KOMPETIBLOG 2013

Kompetisi Blog Neso Indonesia 2013

#120 Trendsetters, Bukan Followers!

Leave a comment

Oleh Mia Reanuly

Kita pasti sudah sering mendengar istilah “followers”, khususnya di dunia per-twitter-an. Kita lebih suka jadi followers atau trendsetters? Ternyata masyarakat Belanda lebih suka jadi trendsetter! Hal ini tercermin dari banyaknya penerima nobel, ilmuwan, seniman, dan filsuf yang inovatif di Belanda. Kira kira budaya apa yang menjadikan mereka  para trendsetter ya? Yuk kita lihat dibawah;

  • Think out of the box!

Untuk menjadi trendsetter dibutuhkan1 pemikiran “out of the box” yang menuntut kreativitas. Belanda termasuk kedalam 10 negara terkreatif di dunia menurut Martin Prosperity Institute[1]. Van Gogh adalah contoh pelukis asal Belanda yang memiliki pemikiran “out of the box”. Dia membuat dunia berdecak kagum dengan gaya lukisannya yang berbeda dari lukisan pada umumnya, yaitu dengan pola yang kasar serta warna yang berani.

Gambar 1. Salah satu lukisan terkenal oleh Van Gogh berjudul “Starry Night”

Kreativitas juga mengantarkan Masyarakat Belanda pada inovasi. Menurut data INSEAD, Belanda masuk kedalam 10 besar negara terinovatif di dunia[2]. Hal ini tercermin dari banyaknya jumlah wirausaha, data GEDI menunjukan Belanda termasuk dalam 10 negara dengan tingkat wirausaha yang tinggi[3]. Semua ini tidak lepas dari pengaruh sistem pendidikan di Belanda yang selalu menanamkan rasa ingin tahu pada siswanya, sehingga kreativitas sudah muncul sejak dini. Sudah banyak lomba dan kontes yang memancing munculnya kreativitas di Belanda, salah satunya kontes inovasi di bidang kesehatan dengan tema ‘Better Health? My idea!’ yang diadakan oleh Pemerintah Flevoland. So that’s true, that creativity and inovation does become a culture in Netherlands.

  • Getting rid of limiting beliefs!

Masyarakat Belanda adalah orang orang yang sangat menjunjung tinggi keterbukaan, liberalisme, dan toleransi. Keterbukaan Bangsa Belanda ditunjukan dengan budaya criticsm dan directness. Jangan heran jika anda berbicara dengan orang Belanda, lalu anda dikritik dengan gaya bahasa yang nyablak[1]. Keterbukaan Belanda juga tercermin dari penerimaan bahasa inggris sebagai second language-nya, padahal Belanda tidak pernah dijajah Inggris. Menurut data Uni Eropa tahun 2005, 87% orang Belanda menggunakan bahasa inggris selain bahasa Belanda[4]. Orang Belanda juga sangat menjunjung tinggi liberalisme dan toleransi. Hal ini bisa dilihat dari adanya pelegalan euthanasia[2], aborsi, prostitusi, penggunaan narkoba ringan, dan perikahan sesama jenis di Belanda. Mungkin bagi kita, semua itu terdengar tidak masuk akal, tetapi memang salah satu cara untuk mejadi pelopor adalah keluar dari segala kebiasaan, keterbatasan, dan melakukan terobosan. That’s how pioneer works, they see things in different ways!

Gambar 2. Pernikahan sesama jenis pertama di Belanda, dan di Dunia.

  • Hard work and overcome failure!

Orang belanda adalah pekerja keras. Hal ini dapat dilihat dari usaha mereka membangun negara diatas air. Prosesnya tidak berjalan dengan cepat dan mudah. Banyak halangan yang menghadang seperti banjir, tanggul jebol, dll. Namun hal ini tidak menyurutkan usaha mereka untuk menghalau air masuk ke tanah mereka. Hingga akhirnya mereka berhasil membangun proyek tanggul besar di utara2 Belanda bernama Afsluitdijk serta proyek Delta Works, yang akhirnya berhasil mengeringkan wilayah mereka. Proyek ini termasuk kedalam “Seven Wonders of the Modern World” menurut American Society of Civil Engineers[5].

Gambar 3. Afsluitdijk, salah satu dari 7 keajaiban dunia modern.

Bagaimana dengan kita? Lebih sering jadi Trendsetters atau Followers? Di dunia penuh persaingan seperti ini tidak ada tempat bagi para followers, so let’s be a pioneer!

 Referensi

[1] http://www.businessinsider.com/most-creative-countries-in-the-world-2011-10?op=1
[2] http://www.hollandtrade.com/business-information/holland-information/holland-compared/index.asp?bstnum=3881&newchart=1
[3] Acs, Zoltan J, et al. 2012. The 2012 Global Entrepreneurship and Development Index (GEDI): Perspectives from the Americas. Center for Entrepreneurship and Public Policy (CEPP).
[4] European Comission. 2005. European and Languages.  Eurobarometer.
[5] http://www.asce.org/Content.aspx?id=2147487305
[6] http://www.bbc.co.uk/news/world-21321731
[7] http://dutch.berkeley.edu/2012/02/how-liberal-is-the-netherlands-2/
[8] http://images4.fanpop.com/image/photos/15300000/twitter-bird-twitter-15336963-600-554.jpg
[9] http://www.nesoindonesia.or.id/mengapa-mengambil-studi-di-belanda/be-a-pioneer
[10] http://en.wikipedia.org/wiki/Vincent_van_Gogh
[11]  http://startupjuncture.com/2013/02/04/dutch-province-flevoland-funding-contest-awards-e270-000-to-kick-start-pioneering-healthcare-ideas/

Author: Admin Kompetiblog

Kompetiblog merupakan kompetisi menulis blog tahunan yang diselenggarakan oleh Nuffic Neso Indonesia, lembaga non-profit yang didanai oleh pemerintah Belanda untuk menjadi perwakilan pendidikan tinggi Belanda.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s