KOMPETIBLOG 2013

Kompetisi Blog Neso Indonesia 2013

#337 One of Dutch Pioneering is Totaalvoetbal

Leave a comment

Oleh Harris Maulana 

Sebutlah “Total Football” orang pasti akan ingat Belanda. Ya Belanda lah yang pertama kali mengusung konsep sepakbola menyerang yang dikenal Total Football. Adalah Seorang warga Belanda yang bernama Rinus Michel, pelatih tim nasional Belanda pada saat Piala Dunia 1974 di Jerman yang menerapkan sistem ini. Konsep ini awalnya diterapkan di klub Ajax Amsterdam dimana Michel melatih.
Apa itu Total Football?
Total Football atau Totaalvoetbal dalam bahasa Belanda adalah sebuah konsep sepakbola menyerang di mana setiap pemain dapat mengambil alih peran pemain lain dalam tim. Dalam Total Football, pemain yang bergerak keluar dari posisinya digantikan oleh pemain lain, sehingga dapat mempertahankan struktur organisasi dalam tim. Dalam sistem ini, tidak ada pemain tetap dalam posisinya, pemain yang bisa berganti peran menjadi seorang penyerang, gelandang atau pemain bertahan. Keberhasilan konsep ini tergantung pada adaptasi dari setiap pemain dalam tim, khususnya kemampuan untuk cepat mengubah posisi tergantung pada situasi. Teori ini memerlukan pemain yang bisa bermain dalam berbagai posisi, dan mempunyai kemampuan teknis dan fisik yang mumpuni.
Konsep sepakbola modern ini terbukti ampuh. Saat Sang “Jenderal”, -julukan Rinus Michel karena kedisiplinannya saat melatih – di Ajax Amsterdam. Dalam dua musim kompetisi tahun 1971-1972 tim ini hanya mengalami satu kekalahan dan mendapatkan 5 (lima) gelar dalam satu musim kompetisi tahun 1972 yaitu juara Liga Nasional Belanda, KNVB Cup, Piala Eropa, Piala Super Eropa dan Piala Interkontinental. Rekor ini baru dipecahkan oleh Barcelona pada tahun 2009 lalu yang merebut 6 gelar. Sekedar catatan, Barcelona (Spanyol) juga menganut konsep sepakbola total football.
Johan Cruyff adalah orang yang paling bisa menterjemahkan keinginan sang Jenderal dilapangan. Pada Piala Dunia 1974 di Jerman (Barat), Cruyff yang sejatinya adalah seorang penyerang tengah, ia bermain menjelajah ke seluruh lapangan, mengacak-acak pertahanan musuh dan mencetak gol ke gawang lawan. Selama turnamen, Belanda mengalahkan tim sekelas Argentina (4-0), Jerman Timur (2-0) dan Brasil (2-0) dan memasuki babak final melawan tuan rumah Jerman Barat. Dewi fortuna nampaknya belum berpihak pada Belanda, walau bermain hebat dan sempat unggul, akhirnya tim ini kalah oleh tuan rumah 2-1. Demikian pula untuk Piala Dunia 1978, walaupun tidak diperkuat sang master Johan Cruyff – Belanda berhasil mencapai final dan melawan tuan rumah Argentina walau berakhir dengan kekalahan. Belanda juara tanpa mahkota, demikian banyak media menyebutnya.
Penemu Total Football Rinus Michel dan Para Penerusnya :
Johan Cruyyf, Ruud Gullit, Van Basten dan Van Persie *)
Setelah beberapa tahun tanpa gelar, akhirnya mahkota juara itu datang juga. Itu terjadi saat Piala Eropa 1988 di Jerman. Belanda yang waktu itu kembali dilatih oleh sang Jenderal Rinus Michel, menghidupkan kembali sepakbola atraktif lewat Total Football. Trio Ruud Gullid-MarcoVan Basten-Frank Rickard, menghempaskan tim-tim mapan asal Eropa hingga masuk final dan mengalahkan Uni Soviet 2-0 lewat gol spektakuler Marco Van Basten.
“Total Football”, sebuah inovasi paling berharga didunia sepakbola, ditemukan oleh seorang Belanda : Rinus Michel yang meninggal dunia pada tahun 2007. Penemuannya akan dikenang sebagai founding father sepakbola modern yang enak ditonton, menghibur dan tidak menjemukan. Baginya, pertahanan yang paling baik adalah menyerang. Banyak negara atau klub mengakui kehandalan konsep ini. Sampai saat ini banyak klub yang menganut sistem ini seperti Barcelona (Spanyol), Arsenal (Inggris) dan –tentu saja- Ajax Amsterdam.
Tim Nasional Belanda sampai saat ini masih menggunakan konsep Total Football.
Pada Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan, Belanda masuk final melawan Spanyol. Namun kurang beruntung dan kalah. Tapi mereka tidak perlu malu atau bersedih karena sesungguh mereka juga berhak juara berkat penampilan yang impresif. Namun karena belum dinaungi dewi fortuna saja mereka tidak menjadi juara. Bahkan dunia menjulukinya Juara Tanpa Mahkota.
Yes, One of Dutch Pioneering is Totaalvoetbal!

Author: Admin Kompetiblog

Kompetiblog merupakan kompetisi menulis blog tahunan yang diselenggarakan oleh Nuffic Neso Indonesia, lembaga non-profit yang didanai oleh pemerintah Belanda untuk menjadi perwakilan pendidikan tinggi Belanda.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s