KOMPETIBLOG 2013

Kompetisi Blog Neso Indonesia 2013

#345 Euforia Kebebasan Pers Belanda

Leave a comment

Oleh Vassilisa Agata

Dalam peta dunia, Belanda hanya mengisi 0,03% dataran bumi[i]. Bagi dunia internasional, negeri mungil ini tersohor di bidang politik, ekonomi, dan kebebasan pers[ii].

Secara politik, Belanda terlibat sebagai promotor beberapa organisasi internasional, seperti European Economic Community (EEC), European Union (EU), the Benelux Economic Union, NATO, dan OECD. Belanda, dengan pemerintahan monarki konstitusional dan demokrasi parlementer, terkenal dengan kondisi politik dan ekonomi yang stabil. Hal ini didukung dengan keberadaan The Hague, kota pemerintahan terbesar di dunia, yang menjadi rumah bagi beberapa institusi yuridikasi internasional[iii]. Sistem perindustrian Belanda disokong oleh Rotterdam sebagai kota pelabuhan terbesar dan tersibuk di dunia[iv]. Kini, Belanda mengejar visi menjadi negara inovatif di berbagai sektor pembangunan. Lantas, apa yang menjadi kekuatan Belanda sebagai negara maju?

(Radio Netherlands Worldwide, 2011)

Marta Cooper, Editorial Researcher di Index on Cencorship, mengungkapkan, “press freedom is the bedrock of democratic society.”[v] Sebagai negara demokrasi, kebebasan berekspresi dijunjung tinggi di Negeri Kincir Angin. Sejak tahun 2007, Freedom House’s Freedom of the Press menobatkan Belanda sebagai 1 dari 10 di dunia yang menjamin kebebasan pers[vi].

Kebebasan ini diuji ketika revolusi internet memengaruhi pergerakan pers, terutama tahun 2012. Gerakan protes melalui sosial media di Arab, Tunisia, dan Libya membuktikan kekuatan sosial media. Sayangnya, beberapa negara, seperti Korea Utara dan Turki, secara politik dan hukum menekan badan pers, mengakibatkan pemberitaan bias, pengekangan serta pembunuhan terhadap jurnalis. Di tengah gejolak tersebut, Belanda justru menjadi pioneer dalam kebebasan pers. Bertepatan dengan hari Pers Sedunia 2013, Reporters Without Borders menyatakan Belanda sebagai negara kedua di dunia yang menjamin keberadaan pers[vii].

Belanda juga mengalami krisis digitalisasi, ditandai dengan degradasi sirkulasi media cetak termasuk publikasi media gratis. Sebagian besar warga Belanda kini beralih menjadi digital citizen (89,5% aktif di dunia maya), membuat Belanda sebagai negara dengan aktivitas online tertinggi di Eropa. Peluang ini dimanfaatkan oleh Raymond Spanjar, Koen Kam, dan Florist Rost van Tonningen dengan menciptakan sebuah jejaring sosial Belanda, Hyves, pada tahun 2004. Menjelang Mei 2010, Hyves telah mengumpulkan 10,3 juta pengguna, sayangnya, pertumbuhan situs ini tak sebesar Facebook maupun Twitter[viii].

Komitmen Pemerintah Belanda dalam menjaga kebebasan informasi ditunjukkan dalam gerakan Bits of Freedom, sebuah lembaga nirlaba yang dibentuk tahun 2000. Lembaga ini memperjuangkan kebebasan berkomunikasi di dunia digital dan berhasil memprakarsai pengesahan net neutrality law pada tahun 2012. Setelah Chile, Belanda adalah negara kedua di dunia (dan pertama di Eropa) yang memiliki net neutrality. Hukum ini melarang provider internet untuk campur tangan atau menutup server tertentu, kecuali bila ada konten yang membahayakan negara. Selain itu, provider dilarang menarik biaya tambahan dari konsumen untuk aplikasi gratis seperti Skype dan Whatsapp[ix].

Secara kuantitatif, Belanda telah menunjukkan apresiasi tinggi terhadap pers dan mendukung kebebasan informasi. Namun, institusi media di negeri ini belum lepas dari krisis. Digitalisasi menuntut institusi media mengubah penyajian informasi dan membuat strategi bisnis baru. Pengukuhan net neutrality juga masih diperdebatkan di kalangan praktisi media. Kekhawatiran akan budget dan peraturan pemerintah terkait konten, membayangi para pemilik media[x].

Semoga di tengah euforia digital dan inovasi, Belanda tetap mempertahankan kebebasan pers dan informasi sebagai oksigen bagi kemajuan negara.

Referensi

[i] Anon. (n.d.). Countries of  The World by Area. In One World Nations Online. Retrieved from http://www.nationsonline.org/oneworld/countries_by_area.htm.
[ii] Puustinen, L., Thomas, P., Pantti, M. (2008). Mapping Media and Communication Research: The Netherlands. Retrieved fromhttp://www.helsinki.fi/crc/Julkaisut/ReportHolland.pdf
[iii] ibid
[iv] Anon. (2012). Netherlands GDP Growth Rate. In Trading economic. Retrieved from http://www.tradingeconomics.com/netherlands/gdp-growth.
[v] Graham-Dixon, C. (2012). Marta Cooper: Press Freedom is the bedrock of democratic society. In The Journalism Foundation. Retrieved fromhttp://www.thejournalismfoundation.com/2012/05/marta-cooper-press-freedom-is-the-bedrock-of-democratic-society/
[vi] Anon. (2010). Freedom of Expression: Country Studies-Netherlands. InDemocracy Web: Comparative Studies in Freedom. Retrieved fromhttp://www.democracyweb.org/expression/netherlands.php
[vii] 2013 World Press Freedom Index: Dashed hopes after spring. In Reporters Without Borders. Retrieved from http://en.rsf.org/press-freedom-index-2013,1054.html.
[viii] ibid
[ix] van Daalen, O. (2012). Netherlands First Country in Europe with Net NeutralityIn Bits of Freedom. Retrieved fromhttps://www.bof.nl/2012/05/08/netherlands-first-country-in-europe-with-net-neutrality/
[x] de Waal, M. et.al. (2011). Mapping Digital Media (Netherlands). Retrieved from: http://www.opensocietyfoundations.org/sites/default/files/mapping-digital-media-netherlands-20120118.pdf.
Image: Fisher, T. (2011). Dutch Press Review. In Radio Netherlands Worldwide.Retrieved from http://www.rnw.nl/english/article/dutch-press-review-wednesday-26-october-2011-0.

Author: Admin Kompetiblog

Kompetiblog merupakan kompetisi menulis blog tahunan yang diselenggarakan oleh Nuffic Neso Indonesia, lembaga non-profit yang didanai oleh pemerintah Belanda untuk menjadi perwakilan pendidikan tinggi Belanda.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s