KOMPETIBLOG 2013

Kompetisi Blog Neso Indonesia 2013

#376 Masa Depan Air Tanah Dunia dan Peran Serta Belanda

Leave a comment

Oleh Bambang Priadi

Bumi  terdiri dari 97.5% air asin dan 2.5% airtawar. Dari 2.5% air tawar yang tersedia, 70%-nya berbentuk es di Antartika danGreenland, 1%-nya bisa digunakan oleh manusia, sementara sisanya tidak dapatdiakses karena ‘terkubur’ jauh didalam tanah atau berbentuk kelembaban tanah(FAO, 2009.)

Dengan peningkatan populasi dunia(rata-rata) sebanyak 80 juta jiwa pertahun, penggunaan air bersih otomatis ikutmeningkat—secara drastis—hingga mencapai 3 kali lipat dalam kurun waktu 50tahun terakhir, atau sebesar 64 milyar kubik pertahunnya. Tambahkan lagi denganpencemaran yang berasal dari air limbah:

“An estimated 90% of all waste water indeveloping countries is discharged untreated directly into rivers, lakes or theoceans. Globally, 2 million tons of untreated waste water — sewage,industrial and agricultural waste—is discharged into the world’s waterwaysevery day.”

National Geographic Society, WorldwatchInstitute , New York Times,

UN Environment Program for the facts 

Miris rasanya. Ketersediaan airbersih yang hanya 1% pun harus pula tercemar jutaan ton air limbah per harinya.Bahkan bisa jadi, beberapa puluh tahun mendatang, penyebab perang duniabergeser, dari yang semula memperebutkan minyak, kemudian beralih memperebutkanair bersih.

Untungnya, setiap hal di duniaini diciptakan secara berpasang-pasangan, seperti halnya konsep ‘Yin-Yang.’ Dimana,pada sisi pertama, manusia berperan sebagai perusak alam yang tak terkalahkan,sementara di sisi yang lainnya, manusia ‘berfungsi’ sebagai penjaga kelestarianalam itu sendiri.

Untuk mempermudah manusiamengerjakan pekerjaan rumah sebagai penjaga kelestarian alam, sudah barangtentu dibutuhkan suatu alat. Dan, dalam konteks problem solving se-massiveini, kita bisa menyebut alat tersebut dengan julukan ‘teknologi.’

Adalah Professor Mark vanLoosdrecht dari Delft University of Technology, seorang ilmuwan berkewarga-negaraanBelanda, yang telah menciptakan sebuah teknologi berjuluk Annamox. Teknologi pengolahanair limbah superior yang mampu menkonversi ammonium menjadi gas nitrogen yangramah lingkungan. Selain itu, Annamox juga mampu mengurangi emisi karbondioksida hingga 90% bila dibandingkan dengan proses nitrifikasi/denitrifikasikonvensional.

Annamox pertama kali diadopsi padapengolahan air limbah di Belanda, kemudian disusul oleh negara-negara lain seperti;Austria, China, Jepang dan Amerika. Dan ‘sayangnya,’ semuanya pada levelindustri. Seandainya teknologi ini juga bisa diterapkan pada level desa, ataubahkan rumah tangga, tentunya ancaman kelangkaan air bersih pada masa-masamendatang – yang notabene ‘sangat sedikit’ – bisa semakin direduksi.

Semoga pada masa mendatang,teknologi ini bisa diaplikasikan di Indonesia, dan juga negara-negaraberkembang lainnya.

Referensi

Sick Water?The Central Role of Wastewater Management in Sustainable Development

Fact Sheet -Prof M.C.M (Mark) van Loosdrecht and Annamox Technology (http://www.tudelft.nl)

Author: Admin Kompetiblog

Kompetiblog merupakan kompetisi menulis blog tahunan yang diselenggarakan oleh Nuffic Neso Indonesia, lembaga non-profit yang didanai oleh pemerintah Belanda untuk menjadi perwakilan pendidikan tinggi Belanda.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s