menjadi cikal bakal adanya Hindia Belanda.

Tahun demi tahun berganti dan teknologi pun semakin maju. Surat kabar pertama kali di Indonesia dicetak oleh Belanda dan berbahasa Belanda, namanyaBataviasche Nouvelles tahun 1744. Lahirnya surat kabar itu memberi dampak nyata bagi Indonesia. Walaupun media cetak sudah agak kalah dengan gadget-gadget super canggih, tapi media cetak memang eksis dalam waktu yang sangat lama sampai hari ini.

Bataviasche Nouvelles

Surat kabar berbahasa Belanda jadi juga “andil” dalam memperkaya kosakata Bahasa Indonesia. Terima kasih pada Belanda dalam kata-kata “Koolkast” atau kulkas, “Ananas” atau nanas, “Kantoor”atau kantor, dan kata-kata lainnya. Oh iya, bahkan kata preman diambil dari Bahasa Belanda, “Vreijman”! Nggak nyangka kan, kata-kata tersebut sebenarnya dari Bahasa Belanda!

Nggak cuma bahasa, tapi juga transportasi kereta api itu dipelopori oleh bangsa Belanda yang mendirikan rel kereta api pertama di Semarang tahun 1864 oleh L.A.J. Wilt baron Sloet van de Beele yang juga seorang Gubernur Jenderal Hindia Belanda ke-52. Selain pembangunan rel kereta apinya, kita masih bisa melihat stasiun peninggalan Belanda seperti stasiun di Bandung, atau Stasiun Jakarta Kota, yang masih kelihatan kesan jadulnya.

Sekolah rakjat

Nah, setelah sekian lama Belanda menetap di Indonesia, tahun 1900-an awal merupakan tahun munculnya politik etis atau politik balas budi. Kebijakan ini ditujukan untuk masyarakat pribumi. Pemerintah Hindia-Belanda menekankan pada bidang pendidikan, irigasi, dan migrasi. Untuk pertama kalinya, rakyat Indonesia asli dapat mengenyam pendidikan, seperti Sekolah Rakyat yang juga mengenalkan sistem baca-tulis. Sistem irigasi tradisional dikembangkan jadi lebih modern oleh Belanda dan pertama kalinya Indonesia melakukan sistem migrasi. Ternyata dari jaman dulu, Belanda sudah sadar kalau sebagian besar penduduk Indonesia ada di Pulau Jawa, ya!

Setelah mencetak sejarah panjang bagi perkembangan bangsa Indonesia, kali ini Belanda melahirkan aktor-aktor yang menciptakan inovasi yang wow! Pernah terpikirkan nggak, untuk membuat jalan tol yang glow in the dark? Atau, mobil ramah lingkungan? Atau bahkan, mobil yang melintas di jalan sebagai tenaga listrik untuk lampu jalan? Itu semua telah dirancang oleh orang-orang Belanda dengan sempurna!

Jalan glow in the dark

Nah lihat kan, sejak Indonesia masih ada di bawah kekuasaan Belanda, orang-orang Belanda sudah melakukan inovasi yang luar biasa, yang menjadi pioner untuk generasi kita. Bahkan sampai saat ini, Belanda sedang mencetak orang-orang yang berkualitas dan menjadi pelopor yang mendunia!

Author: Admin Kompetiblog

Kompetiblog merupakan kompetisi menulis blog tahunan yang diselenggarakan oleh Nuffic Neso Indonesia, lembaga non-profit yang didanai oleh pemerintah Belanda untuk menjadi perwakilan pendidikan tinggi Belanda.

One thought on “#438 Pelopor yang Melegenda

  1. Funktionalität, Qualität und Schönheit, dies sind die Grundeigenschaften von Festina Uhren und machen die Uhr zu einem präzisen Schmuckstück für jede Gelegenheit.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s