KOMPETIBLOG 2013

Kompetisi Blog Neso Indonesia 2013

#087 Floating City, The Brilliant Concept from “Waterland”

Leave a comment

Oleh Nesa Tasya Asmarany

Belanda, Negara yang pada awalnya terdiri dari 70% laut ini benar-benar tak pernah kehabisan akal untuk membuat inovasi baru yang mutakhir. Seperti halnya, Belanda tak berhenti dengan hanya membangun Bendungan untuk memperluas daratan sekaligus memperluas permukiman. Populasi yang semakin meningkat dengan peningkatan 0.452% per tahun, juga peningkatan permukaan air laut efek perubahan iklim semakin memantapkan niat Belanda untuk mengembangkan inovasi baru kependudukan yang bernama floating city.

Design konsep floating city

Floating city adalah konsep kota terapung, dimana nantinya bangunan dan segala infrastrukturnya dibangun di atas air. Negara air ini tentu tidak mengalami kesulitan yang berarti unruk mengembangkan konsep floating city. Sudah sejak lama Belanda terkenal dengan inovasinya mengelola air. Berawal dari pembangunan ribuan bendungan lalu seiring berjalannya waktu lahirlah banyak inovasi pengelolaan air di Belanda, seperti pembangunan water tap (air keran siap minum) dan masih banyak lagi.

Pada tahun 2009, Rutger de Graaf, penggagas konsep ini mengatakan pembangunan floating city tidak dapat menyelesaikan masalah perubahan iklim, tapi bisa menjadi solusi yang mungkin dilakukan dan dikembangkan. Rutger de Graaf, melalui perusahaan miliknya Deltasync dan perusahaan arsitektur PublicDomain Architects telah merealisasikan konsep floating city dengan membangun proyek bernama Rotterdam Floating Pavilion. Proyek yang didukung oleh Rotterdam Climate Initiative ini telah sampai tahap pembangunan prototype yang sudah selesai dibangun dan dipamerkan pada Januari 2013.

Floating city tak hanya berteknologi modern tapi juga ramah lingkungan karena tenaga yang dipakai bangunannya adalah panas matahari yang ditarik dari permukaan air lalu disimpan di dalam tanah di bawah bangunan atau tanah sekitar bangunan yang akan digunakan kembali sebagai sumber energy. Hal ini membuktikan bahwa floating city dapat mengurangi suhu air permukaan yang disebabkan oleh perubahan iklim. Menurut arsitek Deltasync, keuntungan lain membangun floating city adalah dapat membantu mengatasi masalah melonjaknya harga real estate dan kemacetan di pusat-pusat perkotaan, dimana seperti yang diketahui bahwa 89,2% penduduk Belanda tinggal di kota-kota besar seperti Rotterdam.

Rotterdam Floating Pavilion rencananya akan dikembangkan menjadi kawasan perkotaan terintegrasi yang didalamnya terdapat perkantoran, ruang public, dan 13.000 tempat tinggal (1200-nya akan terapung diatas air). Dream project ini ditargetkan selesai pada tahun 2040.

Prototype Rotterdam Floating Pavilion saat pengerjaan

Prototype Rotterdam Floating Pavilion

Tampak dalam prototype Rotterdam Floating Pavilion

Bukan hanya Deltasync dan PublicDomain Architects, perusahaan lain Waterstudio.NL milik salah satu arsitek kenamaan Belanda Koen Olthuis tidak mau kalah untuk mengembangkan floating architecture dengan konsep floating city.  Waterstudio.NL telah berhasil membangun membangun floating water villas, floating apartments di Citadel, Naaldwijk dan floating mosque di The Hague. Waterstudio.NL tidak hanya menerapkan floating architecture di negaranya tapi juga di mancanegara. Mereka sudah menerapkannya di Maldives dengan membangun sebuah padang golf terapung, mendesign Palm Islands, pulau buatan di Dubai, dan memikirkan untuk merealisasikan floating city di Negara-negara berkembang seperti Bangladesh juga Indonesia. Maka tak heran di tahun 2012, Waterstudio.NL memenangkan “Architecture & Sea Level Rise” Award 2012 dalam kategori App-grading Wet Slums (Pembangunan Permukiman Kumuh dan Basah).

Design floating mosque

Sebagai pelopor teknologi mutakhir, satu yang tak pernah dilupakan Belanda yaitu keseimbangan lingkungan. Itulah yang saya kagumi dari Belanda.🙂

Referensi

http://green.blogs.nytimes.com/2009/10/27/as-sea-levels-rise-dutch-see-floating-cities/
http://www.earthtechling.com/2013/01/hollands-floating-pavilion-designed-for-rising-seas/
http://www.rotterdamclimateinitiative.nl/en/100_climate_proof/projects/floating_pavilion?portfolio_id=19
http://www.reuters.com/article/2012/10/09/uk-dutch-architect-water-idUSLNE89801Z20121009
http://www.waterstudio.nl
http://www.indexmundi.com/netherlands/demographics_profile.html

Author: Admin Kompetiblog

Kompetiblog merupakan kompetisi menulis blog tahunan yang diselenggarakan oleh Nuffic Neso Indonesia, lembaga non-profit yang didanai oleh pemerintah Belanda untuk menjadi perwakilan pendidikan tinggi Belanda.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s