KOMPETIBLOG 2013

Kompetisi Blog Neso Indonesia 2013

#379 Infrastruktur dan Teknologi yang Hadir dalam Aktivitas Bersepeda di Belanda

Leave a comment

Oleh Arditama Nusantara Putra

(Foto 1: Salah satu sudut kota Zwolle)

Saat ini jika kita tengah bersepeda pada malam hari di kota Zwolle, Belanda, maka perjalanan kita akan ditemani oleh penanda jalan yang dapat menyala dalam gelap! Teknologi “Glow in the Dark Roads” ini sedang diuji coba oleh Daan Roosegaarde (desainer Belanda) beserta timnya, dengan menggunakan cat khusus yang mengandung bubuk foto-bercahaya. Di dalam bubuk tersebut terdapat kristal yang dapat menyimpan energi matahari pada siang hari, yang kemudian akan dikonversikan menjadi cahaya untuk menerangi permukaan jalan di malam hari dengan daya tahan hingga 10 jam. Teknologi ini hadir sebagai salah satu solusi bagi upaya pemerintah yang hendak menghemat pengeluaran negara dengan cara mematikan sebagian lampu jalan di malam hari, dengan tetap memperhatikan kenyamanan dan keselamatan bersepeda.


Tak sampai disitu, Roosegaarde beserta timnya juga tengah mengembangkan sebuah teknologi di mana jalan dapat dihangatkan pada musim dingin (Heated Cycle Tracks), sehingga kecelakaan yang disebabkan oleh jalan yang licin dapat diminimalisir. Caranya adalah dengan menempatkan pipa kecil pada beton yang terdapat di bawah jalan, yang nantinya akan dialiri air tanah yang hangat untuk menjaga suhu jalan agar tetap berada di atas titik beku. “If cycle lanes are frozen over for four weeks, that results in about 7,000 more accidents involving cyclists.” kata Arien de Jong, juru bicara Dutch Cyclists Unions.

Lalu mengapa Belanda sangat giat mengembangkan teknologi yang mendukung aktivitas bersepeda bagi warganya?

Jawabannya: “Holland and bicycles go together like bread and jam!”

(Foto 2: Aktivitas bersepeda di Amsterdam)

Belanda dan Sepeda memang dua hal yang sulit untuk dipisahkan. Di negeri tersebut aktivitas bersepeda tidak dilihat sebagai latihan ramah lingkungan, melainkan cara untuk menjangkau sekitar. Bersepeda merupakan cara bagi orang dewasa untuk bekerja, dan cara bagi anak-anak untuk pergi ke sekolah. Proses pembudayaan dalam aktivitas bersepeda juga telah dilakukan sejak usia dini, di mana adalah hal yang sangat umum jika kita melihat seorang Balita yang sedang dibawa bersepeda oleh orang tuanya.

(Foto 3: Seorang Ibu yang membawa anak-anaknya bersepeda)

(Foto 3: Seorang Ibu yang membawa anak-anaknya bersepeda)

Setiap hari seorang warga Belanda rata-rata bisa bersepeda sejauh 2,5 km. Dan selama berpuluh-puluh tahun infrastruktur dan jaringan sepeda di Belanda telah didesain secara terencana serta terintegrasi dengan transportasi umum lainnya seperti kereta, sehingga jarak yang jauh tidak menjadi penghalang bagi masyarakat untuk beraktivitas dengan menggunakan sepeda. “The workplace of many people could be 50 km away from home. They take a bike to station, take the train for 45 km, and again use bike in the last few km,” kata Roelof Wittink, Direktur dari Dutch Cycling Embassy.

(Foto 4: Area parkir sepeda di stasiun kereta Amsterdam)

Budaya bersepeda di Belanda, juga infrastruktur dan teknologi yang hadir disekitarnya saat ini, pada dasarnya merupakan sebuah upaya berkelanjutan sejak tahun 1970-an ketika pemerintah Belanda mulai mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang lebih mendukung penggunaan sepeda daripada mobil sebagai alat transportasi bagi warganya. Dan hasilnya kini? 99,1% dari total 16,6 juta warga Belanda adalah pengguna sepeda! “The concepts they pioneered then shaped the culture and the appreciation of the bicycle today,” kata Tom Godefrooij dari Dutch Cycling Embassy. Selain itu kota-kota di Belanda juga menjadi lebih layak huni, memiliki kualitas udara yang lebih baik, dan ekonomi lokal tumbuh karena ada lebih banyak orang yang berada di jalan.

Referensi

  1. BBC, “Dutch Try Heated Cycle Tracks and Glow in the Dark Roads”, http://www.bbc.co.uk/news/world-europe-20942340
  2. ____, “Heated Cycle Lanes to Warm Dutch Winter Cyclists,” http://www.bbc.co.uk/news/world-europe-20041522
  3. Mamoni Das, “How the Netherlands Encourages Use of Bicycles”, http://www.thehindubusinessline.com/industry-and-economy/logistics/how-the-netherlands-encourages-use-of-bicycles/article2804088.ece
  4. Markenlei, “How the Dutch Got Their Cycle Paths”, http://www.youtube.com/watch?feature=player_embedded&v=XuBdf9jYj7o
  5. _________, “Junction Design the Dutch – Cycle Friendly – Way”, http://www.youtube.com/watch?v=FlApbxLz6pA&feature=player_embedded
  6. Richard Peace, “High Tech Dutch Roads to Benefit Cyclists”,http://www.bikeradar.com:80/commuting/news/article/high-tech-dutch-roads-to-benefit-cyclists-36155/
  7. Russel Shorto, “The Dutch Way: Bicycles and Fresh Bread”, http://www.nytimes.com/2011/07/31/opinion/sunday/the-dutch-way-bicycles-and-fresh-bread.html?_r=1&
  8. CBC, “Revolutionary Road: The Netherlands Is Making Plans To Introduce Glow In The Dark Roads And Heated Bike Lanes”, http://www.cbc.ca/strombo/technology-1/revolutionary-road-the-netherlands-is-making-plans-to-introduce-glow-in-the-dark-roads-and-heated-bi.html
  9. Steve Hall, “The Orange Revolution: Can the Dutch Change the World?”, http://www.andbike.cc/bike-and-cycling-culture/the-orange-revolution-can-the-dutch-change-the-world/
  10. Willowthewisp, “Dutch Bicycle Culture”, http://willothewisp.nl/the-netherlands/dutch-bicycle-culture/

Referensi gambar

  1. Chris, “Amsterdam”, http://www.flickr.com/photos/_dchris/7329056452/
  2. Onderwijsgek, “Zwolle”, http://commons.wikimedia.org/wiki/File:Zwolle_Grote_Markt_2006.JPG
  3. Marion Rice, Riding with kids: Which bike set-ups work best? http://bikeportland.org/2008/04/15/carfree-with-kids-which-bikes-work-best-7148
  4. Larry Lagarde, “Re-Emergence of Cycling & Urban Living”, http://ridethisbike.com/2008/07/re-emergence-of-cycling-urban-living.html

Referensi video

  1. BBC, “Dutch Try Heated Cycle Tracks and Glow in the Dark Roads”, http://www.youtube.com/watch?v=GCglplOWND4

Author: Admin Kompetiblog

Kompetiblog merupakan kompetisi menulis blog tahunan yang diselenggarakan oleh Nuffic Neso Indonesia, lembaga non-profit yang didanai oleh pemerintah Belanda untuk menjadi perwakilan pendidikan tinggi Belanda.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s