KOMPETIBLOG 2013

Kompetisi Blog Neso Indonesia 2013

#402 Blue Energy, Semangat Bahan Bakar Sang Negeri Kincir Angin

Leave a comment

Oleh Ilfa Nuraisyah 

Kop op als het water je tot de lippen reikt; Hold it if the water reaches your lips.

“Ketika segalanya terasa gelap. Ketika semua kesulitan telah mencapai puncaknya. Bertahanlah! Sebentar lagi matahari akan terbit. Karena puncak kesulitan adalah awal dari munculnya kemudahan. Barang siapa yang mampu bertahan di puncak kesulitan tersebut, maka dia akan segera memetik hasilnya.”

Peribahasa di atas adalah gambaran perilaku masyarakat Belanda yang mampu bertahan dari segala ancaman alam yang sewaktu-waktu siap mengintai. Temuan dan gebrakan terus dilakukan, karena 25% wilayahnya berada di bawah permukaan laut. Kondisi tersebut cenderung mengancam keberadaan Belanda yang sewaktu-waktu bisa lenyap karena sapuan air laut. Namun, adanya semangat luar biasa dari masyarakat Belanda untuk bertahan ditandai dengan munculnya banyak ide dan temuan-temuan baru. Tidak ayal Belanda pun tumbuh menjadi negara maju.

Kira-kira, siapa yang menduga Belanda sebagai salah satu negara maju di Eropa, pernah mengalami krisis energi yang cukup melemahkan perekonomian negaranya? Kondisi tersebut, lantas tidak membuat Belanda diam tanpa usaha. Semangat yang tidak pernah padam, mampu menjadikan Belanda bangkit dari keterpurukan. Segenap upaya terus dilakukan salah satunya, berinovasi di bidang air dengan memanfaatkan sumber daya alam Belanda yang sebagian besar ialah air. Sementara itu, air merupakan salah satu bentuk dari energi alternatif (renewable energy).

Sampai saat ini, pemerintah Belanda sedang gencar-gencarnya mengembangkan teknologi air untuk mengatasi masalah krisis energi tersebut. Salah satunya ialah blue energy yang telah disiapkan sejak tahun 2004, yaitu mengembangkan pusat energi listrik dari perbedaan potensi antara air laut (asin) dan air sungai (tawar). Metode yang digunakan adalah Reverse Electrodialysis (RED), metode ini dipilih karena dinilai lebih menjanjikan untuk pengekstrakan energi dari perbedaan elektrolit antara air laut dan air sungai. Perbedaan tegangan yang kecil dilipatgandakan dengan kompartemen seri oleh membran-membran yang selektif terhadap anion dan kation sehingga diperoleh tegangan besar untuk energi. Teknologi ini sangat menjanjikan, karena tanpa emisi CO2, NOxdan SOx.

Namun, teknologi ini tidak berjalan mulus seperti yang diduga. Membran yang mahal menuntut Belanda harus menjawab tantangan Menteri Ekonominya Maria van der Hoeven.”Tantangannya ialah bagaimana menyediakan energi yang bersih, murah danterpercaya”. Akhir tahun 2004, Belanda berhasil menemukan membran yang terbuat dari polietilen dengan biaya 50 sampai 100 kali lipat lebih murah. Hal ini membuktikan, bahwa semangat luar biasa adalah bahan bakar bagi sang negerikincir angin untuk selalu menjadi penemu.

Den HaagBiro konsultan Ecofys menghitung satu pintu air bisa menghasilkan listrik 80 MW dangan tarif EUR 8sen/KWh. Perhitungan ini lebih murah dibandingkan dengan listrik tenaga angin yang tarifnya EUR 10,3 sen/KWh. Teknologi ini juga lebih menguntungkan dibanding listrik konvensional yang terbuat dari fosil, karena kedepannya akan semakin mahal seiring menipisnya bahan baku. Proyek ini sangat menjanjikan, karena selain bahan bakunya melimpah dan gratis dari alam, biaya yang dibutuhkan untuk pengadaan proyek ini tergolong murah. Di Belanda, pusat pengembangan teknologi ini terletak di Afsluitdijk dan Waddenzee.

Setelah Belanda sukses mengembangkan proyek ini, sebaiknya Indonesia dapat belajar dari semangat bangsa Belanda. Disuguhi kondisi yang kurang menguntungkan dengan sebagian besar daerahnya terdiri dari air, Belanda mampu bertahan bahkan tumbuh menjadi negara maju. Yakin Indonesia bisa.^_^

Referensi

http://news.detik.com/read/2008/05/23/224253/944201/10/belanda-sudah-lama-siapkan-blue-energy?nd771104bcj
http://news.detik.com/index.php/detik.read/tahun/2008/bulan/05/tgl/24/time/032351/idnews/944248/idkanal/10
http://news.detik.com/read/2008/05/24/103230/944295/10/tarif-listrik-blue-energy-eur8-sen
http://news.detik.com/read/2008/06/19/121037/959023/10/rp-1086-triliun-untuk-blue-energy-dan-energi-alternatif
http://www.groenkennisnet.nl/dossiers/Pages/Blauwe-energie.aspx
http://questgarden.com/116/11/6/101206202446/process.htm
http://jalanjalankelilingdunia.blogspot.com/2010/04/netherlands-negara-dengan-2ibukota.html

Author: Admin Kompetiblog

Kompetiblog merupakan kompetisi menulis blog tahunan yang diselenggarakan oleh Nuffic Neso Indonesia, lembaga non-profit yang didanai oleh pemerintah Belanda untuk menjadi perwakilan pendidikan tinggi Belanda.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s