KOMPETIBLOG 2013

Kompetisi Blog Neso Indonesia 2013

#347 Pieter van Musschenbroek

Leave a comment

Oleh Handika Sandra Dewi

Pieter van Musschenbroek  adalah seorang fisikawan Belada yang menemukan kapasitor. Dia menemukan Leyden Jar, sebuah perangkat yang dapat menyimpan muatan listrik, dibuat dengan menempatkan air dalam wadah logam dan menggunakan bahan semikonduktor sebagai dielektrik, kemudian dipasangi kawat kuningan di atas tabung, melewati gabus dan dicelupkan ke dalam air.
 
Pieter van Musschenbroek lahir pada tanggal 14 Maret 1692 di Leiden-Belanda. Ayahnya bernama Johann Joosten van Musschenbroek (1660-1707) adalah seorang pembuat alat-alat fisika seperti pompa air, mikroskop, dan teleskop. Pieter menikah pada tahun 1724 dengan Adriana van de Water (lahir 19 Januari 1694, meninggal Utrecht 8 Mei 1732). Setelah kematian istrinya, Pieter menikah lagi dengan seorang wanita bernama Helena Alstorphius (lahir 12 Juli 1692, meninggal Leiden 3 Desember 1760), pada pernikahan kedua ini ia dikaruniai dua orang anak bernama Maria van Musschenbroek (lahir Utrecht 1 Mei 1725, meninggal di Hanau 25 Januari 1767) and Jan Willem van Musschenbroek.
Pieter lulus dari Latin school pada tahun 1708, ia dapat berbicara dalam bahasa Yunani, Latin, Prancis, Inggris, Jerman, Italia, dan Spanyol. Pieter melanjutkan studinya di Universitas Leyden, di mana ia menjadi murid sekaligus teman dari W.J. Gravesande. Pieter menerima gelar di bidang kedokteran pada tahun 1715 dengan De aeris praesenhia in humoribus animalium sebagai judul disertasinya. Setelah itu, ia pergi ke London untuk mengikuti kuliah dari Desagulier dan Isaac Newton, hingga akhirnya ia menyelesaikan studi di filosofi (fisika) pada tahun 1719. Sejak tahu 1719 hingga 1723, Pieter menjadi seorang professor Matematika dan Filosofi di Duisberg (Jerman), di tempat inilah Pieter bekerja bersama Fahrenheit. Pada tahun 1721 ia juga ditunjuk sebagai professor di bidang kedokteran. Pada 1731 Musschenbroek menolak undangan ke Copenhagen, dan telah dipromosikan sebagai koordinator astronomi di Utrecht pada tahun 1732. Musschenbroek terpilih sebagai anggota dari Royal Society of London pada 1734, dan pada tahun yang sama, menjadi anggota dari French Academy of Sciences. Pieter juga merupakan anggota dari Societies of Sciences di Montpiller, Berlin dan Stockholm. Pada 1754 Pieter ditunjuk sebagai professor honorer di Imperial Academy of Science, St. Petersburg.
Musschenbroek dan Leyden jar
Musschenbroek menggunakan friction machine miliknya untuk menginvestigasi gaya listrik dan mengobservasi zat-zat yang kehilangan muatannya di udara bebas. Dia menyimpulkan bahwa material-material yang bersifat non-konduktor adalah penyebab zat kehilangan muatannya. Dalam satu eksperimennya, Musschenbroek menuangkan air ke dalam tabung kaca dengan tujuan untuk mempelajari pegerakan muatan di dalam tabung tersebut. Pengamatan tersebut tidak membuahkan hasil hingga akhirnya  Musschenbroek bertemu dengan Andreas Cunaeus (seorang asisten) yang sedang menggenggam kawat kuningan sambil dicelupkan ke dalam air yang berada di vas kaca. Sambil mengamati perangkat tersebut menggunakan tangan kirinya, Musschenbroek menggunakan tangan kanannya sebagai peraba untuk menghasilkan gesekan pada bola kaca, tangan kirinya menyebabkan tabung bermuatan. Musschenbroek telah membuat hubungan antara dua permukaan tabung (menutup aliran listrik)
Referensi

Author: Admin Kompetiblog

Kompetiblog merupakan kompetisi menulis blog tahunan yang diselenggarakan oleh Nuffic Neso Indonesia, lembaga non-profit yang didanai oleh pemerintah Belanda untuk menjadi perwakilan pendidikan tinggi Belanda.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s