KOMPETIBLOG 2013

Kompetisi Blog Neso Indonesia 2013

#425 Kincir Angin Sang Pelopor

Leave a comment

Oleh Isensia Meiveny

Kehangatan warna oranye melambangkan keceriaan, terlihat dari kehidupan di Belanda yang memiliki kebersamaan dan keramahan.
Keindahan bunga tulip melambangkan kasih yang sempurna, terlihat dari keindahan negeri Belanda yang menciptakan suasana yang damai sejahtera.
Kekuatan kincir angin dalam menghadapi berbagai cuaca terlihat dari Negara Belanda yang berdiri teguh di setiap kondisi zaman.
Itulah ketiga julukan untuk Belanda yang sebenarnya memilki makna mendalam terhadap negeri tersebut. Belanda terletak di Eropa Barat yang memiliki luas daerah 40.000km2. Selain sebagai negeri kincir angin, Belanda juga dikenal sebagai negeri bunga tulip dan negeri seribu tanggul. Disebut negeri seribu tanggul karena di Belanda banyak tanggul raksasa yang berfungsi untuk membendung air laut agar tidak mengalir ke daratan.
Belanda adalah negara yang tidak hanya kuat melainkan juga sebagai negara pelopor dan penemu. Mulai dari penemu mikroskop Hans dan Zacharias Janssen, penemu kapal selam Cornelius Drebbel, penemu teleskop praktikal Hans Lippershey,  sampai dengan penemu bakteria Anton van Leeuwenhoek dengan mikroskop kanta tunggalnya, serta pembuat coklat yang terkenal Coenraad Johannes van Houten, dan masih banyak penemu dan pelopor lainnya.
Dari semua penemu-penemu itu, mungkin jarang yang menyadari bagaimana negara dibawah permukaan laut itu bisa tetap makmur, aman, dan jaya dengan kondisi geografisnya yang riskan. Koninkrijk der Nederlanden yang berarti “Kerajaan Tanah-Tanah Rendah” dan sejak abad ke-13 Belanda sudah menggunakan kincir angin baik untuk menggiling gandum ataupun mengatasi aliran air agar terhindar dari banjir.
Walaupun semua kincir angin di Belanda hampir terlihat sama, sebenarnya terdapat berbagai jenis dari kincir angin tersebut. Menurut fungsinya, kincir angin dibagi menjadi dua jenis yaitu kincir angin untuk kepentingan industri dan kincir angin untuk penyaluran air. Selain digunakan untuk membantu proses irigasi dan menggiling hasil panen, kincir angin di Belanda juga digunakan sebagai sarana informasi, yaitu pemberitahuan kematian seseorang dengan arah kincir angin yang berlawanan.
Angin merupakan sumber energi yang relatif bersih dan ramah lingkungan karena tidak menghasilkan karbon dioksida (CO2) atau gas-gas lain yang berperan dalam pemanasan global. Angin juga tidak menghasilkan limbah yang berbahaya bagi lingkungan ataupun manusia, dan mengurangi penyebab efek rumah kaca. Keinginan kuat pemerintah Belanda untuk mengembangkan energi angin, merupakan bagian dari upaya negara itu dalam meningkatkan energi terbarunya, yang masih didominasi oleh energi-energi fosil. Selain itu kincir angin juga berperan dalam bidang objek wisata. Maka dari itu Belanda sering disebut Negeri Kincir Angin, karena banyaknya kincir angin yang dijadikan objek wisata.
Belanda juga mempunyai ekonomi yang maju dan terbuka, terlihat dari perusahaan produk konsumsi rumah tangga (Unilever), perusahaan minyak (Shell), dan perusahaan elektrikal (Philips). Walaupun sektor pertaniannya hanya menyediakan peluang pekerjaan kurang dari 4% populasi, Belanda mampu mengatasinya dengan industri makanan untuk diekspor dan menduduki urutan ketiga dalam daftar pengekspor makanan setelah Amerika Serikat dan Perancis.
Semua teknologi dan kemajuan sekarang ini tidak akan terwujud tanpa ada semangat rakyat Belanda untuk mencari cara mempelajari kekurangan mereka. Walaupun mereka mempunyai kekurangan yaitu daratan yang berada dibawah permukaan air laut, kekurangan itu bukan untuk mereka sesali tetapi memotivasi diri mereka bagaimana mengatasi kekurangan tersebut.
Kincir Angin itu mengamankan daratan Belanda dari dinginnya air laut dan hangatnya daratan Belanda itu kini menghasilkan pelopor-pelopor yang membangun Belanda sampai kejayaannya. Negara yang hebat bukan hanya negara yang memiliki banyak kelebihan, tetapi negara yang bisa bangkit dari kegagalan mengatasi kekurangannya untuk menjadi yang lebih baik. Itulah Negeri Kincir Angin beserta Sang Pelopornya.
Referensi

Author: Admin Kompetiblog

Kompetiblog merupakan kompetisi menulis blog tahunan yang diselenggarakan oleh Nuffic Neso Indonesia, lembaga non-profit yang didanai oleh pemerintah Belanda untuk menjadi perwakilan pendidikan tinggi Belanda.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s