KOMPETIBLOG 2013

Kompetisi Blog Neso Indonesia 2013

#259 Selain Masalah Banjir, Belanda Juga Jadi Pelopor Dalam Masalah Sisa Makanan

2 Comments

Oleh Pande Sri Santhakumara

Sisa Makanan Membuat Masalah?

Apa maksudnya ya?

Apakah anda tahu bahwa jika dirata-ratakan, setiap orang di negeri Belanda per tahunnya membuang begitu saja lebih dari 50 kg makanan hanya gara-gara best before date (tanggal gunakan sebelum) nya sudah lewat? Wah, kalau dikalikan dengan jumlah penduduk Belanda yang berjumlah kurang lebih 16.785.500, total makanan yang dibuang di Belanda saja adalah 839.275.000 kg alias 839.275 ton!!Banyak sekali, padahal ini baru best before date, alias makanan sebenarnya masih bisa dikonsumsi setelah tanggal ini, hanya saja kualitas dan rasanya mulai menurun. Sayang banget ya. Siapa dong yang disalahin?
Bagi Belanda, tidak ada kata kambing hitam, mereka yang dari jaman ke jaman sudah dikenal sebagai negeri nya orang kreatif (sudah mendarah daging), malahan menilai hal ini sebagai kesempatan dengan menjadi pelopor, kayak pertamax gitu kalau di Indonesia. Lihat saja pelbagai penemuan orang-orang kreatif dari Belanda yang contohnya, Bluetooth dan Wi-Fi, yang sekarang lagi ngetren nya di negara kita.

Melihat masalah ini, pemerintah Belanda, melalui Kementerian Perekonomian nya mempunyai misi untuk mengurangi angka makanan yang terbuang di atas sebanyak 20% dalam jangka waktu 2 tahun dari sekarang alias 2015. Tapi, coba pikir deh, dua tahun itu cepat banget rasanya, dan untuk merubah suatu kebiasaan apalagi soal makanan tentunya bukan perkara gampang. Maka dari itu, selain pembangunan Cool Port di Rotterdam yang bertujuan untuk menjaga kesegaran makanan lebih lama, pemerintah bekerja sama dengan lembaga penelitian di universitas terkemuka yaitu Eindhoven University of Technology (yang slogan di logo nya bertuliskan where innovation starts) dan dengan bantuan dari Universitas Catania Italia, CEA-Liten Perancis dan STMicroelectronics berhasil menemukan cara yang sungguh innovative dan pertama di dunia untuk menangani momok masalah sisa makanan ini.

Pada intinya, para peneliti ini membuat sebuah sirkuit yang nantinya digabungkan dengan kemasan yang nantinya mampu ‘mengecek’ seberapa segar dan layak dikonsumsi nya makanan yang terdapat di dalam kemasan tersebut dan tidak menyebabkan keracunan makanan. Sirkuit ini kemudian bisa dibaca dengan handphone atau semacam scanner. Dan yang lebih baik lagi, harga sirkuit itu kurang dari 1 sen Euro loh, karena terbuat dari plastik bukan silikon.

Semoga, kita di Indonesia yang disebut-sebut sebagai negara agraris dan kaya sumber daya alam bisa lebih bijak dalam mengkonsumsi makanan, dengan cara tidak membuang-buang makanan dan mensyukurinya, karena masih banyak orang yang kelaparan dan meminta-minta untuk sesuap nasi. Orang-orang mampu menjadi pelopor karena mereka mengerti bahwa makanan itu sangat berkaitan erat dengan sejarah, budaya, seni dan teknologiReferensi
http://www.government.nl/issues/food-and-food-safety/sustainability
http://no-opportunity-wasted.com/images/document/416.pdf
http://www.guardian.co.uk/environment/2013/jan/10/half-world-food-waste
http://www.tue.nl/en/university/news-and-press/news/new-plastic-electronics-can-greatly-reduce-food-waste-worldwide/
http://images.google.com

Author: Admin Kompetiblog

Kompetiblog merupakan kompetisi menulis blog tahunan yang diselenggarakan oleh Nuffic Neso Indonesia, lembaga non-profit yang didanai oleh pemerintah Belanda untuk menjadi perwakilan pendidikan tinggi Belanda.

2 thoughts on “#259 Selain Masalah Banjir, Belanda Juga Jadi Pelopor Dalam Masalah Sisa Makanan

  1. Nice article, Pande! Unik, informatif dan menambah wawasan🙂 Aku baru tahu kalau bakal ada alat untuk ‘mengecek’ seberapa segar dan layak dikonsumsi nya makanan. Good luck!!!

  2. Terima kasih, Nia. Ini salah satu dari teknologi yang dimiliki Belanda. Kalau Nia sempat, baca-baca artikel tahun ini, maupun tahun2 sebelumnya. Unik2 loh.

    Thanks once again.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s