KOMPETIBLOG 2013

Kompetisi Blog Neso Indonesia 2013

#159 Belanda, Pelopor Gaya Arsitektur Modern di Indonesia

Leave a comment

Oleh Caroline Imelda Marsha Loing

Masa pendudukan Belanda , telah membentuk wajah kota di banyak kota – kota besar di Indonesia, khususnya di Hindia Belanda – Jakarta, yang saat itu juga menjadi pusat pemerintahan.

Pieter Adrian Jacobus Moojen ketika tiba di Batavia pada akhir abad 20, menilai bahwa arsitektur di Batavia ini hanya menjiplak style klasikisme semata. Asal menaruh pilar – pilar besar ala Helenis dan Roma, tanpa suatu konsep ataupun fungsi yang bermakna.

Moojen dalam setiap karyanya memiliki style tersendiri. Style yang merupakan perwujudan dari kritik terhadap gaya Indische Stiji (gaya Hindia). Karya Moojen juga menandai dimulainya periode rasionalisme dan modernisme dalam sejarah arsitektur Indonesia.

Rasional, dalam arti setiap bentuk yang direncang mempunyai fungsi, serta disesuaikan dengan keadaan iklim setempat, ketersediaan material dan tenaga kerja di tempat tersebut.

Karya Moojen yang pertama di Batavia adalah Kantor asuransi jiwa Nederlandsch Indische en Lijfrente Mij.

Kungstkring, adalah karya Moojen yang kedua. Gedung yang rampung pada tahun 1914, adalah bukti fisik pelopor penggunaan teknologi beton bertulang di Hindia Belanda. Teknik yang mengubah cara pembangunan gedung masa itu. Bentuk – bentuk seperti kubah, lengkung yang di rasa sulit di bangun dengan material bata dan semen, menjadi dirasakan sangat mudah dengan teknologi beton bertulang.  Kerseriusannya dalam memberi makna di setiap bentuk rancangannya juga diterapkan pada gedung ini.

Bentuk lengkung pada fasade bangunan ini, adalah perwujudan dari konsep entrée Gondangdia, suatu gerbang untuk kawasan Menteng. Bentuk lengkung seperti gapura pada area pintu masuk gedung ini tidak sekedar pemuasan estetika semata tapi adalah untuk menjadikan gedung ini suatu landmark di kawasan Menteng ini.

Kungskring menjadi begitu penting dalam sejarah, karena bangunan ini merupakan bukti fisik pemakaian teknologi modern pertama di Batavia, yaitu teknologi beton bertulang.

Disini dapat kita lihat, dalam masa pendudukannya Belanda telah mempelopori gaya modern dalam arsitektur Indonesia.

Referensi

Ensiklopedi Arsitektur

Author: Admin Kompetiblog

Kompetiblog merupakan kompetisi menulis blog tahunan yang diselenggarakan oleh Nuffic Neso Indonesia, lembaga non-profit yang didanai oleh pemerintah Belanda untuk menjadi perwakilan pendidikan tinggi Belanda.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s