KOMPETIBLOG 2013

Kompetisi Blog Neso Indonesia 2013

#162 Bersenang-Senang Dahulu, Bersukses-Sukses Kemudian

2 Comments

Oleh Anisla Triayu

Kenapa ya lahir pribahasa, “Bersusah-susah dahulu, bersenang-senang kemudian”? Kenapa tidak “Bersenang-senang d­ahulu, bersukses-sukses kemudian” ?

Ngomong-ngomong tentang bersenang-senang dan berbahagia. Tahukah kalian bahwa di Erasmus University Rotterdam, Belanda, terdapat seorang profesor kebahagian? Dr. Ruut Veenhoven. Beliau adalah profesor ‘social conditions for human happiness’, pelopor dalam penelitan-penelitian mengenai kebahagiaan. Beliau menawarkan sebuah indikator perhitungan baru untuk mengukur kebahagiaan bernama Happy Life Expectancy (HLE) dimana indikator ini digunakan untuk mengukur Gross National Happiness (GNH). GNH adalah sejauh mana warga negara di suatu negara menikmati kehidupan mereka.

Pada 10 April 2013, UNICEF mengeluarkan laporan yang menyatakan bahwa anak-anak di Belanda adalah anak-anak yang paling bahagia di dunia. Belanda adalah ‘Best Place to be a child’.

Belanda memiliki profesor kebahagiaan, serta mendapatkan rangking pertama sebagai negara dengan anak-anak terbahagia di dunia. Tidakkah kalian penasaran ada apa dengan Belanda dan ‘kebahagiaan’?

Bangsa Belanda sangat modern dan terbuka dalam hal pernikahan, keluarga, seksualitas, dan dalam cara membesarkan anak. Mereka menerima bahwa orang lain dapat melakukan apa yang mereka sukai dalam kehidupan pribadi mereka. Pada pembagian tugas antara laki-laki dan perempuan, bangsa Belanda juga sangat modern. Mereka menerima gagasan bahwa seorang pria boleh tinggal di rumah dan melakukan pekerjaan rumah tangga sementara istri mereka pergi keluar untuk bekerja. Keterbukaan ini membuat masyarakat bebas dari tekanan sosial dan mereka pun hidup dengan berbahagia.

Paul Vangeert, Profesor Developmental Psychology dari University of Groningen mengatakan bahwa Hubungan keluarga antara orangtua dan anak di Belanda sangatlah baik, mereka sangat komunikatif dan terbuka. Lingkungan masyarakat di Belanda juga sangat demokratis dan bebas. Anak-anak di Belanda lebih rendah terkena tekanan dari lingkungan, orang tua, juga dari teman-teman sepantarannya di sekolah.  Seorang ibu di Belanda mengatakan “I tell my children to go out and play and not come home until their pants are ripped!”

Anak-anak bebas bermain!

Anak-anak mana yang tidak bahagia jika disuruh bermain. Negeri Belanda mempunyai banyak tempat-tempat bermain menarik dan keren. Seperti Netherlands’ Landal Miggelenberg Park di Hoenderloo, atau Madurodam, sebuah taman miniature interaktif yang berlokasi di Den Haag. Di Madurodam kita bisa bermain-main di miniature tempat-tempat penting dan terkenal di Belanda, seperti miniature dari pelabuhan Rotterdam, Bandara Schipol, bahkan miniature dari bendungan Oosterscheldekering.

Taman Miniatur Madurodam

Anak-anak yang bahagia akan tumbuh menjadi orang dewasa yang bahagia. Demikian dengan orang dewasa yang bahagia tentunya akan mendidik dan membesarkan anak-anak yang bahagia.

Taman bermain di Netherlands’ Landal Miggelenberg Park

Dengan menjadi pionir di bidang kebahagiaan, maka tak heran Belanda bisa menjadi pionir dan sukses di berbagai bidang seperti teknologi, seni, wirausaha, agrikultur, dan lain-lain, karena menurut Albert Schweitzer:

 “Success is not the key to happiness. Happiness is the key to success. If you love what you are doing, you will be successful”

 Bersenang-senang dahulu, bersukses-sukses kemudian.

Refrensi

http://www.unicefusa.org/news/releases/unicef-report-netherlands-best-place-to-be-child.html
http://www.unicef-irc.org/Report-Card-11/
http://www.dutchdailynews.com/dutch-kids-ranked-happiest-in-the-world/
http://www.madurodam.nl/en/
http://news.bbc.co.uk/2/hi/europe/6360517.stm
http://tangkai.be/kamus/index.cfm
http://kaboom.org/blog/going_dutch_why_dutch_kids_are_happiest_world
http://en.wikipedia.org/wiki/Happiness_economics
http://www.bhutanstudies.org.bt/pubFiles/Gnh&dev-14.pdf
http://en.wikipedia.org/wiki/Happy_Life_Years#Conclusion
http://kaboom.org/blog/cool_playground_real_world_or_pages_dr_seuss_book
http://www.actoftraveling.com/2012/01/my-5-favorite-places-in-the-netherlands-to-explore-with-kids/

Author: Admin Kompetiblog

Kompetiblog merupakan kompetisi menulis blog tahunan yang diselenggarakan oleh Nuffic Neso Indonesia, lembaga non-profit yang didanai oleh pemerintah Belanda untuk menjadi perwakilan pendidikan tinggi Belanda.

2 thoughts on “#162 Bersenang-Senang Dahulu, Bersukses-Sukses Kemudian

  1. Wah…anak-anak di Belanda bahagia semua berarti😀
    Ga galau-galau kayak anak2 di sini😀
    Good luck buar artikelnya🙂

  2. Thanks for the reference to the article on my blog Act of Traveling! Would be great to learn more about this competition (it is a blog competition, right?). Good luck!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s