KOMPETIBLOG 2013

Kompetisi Blog Neso Indonesia 2013

#245 Tulip, “Bunga Angkat” yang Berhasil Dikembangkan Belanda

1 Comment

Oleh Aghny Fitriany

Tahukah kalian kalau tulip adalah bungan nasional Iran dan Turki? Mungkin banyak yang tidak tahu. Mengapa? Karena ketika kita menyebut Tulip pasti kita langsung terpikirkan Belanda.
Koin negara Iran dengan gambar bunga tulip
Layaknya dogma yang sudah diberikan selama bertahun-tahun, ketika mendengar atau melihat bunga tulip pasti yang muncul pertama kali dipikiran kita adalah “BELANDA”. Bunga yang sudah lekat dengan Belanda ini, ternyata bukan berasal dari negri kincir angin tersebut. Percaya tidak percaya bukan? Memang bunga tulip sudah menjadi bagian negara Belanda, tapi bunga ini aslinya berasal dari Asia tengah, yakni di daerah Turki, Iran, dan sekitarnya. Siapa yang dapat menyangka, bunga tulip meraih popularitasnya di Eropa semenjak pertama kali diperkenalkan oleh Carolus Clusius, seorang ahli holtikultura asal Vienna, pada abad ke-17. Bunga tulip dapat memikat hati banyak orang dan menjadi salah satu komoditas yang diminati khususnya di Belanda. Saat ini Belanda sendiri dapat mengeksport 1,2 milyar bunga tulip per tahunnya. Hal ini semakin mengukuhkan belanda sebagai ‘pemilik’ bunga tulip. Padahal bunga ini adalah bunga nasional Iran dan Turki.
Mungkin bosan dengan bentuk dan warna yang begitu-begitu saja, Belanda tak habis akal untuk mendapatkan varietas-varietas baru bunga tulip. Dari bentuk awal kelopak bunga yang hanya bulat, sekarang kita dapat menikmati macam-macam bentuk bungan tulip, dari yang ujung kelopaknya rucing/lancip sampai yang bergelombang-gelombang indah. Kemudian dari yang hanya memiliki satu warna, Belanda berhasil mengembangkan varietas-varietas baru dengan dua warna atau gradasi warna yang cantik yang diperoleh dari hasil persilangan. Terdapat sekitar 1700 varietas tulip saat ini, dan 80% dari varietas tersebut berasal dari Belanda. Pencapaian tersebut tidaklah didapat dengan sekejap mata, mereka telah memiliki pengalaman selama 400 tahun dalam bidang tersebut. Bahkan untuk mengembangkan satu jenis varietas baru dibutuhkan waktu hingga 20 tahun. Bisa dibayangkan bukan, perjuangan dan kesabaran yang dibutuhkan untuk menghasilkan satu jenis varietas saja. Alhasil bunga tulip ini sudah layaknya bunga yang di-anak emas-kan di negara Belanda ini. Terbukti dengan berkembangnya teknologi di bidang holtikultura yang dimanfaatkan untuk mengembangkan jenis-jenis bunga tulip yang baru.

Taman Keukenhof, Belanda

Maka tidak heran, karena kegigihan Belanda mengembangkan bunga tersebut, tulip saat ini memang dikenal sebagai simbol negara Belanda disamping kincir angin yang juga menjadi ciri khasnya. Selain dapat menikmati keindahan bunga tulip, Belanda juga mendapat keuntungan ekonomis, mulai dari hasil eksport tulip hingga meningkatnya wisatawan yang ingin melihat keindahan bungan tulip. Belanda mengemas ‘harta’ tersebut dengan apik, mulai dari membangun taman bunga  Keukenhof yang sangat menawan, hingga membuat festival bunga tulip yang dapat menarik banyak minat wisatawan.

Saking cintanya dengan tulip, Belanda pun dikabarkan akan membuat pulau tulip. Sebuah pulau buatan yang berbentuk bungan tulip. Kerja keras Belanda telah menjadikannya sebagai pioner dalam budidaya bunga tulip. Bunga yang bahkan bukan berasal dari negaranya, dapat dikembangkan dan menjadi kebanggaan Belanda saat ini.
Tentunya kita yang memiliki alam yang kaya ini harus bisa mengembangkan sumberdayanya, sehingga dapat memberikan manfaat bagi kita sekaligus dapat melestarikannya. Dengan keterbatasannya Belanda dapat maju seperti sekarang, bagaimana dengan kita? Semoga kita menjadi generasi pembangun bangsa. Semangat Membangun Negeri!
Referensi 

Author: Admin Kompetiblog

Kompetiblog merupakan kompetisi menulis blog tahunan yang diselenggarakan oleh Nuffic Neso Indonesia, lembaga non-profit yang didanai oleh pemerintah Belanda untuk menjadi perwakilan pendidikan tinggi Belanda.

One thought on “#245 Tulip, “Bunga Angkat” yang Berhasil Dikembangkan Belanda

  1. Tulip memang bunga yang indah, tetapi jika dirangkai hanya bertahan 3 hari, over all tulip bunga keren dah..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s