KOMPETIBLOG 2013

Kompetisi Blog Neso Indonesia 2013

#244 Rahasia Kokohnya Jalan Daendels

Leave a comment

Oleh Aghny Fitriany

Jalan Daendels merupakan salah satu jalan hasil peninggalan masa Kolonialisme yang terbentang di sepanjang pesisir utara pulau jawa dan memiliki panjang kurang lebih 1000 km. Jalan Anyer-Panarukan ini dibangun dengan tujuan memepertahankan tanah jawa dari serangan Inggris, namun ada juga yang mengatakan sebagai jalur Pos.
Terlepas dari segala kontroversi pembangunannya, tahukah kalian kalau jalan ini ternyata memiliki fakta yang mengejutkan?
Pernah dengar CAT atau Cekungan Air Tanah? Bagi yang pernah belajar hidrologi pasti pernah mendengar istilah tersebut. CAT adalah wilayah keterdapatan air tanah yang dibatasi oleh kondisi hidrogeologis. BAtasan disini adalah batasan sebagai akibat dari kondisi geologi bawah permukaan, seperti zona sesar, lipatan, kemiringan lapisan batuan, dll. Indonesia sendiri 47 % wilayahnya adalah CAT sedangkan sisanya adalah daerah NON-CAT. Nah apa hubungannnya CAT dan jalan Daendels?

Dr.Ir.Robert J. Kodoatie,M.Eng dalam workshop “sustainabel use of groundwater”, menyatakan bahwa ternyata sebagian besar jalan Daendels dibangun diatas wilayah CAT. Di P.Jawa sendiri sebanyak 61% wilayahnya merupakan CAT dan selebihnya adalah NON-CAT. Faktanya jalan peninggalan Belanda ini memang sebagian besar dibangun diatas wilayah CAT. Dan bahkan jalur kereta api di pulau jawa yang juga peninggalan Belanda juga berada diatas wilayah CAT.
Mengapa ini menjadi penting?
Wilayah CAT adalah wilayah yang tidak memiliki banyak patahan, sehingga landslide jarang terjadi dibandingkan dengan wilayah NON-CAT. Selain itu, hujan yang turun didaerah CAT akan menjadi aliran permukaan dan aliran bawah tanah, sedangkan untuk NON-CAT umumnya hanya akan menjadi aliran permukaan saja. Sehingga pada wilayah NON-CAT rentan longsor (karena air hujan tidak meresap menjadi aliran bawah tanah dan menjadi aliran permukaan saja) dan kekeringan karena tidak memiliki groundwater.
Kebanyak kejadian bencana alam juga terdapat di wilayah NON-CAT. Jadi bukan sesuatu yang mengherankan jika jalan daendels dan jalur rel kereta api warisan Belanda tersebut nyatanya tetap kokoh berdiri tanpa permasalah yang signifikan. Tentu banyak faktor lain yang mendukung, namun fakta bahwa pembangunan tersebut sebagain besar diatas wilayah CAT pastilah hasil pemikiran yang sangat mengagumkan di zaman penjajahan dahulu. Tidak terbayangkan bahwa zaman dahulu pemerintah kolonial sudah memikirkan hal tersebut, yang bahkan sampai saat ini kita belum selesai memetakan wilayah CAT dan NON-CAT untuk seluruh wilayah Indonesia.
Nah, bagaimana dengan pembangunan jalan saat ini?
Kita ambil contoh tol Cipularang yang setelah diamati memang sebagain besar berada di wilayah NON-CAT dan mengalami beberapa permasalahan dan bencana seperti tanah longsor. Sejak peresmiannya tahun 2005, tol ini telah mengalami beberapa kali tanah longsor di tahun 2005, 2006, dan terakhir bulan februari 2013 kemarin. Selain itu, Ir. Robert Kodoatie juga menyatakan bahwa Tol Semarang-Solo juga mengalami permasalahan saat pembangunaanya karena memang berada diwilayah NON-CAT.
Meskipun Belanda telah menjajah kita, bukan berarti kita harus memandang sebelah mata bukan? Seharusnya kita bisa mengambil keuntungan dari apa yang telah ditinggalkan, termasuk ilmu-ilmu yang dapat dimanfaatkan untuk kemajuan bangsa kita. Semoga ini bisa menjadi pelajaran bagi kita. Semangat Membangun Negri!
 
Referensi
Groundwater Use and It’s Effect in Indonesia (Dr.Ir.Robert J. Kodoatie,M.Eng), dipresentasikan pada Workshop for Sustainable Use of Groundwater, pada 13 Februari 2013 di Ditjen SDA, Kementrian PU, Jakarta

Author: Admin Kompetiblog

Kompetiblog merupakan kompetisi menulis blog tahunan yang diselenggarakan oleh Nuffic Neso Indonesia, lembaga non-profit yang didanai oleh pemerintah Belanda untuk menjadi perwakilan pendidikan tinggi Belanda.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s