KOMPETIBLOG 2013

Kompetisi Blog Neso Indonesia 2013

#331 Bawa Pulang Awan, Bukan Lagi Imaji

2 Comments

Oleh Irene Femi Rahardiani

Kulihat awan, seputih kapas

Arak-berarak di langit luas

Andai kudapat, ke sana terbang

Akan kuraih, kubawa pulang…

Masih ingat lirik lagu diatas? Yak, lagu berjudul “Awan Putih” ini mungkin membawa kita ke memori semasa kecil. Menerawang jauh ke atas menebak-nebak bentuk-bentuk awan di langit bersama teman-teman. Dih serunya… Selain itu, lagu ini juga seolah-olah mewakili imajinasi kita kala itu. Berandai-andai untuk bisa membawa pulang awan-awan yang ada di angkasa dan menikmati indahnya di rumah. Hal ini bukan lagi angan-angan, kini awan-awan tidak hanya bisa kita lihat di langit namun bisa kita nikmati juga di dalam rumah. Nggak percaya??!!! Ini buktinya!

Gambar

Bukaaann… itu bukan tipuan kamera atau foto hasil editan. Bukan juga sihir atau hasil mencomot awan-awan di langit. Lalu apa? Nyangka nggak nyangka, awan itu hasil kreasi manusia dengan memanfaatkan asap putih sebagai bahan utama. Meski bukan awan asli, setuju kan kalau awan ini terlihat sangat nyata?

Berndnaut-Smilde-artist1

Adalah Berndnaut Smilde seniman asal Belanda yang memprakarsai ide ini. Berawal dari lukisan pemandangan laut milik kakeknya, ia menangkap gambaran awan kelabu mengagumkan khas goresan orang Belanda. Awan itu pun mengimajinasikan Smilde pada sesuatu yang besar, magis dan kelam.  Dari situ, seniman kelahiran Groningen, 1978 ini pun terinspirasi membuat (baca: bukan melukis) awan hujan sejenis namun di DALAM RUANGAN. Gila nggak tuh! Nggak segila itu kok. Nyatanya lewat tangan dingin Smilde, ide gilanya pun bisa terwujud. Caranya?????

Cukup sederhana kok konsep pembuatan awan ini. Mulanya suhu dan kelembaban udara dalam ruangan diatur pada tingkat tertentu. Kemudian, asap putih disemburkan dari semacam mesin kabut (bukan mesin fogging nyamuk demam berdarah! :P ). Terakhir, untuk efek dramatis, pencahayaan dimainkan di belakang semburan asap. Apakah isi kepala mulai berputaran membayangkan proses pembuatannya tadi? Jangan galau, bisa lihat visualisasinya disini.


Melihat awan buatan Smilde ini mungkin bisa digunakan untuk efek di film-film mejik ala Harry Potter ya? Tapi juga jangan kalap dulu! Sayangnya, awan ini hanya bertahan beberapa detik saja. Tak sampai disitu, Smilde tetap ingin orang-orang turut melihat dan menafsirkan karyanya seperti ketika kita menebak-nebak bentuk awan semasa kecil. Maka, diabadikanlah awan ini lewat jepretan kamera dengan latar yang unik dan hasilnya adalah mahakarya seni.

Smilde memang pantas menyandang gelar sebagai pionir seniman awan atas ide cerdasnya ini. Tak heran, kini  seni yang disebut “indoor clouds” ini pun mendunia. Mulai dari muncul di media-media ternama dunia seperti BBC dan Washington Post. Lalu, pameran-pameran di berbagai negara seperti Amerika dan Inggris. Bahkan, pemotretan awan ini pun pernah dilakukan di Belgia dan beberapa kota di Amerika. Yang paling dahsyat lagi, awan dalam ruangan ini masuk dalam penemuan-penemuan terbaik sepanjang tahun 2012 yang tak ternilai harganya versi majalah TIME.

3

Dengan beragam pencapaian yang ia terima, Smilde tidak lantas berpuas diri. Melalui sebuah situs, Smilde mengungkapkan bahwa akan terus membuat karya yang lebih baik. Inspiratif!

Berkaca dari Smilde, ketika kita kecil, kita mencoba menginterpretasi bentuk-bentuk awan. Hampir sama, Smilde juga menginterpretasi dan berimajinasi tentang awannya. Bedanya adalah, Smilde bukan cuma berandai-andai tapi berani mewujudkan imajinasinya. Berawal dari imajinasi bisa jadi pionir berprestasi.

Now, free your imaginations and make it happen!

Referensi

http://techland.time.com/2012/11/01/best-inventions-of-the-year-2012/
http://www.bbc.co.uk/news/entertainment-arts-21034217
http://www.berndnaut.nl/works.htm
http://www.sfartscommission.org/gallery/2013/conversation-6-jason-hanasik-berndnaut-smilde/
http://www.slate.com/blogs/behold/2013/02/21/berndnaut_smilde_capturing_the_fleeting_moments_of_clouds_created_inside.html
http://www.washingtonpost.com/blogs/arts-post/post/artist-berndnaut-smilde-creates-indoor-clouds/2012/03/13/gIQA7yAT9R_blog.html
http://www.youtube.com/watch?v=U9YON-vSI5I

Sumber Gambar

Gambar 1 “Nimbus II” : http://www.berndnaut.nl/works.htm
Gambar 2 “Berndnaut Smilde” : http://www.uni.ae/2013/03/12/cover-story-the-art-issue/
Gambar 3 “Nimbus Green Room dan Nimbus D’Aspremont”: http://www.berndnaut.nl/works.htm

Author: Admin Kompetiblog

Kompetiblog merupakan kompetisi menulis blog tahunan yang diselenggarakan oleh Nuffic Neso Indonesia, lembaga non-profit yang didanai oleh pemerintah Belanda untuk menjadi perwakilan pendidikan tinggi Belanda.

2 thoughts on “#331 Bawa Pulang Awan, Bukan Lagi Imaji

  1. Pingback: Finalis Kompetiblog 2013 | KOMPETIBLOG 2013

  2. keren banget artikel nya.sukses ya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s