KOMPETIBLOG 2013

Kompetisi Blog Neso Indonesia 2013

#329 Fashion Breakthrough: 3D PRINTED Dress

Leave a comment

Oleh Mardyana Ulva

People who work for major designers tell me that they don’t have the time to develop new techniques. I want to give myself this time since nobody else will do it.

(Iris Van Herpen, dalam wawancara untuk Dutch Profile)

Melalui karya-karyanya, Iris van Herpen mendobrak tradisi haute couture yang selama ini menghegemoni. Haute couture yaitu teknik menjahit pakaian secara manual dengan tingkat ketelitian akan detail yang tinggi. Pakaian yang diproduksi juga dibuat agar benar-benar pas di tubuh pemesannya. Nah, berbeda dengan karya desainer papan atas lainnya yang sangat menjunjung craftsmanship mereka, Van Herpen justru menciptakan koleksi busananya lewat teknik pencetakan trimatra (3D printing).

 Pencetakan trimatra merupakan teknologi manufaktur yang memungkinkan kita untuk menghasilkan objek padat dari rancangan tiga dimensi yang kita buat di komputer. Teknologi ini menggantikan kerja tangan dalam menciptakan tekstur dan bentuk atas suatu objek. Desainer asal Belanda ini untuk pertama kalinya menggunakan teknologi pencetakan trimatra untuk untuk koleksi-koleksi adibusananya. Ia optimis bahwa suatu saat kita dapat mencetak sendiri pakaian sehari-hari kita lewat teknologi ini.

 Kecanggihan teknologi memang biasa digunakan dalam pergelaran fashion dunia, tapi yang dilakukan Herpen ialah menjadikan teknologi sebagai karyanya. Keunikan yang dihasilkan dari penggunaan material sintetik serta efek sculptural sukses membuat karyanya diulas di  berbagai media internasional. She has just reinvented forms through her technique!

 

\rofesi ini juga membuatnya berkolaborasi dengan orang-orang dari bidang di luar fashion. Salah satunya dengan koreografer Nanine Linning dalam sebuah produksi pertunjukan opera Madame Butterfly. Ketertarikan Linning terhadap gerak tubuh disempurnakan oleh kostum tari rancangan Van Herpen menciptakan perpaduan yang apik antara gerak dan bentuk. Untuk koleksinya, “Voltage”, di Paris Fashion Week tahun ini, ia bekerja sama dengan seorang arsitek berkebangsaan Austria, Julia Koerner.

 

Dalam koleksi ini Van Herpen juga bekerja sama dengan Materialise untuk mencetak dengan proses Laser Sintering. Pakaian yang dihasilkan dari kerja sama ini juga mengenalkan material terbaru yang ditawarkan Materialise: TPU Strong and Flexible. Jika sebelumnya efek pahatan dihasilkan dari bahan solid, maka kali ini Van Herpen berkreasi dengan material yang lebih lentur.

 

 Setelah melalui proses pencetakan, wadah besar berisi bubuk yang berperan sebagai “kertas” dikeluarkan dari mesin. Hasil cetak yang terdapat di dalam gundukan bubuk itu lalu dikeluarkan untuk dibersihkan dari sisa-sisa bubuk yang masih menempel. Setelah itu baru dilakukan finishing dengan memberinya warna. Well, it is now ready to wear!

Desainer muda lulusan The Artez Institute of Arts di Arnhem ini di tahun 2007 mulai merilis rancangannya lewat brand Iris Van Herpen. Keunikannya tentu terletak pada teknik pembuatannya, serta penggunaan beragam materi kompleks seperti polyamide, akrilik dan bahan sintetis lainnya. Pada bulan Maret sampai awal April lalu karyanya juga dipamerkan di Groninger Museum, Groningen. Puncaknya, di tahun 2011 lalu desainer yang pernah magang di rumah mode Alexander McQueen ini terpilih menjadi anggota Chambre Syndicale de la Haute Couture.

 Dengan menggabungkan teknologi mutakhir dan ide rancangan yang kreatif, keinginannya untuk menginovasi teknik couture tradisional dapat terwujud. Berhasil menembus batasan lewat kemajuan teknologi serta mampu memberi pengaruh baru dalam dunia fashion, she’s definitely a futuristic pioneer!

Referensi

Majalah ELLE Indonesia (April 2013)

Iris Van Herpen Official Site

Wikipedia

Galerie Mondaine

Wearable Stratasys and Materialise 3D printed Dress Hit Paris Fashion Week

Youtube

Author: Admin Kompetiblog

Kompetiblog merupakan kompetisi menulis blog tahunan yang diselenggarakan oleh Nuffic Neso Indonesia, lembaga non-profit yang didanai oleh pemerintah Belanda untuk menjadi perwakilan pendidikan tinggi Belanda.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s