KOMPETIBLOG 2013

Kompetisi Blog Neso Indonesia 2013

#182 WOW, Ilmuwan Belanda [dulu] di Indonesia

Leave a comment

Oleh Nunung Ria Nursanti

Gambar 1. Pohon Elm

Selama ini saya sebagai mahasiswa biologi, yang sangat melekat kuat didiri saya dari Belanda adalah Antonie van Leeuwenhoek, seorang penemu dan pencipta alat optik 2 lensa yang selanjutnya kita kenal bersama sebagai Mikroskop. Manfaat penemuan  Leeuwenhoek tentunya sangat berkontribusi dalam penemuan berbagai macam jenis mikroorganisme  baik patogen maupun non-patogen.

Tapi tahukah kalian semua, selain Leeuwenhoek yang berjasa dalam penemuan mikroskop ini, adapula ilmuwan wanita yang lahir di Batavia (Sekarang Jakarta), Dr Marie Beatrice Schol-Schwarz (1898-1969), seorang perintis ilmu fitopatologi atau patologi tumbuhan (ilmu yang mempelajari patogen yang menyerang tanaman) dari Belanda yang berjasa dalam dunia tumbuhan karena penelitiannya pada jamur patogen yang menyerang pohon Elm, sejenis pohon mirip beringin yang tumbuh di wilayah Eropa dan Amerika.  Pohon Elm yang sebenarnya merupakan tanaman asal Asia ini diperkenalkan di daratan Eropa dan Amerika sebagai tanaman teduh. Umumnya tanaman ini dijumpai di pinggir jalan karena ukurannya yang besar dan berfungsi sebagai sabuk hijau kota. Namun akibat adanya serangan jamur yang disebarkan oleh serangga, banyak pohon Elm yang mati dan akhirnya tumbang akibat “pengrusakan sendiri” batang pohon sebagai bentuk pertahanan diri pohon. Tapi semenjak dilakukan penelitian oleh Bea Schwarz, kematian pohon Elm yang diakibatkan oleh jamur patogen ini dapat dikurangi bahkan dihindarkan 1. Karena manfaat pohon Elm ini, Di tahun 2005, Amsterdam dideklarasikan sebagai “Elm City of Europe”, dimana dapat dijumpai adanya 75000 pohon Elm disekitar kota dan kanal-kanal 2. Berkat jasanya Bea Schwarz dalam DED (Dutch Elm Disease), spesies baru hasil persilangan Pohon Elm yang tahan patogen diambil dari namanya, Ulmus “Bea Schwarz”.3

Gambar 2. Palm Area in Amsterdam

Bea Schwarz yang lahir di Batavia ini juga tercatat pernah melakukan penelitian tanaman kacang tanah (Arachis hypogaea) di Kebun Raya Bogor yang dibangun oleh Stamford Raffles bersama Caspar Georg Carl Reinwardt semasa hidupnya. Reinwardt sendiri adalah seorang botanis berpengaruh dari Belanda yang menjadi pimpinan pertama Kebun Raya Bogor. Bahkan karena pengaruhnya dalam dunia botani, dijumpai nama genus Reinwardtia (tanaman) dan Reinwardtoena (hewan)4.

Selain Bea Schwarz, Reinwardt dan Raffles yang pernah tinggal, menjadi pengayom di Indonesia seta berjasa dalam dunia botani, adapula beberapa ilmuwan lain yang juga berjasa dan menjadi pelopor dalam bidangnya. Yah meskipun mereka tidak sempat berkunjung ke Indonesia, namun kontribusi mereka sebagai penemu sangatlah bermanfaat bagi perkembangan ilmu pengetahuan. Jadi ya perlu kita ketahui bersama.

Mereka adalah Martinus Beijerinck dan C.B. van Niel.

Nodul-bodul atau benjolan pada tanaman kacang-kacangan yang merupakan akibat dari adanya fiksasi nitrogen itu juga diteliti dan ditemukan oleh ilmuwan kebangsaan Belanda Martinus Beijerinck. Dari sini diketahuilah adanya simbiosis antara tumbuhan dan bakteri. Selain itu ia dianggap sebagai salah satu pencetus virologi, ilmu yang mempelajari mengenai virus. Tahun 1898 ia mempublikasikan eksperimennya mengenai tembakau yang diserang oleh agen  yang lebih kecil dari bakteri, dimana lambat laun disebut sebagai Tobacco Mosaic Virus oleh Wendell stanley (1935).5

C.B. van Niel juga ilmuwan Belanda yang berjasa dalam  ilmu eksakta. Ia memperkenalkan keilmuan mikrobiologi di Amerika Serikat dan penemu reaksi kimia fotosintesis. Ia pertama kali memperkenalkan reaksi kimia fotosintesis dari bakteri ungu sulfur dan bakteri hijau sulfur,

2 H2A + CO2 → 2A + CH2O + H2O

yang selanjutnya disempurnakan oleh Robert Hill.6

Gambar 3. Reaksi Kimia Fotosintesis

Well, jadi Belanda memang negara sumber perintis ya guys, karena terbukti banyak penduduknya yang nyata menjadi sosok pionir dalam bidangnya.

Referensi

1http://en.wikipedia.org/wiki/Marie_Beatrice_Schol-Schwarz
2http://en.wikipedia.org/wiki/Dutch_elm_disease
3http://en.wikipedia.org/wiki/Ulmus_%27Bea_Schwarz%27
4http://en.wikipedia.org/wiki/Bogor_Botanical_Gardens
5http://en.wikipedia.org/wiki/Martinus_Beijerinck
6http://en.wikipedia.org/wiki/C._B._van_Niel

Author: Admin Kompetiblog

Kompetiblog merupakan kompetisi menulis blog tahunan yang diselenggarakan oleh Nuffic Neso Indonesia, lembaga non-profit yang didanai oleh pemerintah Belanda untuk menjadi perwakilan pendidikan tinggi Belanda.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s