KOMPETIBLOG 2013

Kompetisi Blog Neso Indonesia 2013

#247 Ketika Pohon Kehidupan Dilegalkan

1 Comment

Oleh Fuad Hasan

“Dan apakah mereka tidak memperhatikan bumi, berapakah banyaknya Kami tumbuhkan di bumi itu pelbagai macam tumbuh-tumbuhan yang baik? ” (Asy-Syu’ara: 7)

Pohon ini menjadi momok yang begitu menakutkan di masyarakat. Banyak julukan negatif yang terlanjur tersemat kepadanya. Tanpa kita sadari informasi tentang kegunaan pohon ini tertutup dengan pemberitaan yang cenderung negatif. Saya percaya bahawa tidak ada tanaman yang diciptakan Tuhan yang sia-sia, termasuk Ganja.

Daun Ganja

Di luar negeri, ganja dibedakan menjadi dua bagian, yaitu ganja untuk kepentingan industri maupun medis yaitu ganja jenis Hemp, dan ganja terlarang sering disebut Cannabis. serat tanaman ganja jenis hemp pernah dipakai untuk tali pengikat kapal perang Tentara Armada Laut Amerika Serikat pada Perang Dunia II. Tentunya setelah diolah terlebih dahulu.

Tanaman ini, dari akar, batang, daun hingga ranting merupakan bahan istimewa untuk pembuatan kertas dan kain. Ganja jauh lebih baik daripada minyak bumi karena bersih dari unsur logam dan belerang, jadi lebih aman dari polusi. Lebih dari itu, biji ganja bergizi, dengan protein berkualitas tinggi, lebih tinggi dari kedelai.

Menurut para medis, komposisi kimia yang terkandung dalam ganja adalah Cannibanol, Cannabidinol atau THC yang terdiri dari Delta -9- THC dan Delta -8- THC. Delta -9- THC diyakini para ilmuwan medis mampu mengobati berbagai penyakit. Daun dan biji ganja membantu penyembuhan penyakit tumor dan kanker.

Belanda sudah lebih dahulu melegalkan ganja. Sejak tahun 1976, Belanda telah menjadi negara terdepan dalam mereformasi UU Narkotika dengan menarik garis perbedaan yang jelas antara narkoba ringan (soft drugs) dan narkoba berat (hard drugs). Ganja masuk kedalam golongan narkotika ringan dan legal dalam jumlah terbatas. Legal bukan berarti bisa digunakan sebebas-bebasnya.

Aturan untuk konsumsi pun diatur dengan ketat.  Usia minimal 18 tahun, dan mereka hanya diperbolehkan untuk menjual maksimal sebesar kurang lebih 5 gram untuk konsumsi pribadi di gerai gerai coffee shop yang marak tersebar disana.

salah satu tampilan menu di coffeshop Belanda

Pemerintah Belanda menyadari, larangan untuk jenis kategori narkoba kelas ringan ini pun tidak akan menghentikan peredaran ganja di luar sana. Bahkan, apabila dilarang, dampak yang ada justru akan berkembang marak peredaran ilegal berbahaya di jalan jalan sehingga nantinya lebih sulit untuk mengontrolnya.

Jika Anda berkunjung ke Amsterdam, ganja bisa dibeli dan dikonsumsi langsung di “Coffeshop,” tetapi menjual dan mengkonsumsi ganja diluar Coffeshop, ilegal. Nama-nama unik pun dipakai untuk menarik konsumen, seperti Bulldog Haze, Bubblegum Kush,White Widow, Original Afgan, O.Z Kush. Original afgan untuk ganja yang berasal dari Afganistan, O.Z Kush didatangkan dari Australia.

Sampai menu terbaru yakni, space cake; sejenis muffin ataupun juga brownies yang menggunakan gilingan daun ganja didalam adonannya yang cukup untuk membuat para pengunjung disana menjadi ‘melayang’ dan terus menerus tertawa.

Menu baru : Brownies Ganja

Sudah saatnya kita membuka mata kita dengan informasi-informasi yang selama ini ditutup-tutupi. Patut disayangkan, andai mereka mencoba memahami bukan langsung membenci, mungkin akan muncul kesadaran banyak mitos yang tidak benar tentang pohon ganja yang disebar-sebarkan dan diyakini. Sementara banyak fakta kebenaran yang tentang pohon ganja yang tidak diketahui orang-orang, apalagi dipahami kebenarannya.

Referensi

http://wisata.kompasiana.com/jalan-jalan/2013/02/02/mengintip-legalnya-ganja-di-amsterdam—525005.html
legalisasiganja.com
http://aneukagamaceh.blogspot.com/2009/01/ganjadi-aceh-lebih-populer-bakong-aceh.html

Author: Admin Kompetiblog

Kompetiblog merupakan kompetisi menulis blog tahunan yang diselenggarakan oleh Nuffic Neso Indonesia, lembaga non-profit yang didanai oleh pemerintah Belanda untuk menjadi perwakilan pendidikan tinggi Belanda.

One thought on “#247 Ketika Pohon Kehidupan Dilegalkan

  1. kereeen, orisinil banget :))

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s