KOMPETIBLOG 2013

Kompetisi Blog Neso Indonesia 2013

#210 Bosscha van Bosscha

Leave a comment

Oleh Anna Soraya 

Masih ingat dengan film Petualangan Sherina? Ya, film musikal anak yang dirilis pada Juni tahun 2000 tersebut, berhasil mendongkrak kepopuleran “Bosscha” kepada khalayak awam.

Dalam film tersebut, ada adegan dimana Sherina dapat meneropong bintang-bintang di Luar Angkasa nun jauh disana, melalui salah satu Teleskop yang terdapat di “Bosscha”. Kemudian ia bernyanyi dengan suara merdunya sembari menyebut beberapa nama dari bintang-bintang tersebut; Canopus, Capella, Vega…

Vega-star

Hal tersebut sontak membuat penasaran para pecinta filmnya (mayoritas adalah anak-anak) untuk mencari tahu, apa dan siapa “Bosscha” itu?

Bosscha is an Observatorium

“Bosscha” merupakan sebuah observatorium bintang yang terbesar di Indonesia dan bahkan di Asia-Tenggara. Dulunya bernama “Bosscha Sterrenwacht” dibangun oleh “Nederlandsch-Indische Sterrenkundige Vereeniging” (NISV) atau “Perhimpunan Bintang Hindia-Belanda”. Observatorium ini berlokasi di LembangJawa Barat.

Bosscha is a Founder of Bosscha Observatorium

Karel Albert Rudolf Bosscha (K.A.R Bosscha) lahir di Den HaagBelanda15-Mei1865.

Ia seorang pengusaha teh Malabar asal Belanda yang peduli terhadap kesejahteraan masyarakat pribumi Hindia-Belanda pada masa itu dan juga merupakan seorang pemerhati ilmu pendidikan khususnya Astronomi.

Pada 1923, K.A.R Bosscha menjadi perintis dan penyandang dana pembangunan Observatorium Bosscha yang telah lama diharapkan oleh “NISV”. Kemudian ia bersama Dr. J. Voute, pergi ke Jerman untuk membeli Teleskop Refraktor Ganda Zeiss dan Teleskop Refraktor Bamberg. Pembangunan Observatorium Bosscha selesai dilaksanakan pada 1928.

 Pembangunan gedung utama untuk penempatan Teleskop Refraktor Zeiss

 

 Kubah Zeiss (saat terbuka) dengan bobot 56 ton dan diameter 14,5 m

Refraktor Ganda Zeiss 60 cm ini memiliki bobot 17 ton. Teleskop ini dapat mengamati bintang-bintang yang 100.000 kali lebih lemah dari bintang yang dapat dilihat oleh mata telanjang.

Refraktor Bamberg 37 cm. Teleskop ini selesai diinstalasi awal tahun 1929.

 Bamberg

 Atap Bamberg yang dapat digeser maju mundur

Namun, ia sendiri tidak sempat menyaksikan bintang melalui observatorium yang didirikannya, karena pada 26-November1928, ia meninggal di MalabarBandungHindia-Belanda, dalam usia 63 tahun. Sad😥

Selama hidupnya, K.A.R Bosscha memilih untuk tidak menikah. Karena kecintaannya pada Malabar, beliau meminta agar jasadnya disemayamkan diantara pepohonan, di Perkebunan Teh Malabar.

Makam K.A.R Bosscha

 Planetoid Karel-Bosscha

Untuk mengenangnya, sebuah Planetoid (11431) diberi nama “Karel-Bosscha”. Planetoid ini ditemukan tahun 1971, berdiameter sekitar 5 km, berorbit diantara Planet Mars dan Planet Jupiter.

 

K.A.R Bosscha tak hanya menginspirasi, tapi juga memfasilitasi anak-anak Indonesia untuk bisa meraih cita-citanya setinggi bintang di Angkasa. Kepeduliannya terhadap dunia pendidikan ia buktikan dengan membangun Sekolah Dasar, Sekolah Tinggi, serta Observatorium Bosscha.

Berawal dari perkebunan teh Malabar yang dirintisnya sejak Agustus 1896, ia telah menyejahterakan rakyat di Desa itu.

Melalui Sekolah Dasar “Vervoloog Malabar (sekarang bernama SD Malabar 2) yang didirikannya pada 1901, ia telah memberi fasilitas pendidikan secara gratis bagi anak-anak yang kurang mampu. 

K.A.R Bosscha juga berperan penting dalam pendirian Technische Hoogeschool te Bandoeng-Sekolah Tinggi Teknik di Hindia-Belanda (sekarang menjadi ITB).

Prasasti Peresmian nama “Bosscha-Laboratorium Natuurkunde di Kampus TH-Bandung 18-Oktober-1924.

Meski seorang Dutch, namun K.A.R Bosscha telah berkontribusi besar dalam pembangunan di Indonesia, khususnya wilayah Bandung. Berkat kedermawanan dan kepionirannya, pantaslah jika ia dianugerahi penghargaan sebagai Warga Utama Kota Bandung dalam upacara kebesaran yang dilakukan Gemente di Kota Bandung.

 Dankjewel, K.A.R Bosscha.

Referensi

http://id.wikipedia.org/wiki/Observatorium_Bosscha
http://id.wikipedia.org/wiki/Karel_Albert_Rudolf_Bosscha
http://www.absoluteastronomy.com/topics/Bosscha_Observatory
http://bosscha.itb.ac.id/index.
http://tri.astraatmadja.org/2006/12/17/quo-vadis-observatorium-bosscha/
http://www.bandungheritage.org/index.php?option=com_content&task=view&id=68
http://omdien.wordpress.com/2007/06/11/sd-malabar-ii-bangunan-tua-warisan-bosscha-wonosobo/
http://uniknya.com/2011/05/5-peninggalan-utama-bosscha/
http://uniknya.com/2011/06/5-fakta-terkait-bosscha/

Author: Admin Kompetiblog

Kompetiblog merupakan kompetisi menulis blog tahunan yang diselenggarakan oleh Nuffic Neso Indonesia, lembaga non-profit yang didanai oleh pemerintah Belanda untuk menjadi perwakilan pendidikan tinggi Belanda.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s