KOMPETIBLOG 2013

Kompetisi Blog Neso Indonesia 2013

#407 Imajinasi dan Kenyataan

Leave a comment

Oleh Meta Mulyani

Belanda adalah negara self-service. Hal itu menjadikan Belanda merupakan negara yang memiliki tingkat inovasi yang sangat tinggi. Buktinya, banyak sekali penemuan-penemuan baru yang berasal dari negara ini. Bahkan sudah ada lima belas ilmuwan dari Negeri van Oranje ini yang menerima hadiah Nobel di bidang kimia, fisika, kedokteran, ekonomi, dan perdamaian. Tidak lain dan tidak bukan semua adalah berkat kualitas pendidikan yang ada di Belanda. Di Times Higer Education World University Ranking 2012-2013 sebanyak lima universitas Belanda menempati posisi 15 besar. Ini juga yang menarik 81.700 mahasiswa internasional untuk belajar di Belanda.

Bagi Belanda, pendidikan merupakan aset untuk menemukan inovasi-inovasi yang baru. Sehingga di perguruan tinggi Belanda menggunakan sistem pengajaran yang interaktif dan berfokus pada peserta didik, memberikan perhatian dan kebebasan lebih bagi mahasiswa untuk mengembangkan pendapat dan kreatifitas. Pedidikan di Belanda mengasah kemampuan para akademisi untuk memaksimalkan potensi dan memfasilitasinya untuk melakukan riset ilmiah. Sehingga imajinasi mereka tidak hanya sekedar khayalan saja tapi mewujudkannya menjadi kenyataan.

Bahkan sampai sekarang Belanda terus menunjukkan kualitas pendidikan yang baik di dunia internasional. Mahasiswa Belanda sanggup menunjukkan bahwa imajinasi mereka bisa menjadi kenyataan, dan layak untuk disebut ‘pioner’ di dunia internasional.
Beberapa imajinasi mahasiswa Belanda yang menjadi kenyataan antara lain :
– Saski Nijmeijer mahasiswi MA di VU University Amsterdam memenangkan Solvay Young Talent untuk terobosan riset internasionalnya tentang protein yang diproduksi oleh virus Herpes Epstein-Barr. Sekitar 80% dari polpulasi dunia terinfeksi virus ini, yang dapat pula berkontribusi menyebabkan kanker.
– Sekelompok mahasiswa Universitas Delft di Belanda, memecahkan rekor sepeda tercepat tingkat Eropa.
 
– Sebuah tim yang terdiri dari empat mahasiswa dari Meksiko, Turki, Polandia, dan Belanda di Wageningen University menjadi juara pertama dalam kompetisi solusi teknik terbaik dalam krisis pangan global dengan Resep bubur Sorghum-Termite yang mereka buat.
– Dalam kompetisi pengembangan games tingkat dunia, Global Game Jam, pelajar dari NHTV dan HKU berhasil meraih suara terbanyak dari penonton maupun juri Cardboard Carnival.
– European Environmental Design Award 2010 memenangkan tipografi “Ecofont” yang hemat tinta yang dikembangkan oleh alumni Utrecht School of the Arts.
Nah, itulah contoh-cotoh imajinasi dari mahasiswa di Belanda yang sudah jadi kenyataan. Imajinasi yang menjadi kenyataan adalah visi pendidikan Belanda. Jangan heran kalau di Belanda seorang dosen akan menghujani mahasiswanya dengan berbagai macam pertanyaan. Pertanyaan-pertanyaan itulah yang merangsang otak untuk selalu berpikir dan semakin aktif dalam menciptakan hal-hal yang baru. Sehingga mahasiswa di Belanda mengaplikasikan pengetahuan dan kemampuan mereka dengan baik. So, mereka tidak hanya belajar teori belaka, seperti kata Albert Einstein “Imagination is more important than knowledge“. Sistem Problem Based Learning yang dianut pendidikan Belanda mengajarkan untuk memecahkan masalah melalui pembelajaran yang mandiri dan disiplin.  Itulah sebabnya mengapa Belanda banyak menghasilkan pioner-pioner di dunia yang bisa merealisasikan imajinasinya.
Bisakah kita yang di Indonesia mewujudkan imajinasi kita menjadi kenyataan?

Author: Admin Kompetiblog

Kompetiblog merupakan kompetisi menulis blog tahunan yang diselenggarakan oleh Nuffic Neso Indonesia, lembaga non-profit yang didanai oleh pemerintah Belanda untuk menjadi perwakilan pendidikan tinggi Belanda.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s