KOMPETIBLOG 2013

Kompetisi Blog Neso Indonesia 2013

#226 Tanda Mata dari Belanda di Kantong Kita

Leave a comment

Oleh Rika Yudani 

Perkembangan teknologi selalu membuat saya berdecak kagum. Pernah membayangkan mengirim sms dan email, meng-update status Facebook, atau berkicau di Twitter dengan hanya berbicara? Kini, kita dapat melakukannya dengan sebuah headset Jabra STONE2 yang dikembangkan di India. Uniknya, ketika batere si headset hampir habis, ia yang gantian bersuara “Low Battery”.

Gambar 1. Jabra STONE2, The Talking Headset

Produk Phantom Keyless Home Entry System memungkinkan rumah kita mengenali perangkat handphone milik kita. Begitu kita pulang, seketika pintu akan terbuka. Begitu kita masuk rumah, klik, pintu otomatis tertutup dan terkunci.

Gambar 2. Phantom Keyless Home Entry System

Di dunia kesehatan, ada CapTrack, yang terpasang di botol obat dan menjadi ‘asisten’ pribadi pasien. CapTrack akan mengeluarkan cahaya atau suara, atau bahkan mengirimkan email, untuk mengingatkan jadwal minum obat; lalu melaporkan perkembangannya kepada dokter atau anggota keluarga. Ketika obat hampir habis, CapTrack dapat menghubungi apotek untuk memesan obat baru. Bagi pasien yang tidak boleh lupa meminum obat, CapTrack ini jelas membantu.

Gambar 3. CapTrack

Teknologi-teknologi inovatif di atas tidak akan tercipta tanpa jasa seorang penemu Belanda, Jaap Haartsen. Ya, Jaap Haartsen lah yang menemukan salah satu inovasi teknologi paling revolusioner dalam dua puluh tahun terakhir. Namanya Bluetooth.

Gambar 4. Jaap Haartsen, sang penemu teknologi bluetooth

 Saat bekerja di Ericsson, Jaap Haartsen mencari cara untuk mentransfer data tanpa menggunakan kabel, teknologi yang pada masa itu belum ada. Dari berbagai percobaan, ditemukan metode menghubungkan gadget elektronik dengan menggunakan frekuensi radio berdaya rendah.

Dari situlah teknologi bluetooth tercipta.

Gambar 5. Lambang bluetooth

Nama bluetooth diambil dari seorang raja Denmark Harald Bluetooth, yang berkuasa pada akhir tahun 900 an. Raja ini berhasil menyatukan dua suku dari Denmark dan Norwegia yang berperang. Nah, seperti si Raja, teknologi bluetooth diharapkan akan menyatukan perangkat elektronik yang terpisah sama seperti Raja Harald menyatukan dunianya. Baru tahu? Saya pun begitu🙂

Atas penemuannya ini, Jaap Haartsen dinominasikan dalam The European Investor Award 2013, ajang tahunan bergengsi yang diadakan European Patent Office. Penghargaan ini ditujukan kepada para penemu yang dinilai berkontribusi signifikan terhadap inovasi baru, perkembangan ekonomi, dan kemasyarakatan Eropa.

Bluetooth yang saat itu tercipta sederhana dari tangan ‘tukang insinyur’ Belanda berhasil menjadi pelopor munculnya inovasi teknologi tingkat tinggi. Bukan hanya mengembangkan industri informasi dan komunikasi, namun juga berkontribusi pada bidang kesehatan, hiburan, dan sistem keamanan.

‘Sepak terjang’ Belanda di industri IT memang tidak diragukan. Belanda menjadi lima besar negara tujuan investasi perusahaan pengembang piranti lunak, perangkat keras, dan konsultan IT, sekaligus merupakan empat besar negara pengekspor layanan ICT. Sebanyak 70 persen inovasi di Belanda terkait dengan IT, yang berpengaruh pada perkembangan manajemen air, industri makanan, budidaya bunga, serta industri otomotif.

Maraknya penemuan-penemuan di bidang teknologi bukan hanya karena sumber daya manusianya yang bertalenta tinggi, namun juga karena kuatnya dukungan pemerintah Belanda. Sejak tahun 2007, Belanda menerapkan kebijakan ramah pajak terhadap perusahaan internasional sehingga berhasil meningkatkan 40 persen investasi asing. Saat ini, sekitar 7.000 perusahaan asing mendirikan kantor pusatnya di Belanda, termasuk perusahaan-perusahaan IT raksasa seperti Cisco Systems, LG, Huawei dan Samsung.

Gambar 6. Gedung Perkantoran di Belanda

Sekarang coba kita cek perangkat elektronik kita di saku. Adakah di menunya tercantum logo warna putih berlatar belakang biru, serupa huruf B dengan sisi tajam dan berekor di belakang?

Gambar 7. Ada lambang seperti ini di telepon genggammu?

Jika ya,  selamat! Berarti kita sudah punya sebuah tanda mata teknologi dari Belanda.

Referensi

http://www.dishtracking.com/forum/jabra-launches-innovative-bluetooth-headset-that-talks-can-t-13827.html
http://www.androidcentral.com/jabra-stone2-bluetooth-headset-review
http://www.incrediblethings.com/home/have-your-iphone-let-you-in/
http://www.gioacchino.be/project/bluetooth.pdf
http://www.nfia-turkey.com/news/40/The-Netherlands-Attracts-Information-and-Communications-Technology-Investments.html
http://www.imedicalapps.com/2011/11/bluetooth-alliance-announces-finalist-2011-innovation-world-cup/
http://www.howstuffworks.com/gadgets/high-tech-gadgets/5-bluetooth-devices.htm
http://www.epo.org/learning-events/european-inventor/finalists/2012/haartsen.html
http://tco.osu.edu/tag/captrack/

Author: Admin Kompetiblog

Kompetiblog merupakan kompetisi menulis blog tahunan yang diselenggarakan oleh Nuffic Neso Indonesia, lembaga non-profit yang didanai oleh pemerintah Belanda untuk menjadi perwakilan pendidikan tinggi Belanda.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s