KOMPETIBLOG 2013

Kompetisi Blog Neso Indonesia 2013

#193 Musuh Yang Kini Menjagamu

Leave a comment

Oleh Rizky Amelia 

“Kalau kamu ke Belanda, terus masuk ke perpustakaan Leiden, nangis wes kamu..”
“Lho kenapa pak memangnya?”
“Berbagai naskah lama, kitab-kitab kuno asli, milik bangsa kita ada disana dan kita nggak bisa bebas mengakses semua itu.”

Sepenggal percakapan Bu Ema dengan (alm.) Pak Galih yang diceritakan  pada saat kelas Pelestarian Arsitektur hari itu mengantarkan keingintahuan saya akan negeri Belanda lebih jauh. Sebagai heritage-lover, agak sakit rasanya mendengar hal itu. Namun, Belanda sendiri dikenal sebagai ‘surganya’ benda-benda heritage. Bayangkan saja, negara dengan luas hanya 41.000 km2 yang terbagi menjadi 12 provinsi ini, memiliki 803 museum yang buka sampai saat ini. Provinsi Flevoland adalah provinsi dengan jumlah museum paling sedikit, yakni 9 museum. Sedangkan provinsi yang memiliki museum terbanyak adalah Provinsi Noord Holland yakni sejumlah 153 buah.

Kenapa sih Belanda punya museum sebanyak itu?

Belanda disebut-sebut dengan negara yang memiliki can-do attitude ini telah melahirkan banyak pioneer di berbagai bidang. Luas negara yang kecil tidak menjadikan masyarakatnya introvert akan pengetahuan. Berbagai penemuan, tulisan dan karya dari masa lalu hingga saat ini tersimpan apik di museum-museum Belanda. Masa penjajahan Belanda yang lama di Indonesia pada masa lalu membuat Belanda banyak memiliki artefak-artefak nusantara di beberapa museum.

Universiteitbibliotheek Leiden
http://www.flickriver.com

Pernahkah kamu mendengar tentang Homo Wajakensis?

Jika pada waktu sekolah dulu pelajaran sejarah kita sampai pada bab Teori Evolusi Manusia, maka fosil bernama Homo Wajakensis adalah nama yang penting, karena ia disebut-sebut sebagai ‘manusia pertama’ peralihan Pithecanthropus ke Manusia Modern. Fosil Homo Wajakensis ini ditemukan di desa Wajak (Tulungagung) Jawa Timur pada tahun 1889 oleh Eugene Dubois, salah satu Ilmuwan Paleoantropologi terkemuka berkebangsaan Belanda. Keberadaan fosil Homo Wajakensis saat ini diduga masih ada di Museum Nasional Sejarah Alam, di Leiden – Belanda. Atas prakarsa Eugene Dubois ini, beberapa daerah (bahkan desa kecil) di Indonesia jadi mendunia karena penemuan-penemuan ini. 

Eugene Dubois
id.wikipedia.org

Masih banyak sekali benda-benda pusaka Nusantara yang ada di museum-museum Belanda. Bahkan ada beberapa museum khusus daerah-daerah di Indonesia, seperti: Museum Nusantara, Museum Bronbeek (museum sejarah Aceh), dan Museum Maluku. Namun seperti yang saya katakan di awal tadi, kita tidak bisa bebas mengakses benda-benda yang sejatinya milik kita, karena penjagaan di beberapa museum sangat ketat. Jika tanpa sengaja saja kita menyentuh sebuah lukisan, maka dengan segera kita akan didatangi oleh penjaga museum untuk diperingatkan.Bahkan ada pula beberapa museum yang melarang kita untuk mengambil foto. Inilah musuh kita dahulu yang kini menjaga benda-benda bersejarah kita. Rasa sedih karena ‘tak bisa memiliki’ mungkin cukup terbayar dengan perawatan dan penjagaan yang baik disana, karena belum tentu saat ini kita siap dan mampu merawat dan menjaga sebaik mereka jika benda-benda tersebut dikembalikan ke Pemerintah RI.

 

Museum Nusantara

Begitulah beberapa fakta, bagaimana bangsa Belanda menjadi pioneer, pemrakarsa berbagai temuan yang mengubah dunia yang sebagian dari temuan itu sendiri ada di negara kita, lalu mereka benar-benar menjaganya dan dikembangkan untuk masa depan. Semoga segera tiba hari dimana kita bisa dan mampu belajar dari mereka dan mengaplikasikannya untuk Indonesia.

“Jas Merah – Jangan sekali-sekali melupakan sejarah.”
Presiden Soekarno – Presiden Pertama RI

Referensi

Majalah Intisari No.605
http://dutchmuseumsite.com/
http://www.antaranews.com/berita/1270901128/benda-bersejarah-indonesia-banyak-tersimpan-di-museum-belanda
http://www.atjehcyber.net/2013/01/museum-bronbeek-yang-tercecer-dari.html
http://www.acehindependent.com/2012/10/07/memburu-naskah-kuno-di-mana-manuskrip-aceh-tersimpan/
http://fathoniarief.blogspot.com/2008/01/mencari-jejak-manusia-wajak.html
http://www.nusantara-delft.nl/

Author: Admin Kompetiblog

Kompetiblog merupakan kompetisi menulis blog tahunan yang diselenggarakan oleh Nuffic Neso Indonesia, lembaga non-profit yang didanai oleh pemerintah Belanda untuk menjadi perwakilan pendidikan tinggi Belanda.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s