KOMPETIBLOG 2013

Kompetisi Blog Neso Indonesia 2013

#374 Resep dari Belanda: Tumbuh Besar Makin Pintar Lewat Belajar

1 Comment

Oleh Rini Ayuningtias

Eropa dikenal memiliki sistem pendidikan yang berkualitas, Belanda salah satunya. Negeri Kincir Angin ini sepertinya tahu betul bahwa pendidikan adalah hak setiap orang. Kaya miskin,tua muda, semua mendapat kesempatan yang sama untuk belajar. Tak heran jika mayoritas bangsanya merupakan active learner.

The Ministry of Education, Culture and Science di Belanda dengan bijak membentuk habit bangsanya. Melalui pendidikan kebudayaan yang layak sebagai agenda utama, Pemerintah Belanda ingin agar anak muda di sana senang menikmati serta turut berpartisipasi dalam melestarikan kebudayan dan seni pengetahuan.

Museum, galeri, teater, hingga perpustakan dibangun sebanyak mungkin agar masyarakat bisa menghabiskan leisure time yang berkualitas. Tiket bersubsidi, atau bahkan akses gratis untuk anak muda juga diberikan. Soal kurikulum, subjek Arts and Cultural Education juga telah diimplementasikan sejak 1999 sebagai pendidikan sekunder di Belanda.

Mengunjungi bangunan bersejarah adalah inti dari subjek tersebut. Misinya jelas, yakni merangsang ketertarikan anak muda terhadap kebudayaan dan aktivitas kultural yang tersebar di beberapa wilayah.

Hal ini berdampak pada kenyataan menarik, anak muda secara signifikan tidak hanya berperan sebagai konsumen produk budaya, tapi juga lebih jauh secara aktif memproduksi lagi kebudayaan tersebut. Misalnya saja, aksi yang terjadi di Museum Bonnefantenmuseum atau biasa disebut denganM2LIVE.

Selama event M2LIVE berlangsung, anak muda banyak memainkan peran penting. Partisipan bisa terlibat menjadi guide yang setelah itu mendapat sertifikat penghargaan dari pemerintah dan museum. Keuntungan lainnya, mereka juga bisa berlatih untuk merasakan sendiri bagaimana praktek dunia kerja sesungguhnya.

 

Ilustrasi: menjajal kemampuan sebagai guide diBonnefantenmuseum (dok. google)

Tak tanggung-tanggung, Pemerintah Belanda juga menciptakan kartu transport umum secara bebas. Maka, setiap siswa bisa memilih transport umum (kereta, bus, tram, metro) di hari kerja atau akhir pekan untuk pergitravelling. Bila transport bebas mereka tidak berlaku, mereka tetap bisaberpergian mengitari kota dengan potongan 40%. Jadi, para siswa dan pencariannya menuju masa depan yang cerah sangat dihargai di negara ini.

Setidaknya itu yang menyebabkan mobilitas di Belanda cukup tinggi. Anak muda bisa berpergian untuk rekreasi dan menjalankan berbagai aktivitas sosial, pergi ke perpustakaan, mendatangi atau tampil di acara seni.

Semua itu dilakukan karena Pemerintah Belanda bertanggung jawab dalam menciptakan bangsanya yang smart, terampil, serta kreatif. Karena itulah, anak muda di Belanda dirasa perlu menikmati seni yang berkualitas tinggi. Tak heran bila Belanda amat total dalam menyediakan kondisi yang sempurna agar tercipta suasana belajar yang mendukung pengembangan sumber dayanya. Bagaimana mungkin Belanda tidak berinvestasi sangat besar di sini?

Bisa dilihat akses di sini menjadi hal yang amat penting. Akses terhadap kebudayaan kultural sangat dipahami sebagai hak dasar bagi anak muda untuk berpartisipasi dalam masyarakat. Tanpa akses terhadap kebudayaan dan partisipasi, masyarakat tidak akan merasa bertanggung jawab untuk mengembangkan kehidupan sosial dan budayanya.

Jelas, Belanda percaya bahwa seni dan kebudayaan harus dapat diakses oleh semua orang. Inilah sebabnya anak muda di Belanda sangat diperkenalkan dengan seni dan kebudayaan melalui pendidikan. Belanda juga mempromosikan seni dan kebudayaan yang bervariatif, jadi masyarakat dapat memilih mana yang menarik bagi mereka.

Sebagai penutup,

Setiap orang berhak pintar, tapi tidak semua mendapat pendidikan yang layak

Sebagian orang memperoleh pendidikan, tapi tidak semua memanfaatkannya dengan maksimal

Sebagian orang tidak maksimal, karena tidak tahu cara belajar yang menyenangkan

-Self Opinion-

Referensi
the netherlands institute for social research (the social state of the netherlands 2011)
www.government.nl
www.youtube.com/watch?v=nrdoDaHmHYc

Author: Admin Kompetiblog

Kompetiblog merupakan kompetisi menulis blog tahunan yang diselenggarakan oleh Nuffic Neso Indonesia, lembaga non-profit yang didanai oleh pemerintah Belanda untuk menjadi perwakilan pendidikan tinggi Belanda.

One thought on “#374 Resep dari Belanda: Tumbuh Besar Makin Pintar Lewat Belajar

  1. Terima kasih sudah memberikan posting yang bagus.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s