KOMPETIBLOG 2013

Kompetisi Blog Neso Indonesia 2013

#257 Love Hamburger, but Fake Real Meat

1 Comment

Oleh Annisa Cahyani Putri

Lezatnya Hamburger

 Negeri Belanda sangat terkenal dengan hasil peternakan yang berasal dari sapi, baik daging sapi sendiri, susu sapi, dan keju lezatnya. Orang Belanda memprioritaskan hasil produksi sapi sebagai makanan bergizinya setiap hari. Mereka telah menggunakan uang sebanyak 330.000 dollar untuk membeli hamburger setiap tahunnya. Mengingat sapi adalah makhluk hidup yang keberadaan populasinya dapat terancam karena berbagai faktor seperti perubahan iklim, kelangkaan air, serta konsumsi masyarakat yang semakin tinggi.  Fakta yang sangat penting, yaitu peternakan telah mengambil luas tanah dan menyedot cadangan energi yang besar. Selain itu, sapi hidup berkerumun dengan sapi – sapi lainnya yang kemungkinan memiliki penyakit atau terkena wabah E. Coli.

Tentu saja hal ini dikhawatirkan oleh banyak peneliti di Belanda. Willem van Eelen, dokter dari Belanda memiliki obsesi besar dengan makanan, gizi dan kelangsungan hidup. Sementara di Universitas Amsterdam, tidak lama setelah Perang Dunia II, van Eelen mulai mempertimbangkan memproduksi daging dimakan tanpa harus memotong hewan. Pada tahun 2001, dokter kulit Wiete Westerhof dari Universitas Amsterdam, dokter medis Willem van Eelen, dan pengusaha Willem van Kooten mengumumkan bahwa mereka telah mengajukan paten di seluruh dunia pada proses untuk menghasilkan daging in vitro.

Nah, sejak tahun 2012 Prof. Mark Post dari Universitas Maastricht bersama kawan – kawannya sudah merancang penelitian untuk produksi daging sapi buatan. Dalam hal ini mereka ingin membuktikan bahwa mereka dapat membuat hamburger dengan rasa serta gizi yang sama dengan daging yang asli. Mereka kini sedang membuat jaringan otot di dalam laboraturium yang diambil dari otot sapi yang sesungguhnya. Lalu, otot ini akan dicampur dengan darah dan lemak buatan di dalam proses produksinya. Kemudian, jaringan otot ini tumbuh menjadi potongan-potongan otot dengan panjang sekitar 2 cm dan lebar 1 cm hingga akhirnya menjadi daging.

Annisa CP

Penelitian pembuatan hamburger buatan tidak hanya dilakukan oleh peneliti dari Belanda saja. Namun, peneliti dari Belanda memiliki progress kerja yang paling cepat. Mr Post mengatakan bahwa permintaan daging harus dapat dipenuhi secara efisien. Penelitian ini merupakan kombinasi dari tujuan yang sangat baik, yaitu untuk menjaga lingkungan dan produksi makanan dunia, mengembangkan cara yang lebih efisien untuk menghasilkan daging daripada membesarkan hewan, serta sebagai ketertarikan dalam transformasi teknologi masa kini.

annisa CP2

Pembuatan hamburger buatan ini membutuhkan kerja keras serta biaya yang tinggi untuk membuat penelitian menjadi efisien dan efektif. Biaya produksi hamburger buatan ini mencapai 200.000 poundsterling. Namun, itu hanya membutuhkan energi kurang dari 40% dari produksi sapi pada umumnya.

Beberapa perkiraan menyebutkan bahwa produksi makanan harus meningkat dua kali lipat di waktu 50 tahun yang akan datang mengingat pertumbuhan populasi manusia yang terus meningkat pula. Sebagai dampaknya, permintaan daging di seluruh dunia akan meningkat 60% pada tahun 2050. Di sisi lain, Prof. Mark Post mengatakan hamburger sintetis ini dapat mengurangi keperluan produksi daging hingga 60%. Hal tersebut merupakan solusi yang sangat baik untuk memenuhi kebutuhan pokok manusia.

Sebagai hasilnya, harga daging sapi buatan ini berharga lebih rendah dibandingkan dengan daging sapi aslinya. Sehingga, masyarakat dari segala kalangan mampu membeli daging sapi untuk konsumsi sehari – hari. Ide yang sangat baik bukan ? Sebaiknya kita mencontoh negeri kecil ini yang memberi perhatian besar untuk hidup masyarakatnya.

Referensi

http://liverpoolstudentmedia.com/2012/02/maastricht-unveils-synthetic-meat-for-blumenthal/
http://en.wikipedia.org/wiki/In_vitro_meat
http://www.worldrecordacademy.com/science/first_artificial_meat_Dutch_scientists_sets_world_record_112741.html
http://edition.cnn.com/2012/08/13/tech/innovation/lab-grown-meat

Referensi Gambar

http://www.vleesmagazine.nl/Resizes/mainarticleimage/PageFiles/72/77/37772/001_food-image-VLS14630I01.jpg
http://www.tue.nl/uploads/pics/RTEmagicC_Mark_Post.jpg
http://www.unimaas.nl/congresbureau/fmriworkshop2008/afbeeldingen/logo_unimaas.gif
http://cdn.theguardian.tv/brightcove/poster/2012/2/21/120221CanadaMeat_5847731.jpg
http://www.miljospanarna.se/ms/images/stories/miljospanarna/klimatskolan/willemvaneelen1.jpg
http://farm1.static.flickr.com/147/378312062_47f23e3ee6.jpg

Author: Admin Kompetiblog

Kompetiblog merupakan kompetisi menulis blog tahunan yang diselenggarakan oleh Nuffic Neso Indonesia, lembaga non-profit yang didanai oleh pemerintah Belanda untuk menjadi perwakilan pendidikan tinggi Belanda.

One thought on “#257 Love Hamburger, but Fake Real Meat

  1. Pingback: Finalis Kompetiblog 2013 | KOMPETIBLOG 2013

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s