KOMPETIBLOG 2013

Kompetisi Blog Neso Indonesia 2013

#225 Seni Cahaya, Karya Tak Terduga dari Belanda

Leave a comment

Oleh Rika Yudarini

“Great things are done by a series of small things brought together.” Begitu kata Vincent Van Gogh, seniman terkemuka kelahiran Belanda. Tapi dari mana ‘inspirasi’ untuk membuat small things menjadi great things itu datang?

Tentang Belanda,  tidak ada yang meragukan reputasinya di bidang seni, budaya, dan sejarah. Pertanyaannya, dari mana inspirasi seniman Belanda bermula?

Hm, pertama, kita bisa menilik warna oranye, yang mewakili nama pusat kerajaan House of Orange Nassau, sekaligus menjadi simbol kebanggaan dan patriotisme Belanda. Secara psikologis, oranye memberikan energi penciptaan dan ilham, serta menyalakan inspirasi.

Gambar 1. Warna Oranye Kebanggaan Belanda

Kedua, bisa juga seniman Belanda terinspirasi aura  yang dipancarkan oleh museum, galeri, dan arsitektur sejarah megah yang tersebar di penjuru negeri. Ada sekitar 1.000 museum, yang menjadikan Belanda sebagai negara dengan tingkat kepadatan museum tertinggi di seluruh dunia.

Ketiga, bisa jadi ada inspirasi yang diwariskan oleh oleh seniman-seniman besar yang lahir di Belanda; Rembrandt, Jan Vermeer, Jan Steen, Piet Mondriaan atau Vincent van Gogh. Berharganya lukisan seniman Belanda terlihat dari fakta bahwa tiga dari sepuluh lukisan termahal di dunia dibuat oleh Van Gogh, terjual dalam kisaran harga $ 54 juta hingga $142.7 juta. Wow.

Atau, keempat, motivasi kreatif Belanda terbangun dari kuatnya dukungan terhadap seni? Ada beragam program kreatif, misalnya Museum Night yang membuka 50 museum di Amsterdam pada waktu malam mulai pukul 7 hingga pukul 2 pagi.

Gambar 2. Suasana Museum Night di Amsterdam, Belanda

Lalu ada fasilitas Museumkaart (museum card) yang dapat digunakan sebagai tiket masuk puluhan museum di seluruh wilayah Belanda dan berlaku sepanjang tahun.

Intinya, orang Belanda menyadari bahwa seni diapresiasi tinggi. Itukah yang menyalakan inspirasi mereka?

Mari kita berkenalan dengan Diet Wiegman, seorang seniman dari Belanda.

Lahir pada tahun 1944, Wiegman mewarisi darah seni ayah dan kakeknya. Ia belajar di The Rotterdam Art College dari 1961 hingga 1965. Suatu hari, Wiegman berjalan menyusuri pantai dan mendapati tumpukan sampah. Bukan jengah yang dirasakannya, tapi justru inspirasi seni.

Jadi, kita kita suatu hari memiliki kesempatan melihat karya Wiegman – potongan besi, kayu, botol kaca, uang logam, yang disusun tak berbentuk –  jangan dahulu mengerenyit tak paham. Tunggu hingga cahaya diremangkan, kemudian lampu sorot diatur. Lalu, pandangilah bayangannya.

Gambar 3. Karya Diet Wiegman, Rembrandt Illuminated, 2005

Gambar 4. Karya Diet Wiegman, Dutch Landscape, 1987.

Terbuat dari beberapa patung kecil yang disusun secara acak, bayangannya menggambarkan keindahan pemandangan Belanda

Ya, Diet Wiegman merupakan pelopor dalam seni Shadow Art Sculptures. Karya Wiegman tersusun dari barang-barang yang oleh orang awam (maupun seniman lain) tidak dipedulikan; kertas, potongan kaca, cermin, karton, tanah liat, dan kayu. Benda-benda ‘sampah’ itu disusun dengan kecermatan dan kreavitas mengagumkan lalu disorot oleh lampu dari sudut pandang tertentu, dan tada! Ada beragam bayangan tak terduga. Membuat orang berdecak kagum.

Yang satu ini kesukaan saya:

Gambar 5: Ini hasil karya Diet Wiegman di bawah lampu yang menyala normal; berupa patung yang tampak tidak berbentuk.

Gambar 6: Ini masih patung yang sama; namun lampu sudah dipadamkan dan patung hanya diberi cahaya lampu sorot.

Gambar 7: Patung mulai diputar, bayangan yang muncul pun tampak berubah.

Gambar 8. Patung masih berputar, eh kok sepertinya mulai berubah menjadi sosok manusia ya?

Gambar 8: Patung berhenti berputar. Wah, ternyata menjadi Michael Jackson! Karya Diet Wiegman, Shadow Dancing, 2008

Shadow Art Sculptures yang dipelopori oleh Wiegman menjadi terobosan seni di dunia internasional dan banyak ditiru oleh seniman lain. Hasil karyanya mencerminkan visi untuk melihat benda-benda yang tampaknya biasa, menjadi bentuk yang sama sekali berbeda. Wiegman membuat orang lain terinspirasi, dan dapat memandang ‘sampah’ sebagai sebuah karya yang indah. Namun, jangan salah ya, Wiegman tidak mencapainya dalam satu malam; karyanya merupakan buah ketekunan selama hampir 50 tahun!

Dan dari tangan dingin seorang Diet Wiegman, kita belajar bagaimana hal-hal kecil tak terduga bisa menjadi karya besar luar biasa. Yang penting, jangan berhenti berusaha!

Referensi

http://www.tiptoptens.com/2011/07/16/top-10-most-expensive-paintings/
http://abcnews.go.com/blogs/headlines/2013/03/sculpting-shadows-diet-wiegman/
http://lifestyle.iloveindia.com/lounge/interesting-facts-about-holland-1888.html
http://americablog.com/2013/03/diet-wiegman-light-shadow-sculpture-garbage-trash.html?pid=52
http://www.mymodernmet.com/profiles/blogs/diet-wiegman-light-sculptures
http://abcnews.go.com/blogs/headlines/2013/03/sculpting-shadows-diet-wiegman/
http://www.thisiscolossal.com/2013/03/light-sculptures-by-diet-wiegman/
http://www.thetoptenz.net/most-expensive-paintings-ever/

Referensi gambar

http://www.123rf.com/photo_6880589_dutch-soccer-fans-dressed-in-orange-with-ball-and-megaphone.html
http://www.iamsterdam.com/en-GB/experience/what-to-do/whats-on/event-guide/november/museumnacht-amsterdam
http://americablog.com/2013/03/diet-wiegman-light-shadow-sculpture-garbage-trash.html

Author: Admin Kompetiblog

Kompetiblog merupakan kompetisi menulis blog tahunan yang diselenggarakan oleh Nuffic Neso Indonesia, lembaga non-profit yang didanai oleh pemerintah Belanda untuk menjadi perwakilan pendidikan tinggi Belanda.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s