KOMPETIBLOG 2013

Kompetisi Blog Neso Indonesia 2013

#261 Van Lith, Pelopor Pendidikan Indonesia

Leave a comment

Oleh Monika Novena YR

Pendidikan di Indonesia tidak bisa terlepas dari sejarah bangsa Belanda. Salah satu orang yang berperan adalah Fransiscus Georgis Josephus Van Lith. Ia penuh dengan semangat membangun sekolah-sekolah pribumi di tanah jawa.

Van Lith pertama kali menginjakkan kaki di Jawa pada tahun 1896. Dia adalah seorang Imam Yesuit asal Oirschot, Belanda yang bertugas di tanah jawa. Pastur kelahiran 17 Mei 1863 ini kemudian menghabiskan setengah tahun pertamanya untuk mempelajari bahasa, budaya serta kebiasaan orang jawa. Sebagai seorang misionaris yang menyebarkan agama katolik, ia merasa harus diterima dan bersahabat terlebih dahulu dengan masyarakat setempat.

Cukup dengan persiapan yang dia miliki, Van Lith kemudian memulai tugasnya disebuah kota kecil bernama Muntilan di Kab Magelang, Jawa Tengah. Disana, Van Lith menunjukkan sikap serta kepribadian yang begitu halus hingga ia dianggap lebih jawa daripada orang jawa sendiri. Hal ini membuat masyarakat sekitar menaruh simpati dengan Van Lith. Termasuk seorang pertapa bernama Sarikromo yang akhirnya memilih menjadi Kristiani. Sarikromo dipermandikan dengan nama baptis Barnabas. Ia menjadi katekis (pewarta iman katolik) pertama di tanah jawa dan bahkan di Indonesia.

Komplek sekolah Van Lith tempo dulu

 

Dirikan Sekolah Pribumi

Van Lith meyakini misinya menyebarkan ajaran kristiani semakin maksimal apabila dilakukan melalui pendidikan. Tahun 1904 Romo Van Lith mulai mengkonsentrasikan kegiatannya pada pengembangan sekolah. Disisi lain ia juga ingin sekaligus melahirkan pemimpin-pemimpin dengan watak dan mental yang tangguh. Itulah mengapa sekolah-sekolah saat itu kental sekali dengan kedisiplinannya. Sisa-sisa pendidikan karakter ini juga masih bisa dilihat sampai sekarang.

Sebagai langkah awal, Van Lith membangun Sekolah Guru di Muntilan Jawa Tengah dengan sistem asrama. Setelah itu, tahun 1911 dibuka secara resmi sekolah calon pastor (seminari) pertama di Indonesia. Tidak berhenti sampai situ saja, Van Lith juga mendirikan HIS Kanisius Klaten. Namun Van Lith masih punya mimpi lainnya. Ia ingin mendirikan sekolah guru untuk putri karena pada saat itu belum ada sama sekali. Dan impiannnya terwujud ketika tahun 1915 berdiri sekolah guru perempuan di Mendut dan sekaligus menjadi sekolah guru untuk perempuan yang pertama kali di Indonesia. Van Lith juga memperjuangkan pribumi untuk mendapatkan pendidikan terbaik dengan mengirim mereka belajar ke perguruan tinggi Belanda.

SMA Van Lith masa kini

Murid-murid Pertama

Sekolah-sekolah yang didirikan Romo Van Lith ini telah membuka kesempatan para pribumi dari berbagai latar belakang dan dari agama apapun untuk mengenyam pendidikan. Sekolah ini juga berhasil melahirkan murid-murid yang memberikan kontribusi berharga untuk bangsa Indonesia.

Mgr. Albertus Soegijapranata Sj merupakan salah satu murid Romo Van Lith. ia menjadi Uskup pribumi pertama yang memimpin Keuskupan Agung Semarang. Ia mendapat penghormatan negera sebagai pahlawan nasional. Begitu juga dengan IJ Kasimo yang merupakan tokoh penting dibalik berdirinya Partai Katolik. Selain itu masih ada Yos Sudarso, Cornelius Simanjutak dan Frans Seda yang juga pernah mengenyam pendidikan di Sekolah Guru Muntilan. Banyaknya tokoh lahir dari sekolah guru itu kemudian membuat Muntilan mendapat julukan Betlehem van Java atau Betlehem tanah Jawa.

Kini jejak-jejak peninggalan Van Lith masih terlihat. Komplek bangunan sekolah guru yang sudah berubah nama menjadi SMA Pangudi Luhur Van Lith, masih berdiri dengan kokoh. Tak jauh dari situ makam Van Lith masih ramai dikunjungi para peziarah.

Referensi

www.voa.com
www.wikipedia.org
www.ignatius-magelang.info
www.tidarheritage.org

Author: Admin Kompetiblog

Kompetiblog merupakan kompetisi menulis blog tahunan yang diselenggarakan oleh Nuffic Neso Indonesia, lembaga non-profit yang didanai oleh pemerintah Belanda untuk menjadi perwakilan pendidikan tinggi Belanda.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s