KOMPETIBLOG 2013

Kompetisi Blog Neso Indonesia 2013

#076 Belajarlah dari Sang (Mantan) Penjajah

Leave a comment

Oleh Ikhsan Bani Bukhori

Belanda? Begitu mendengar nama itu pastinya ingatan kita akan terbayang akan kenangan buruk di masa lalu. Bagaimana mereka menjajah Indonesia selama 350 tahun, bukan waktu yang singkat. Peperangan yang terjadi untuk mengusir bangsa Belanda terus dilakukan dari awal kedatangan hingga setelah Indonesia merdeka. Belanda membentuk VOC (Vereenigde Oost Indische Compagnie) untuk menghindari persaingan tidak sehat sesama pedagang Belanda dan menghadapi persaingan dengan bangsa lain. Disamping itu Belanda berusaha menguasai komoditi perkebunan terutama rempah-rempah agar dapat dinikmati dengan harga murah. Salah kebijakan yang menyiksa rakyat adalah sistem kerja rodi dimana rakyat dipaksa bekerja tanpa upah dan istirahat demi membangun benteng dan jalan raya pemerintah colonial Belanda. Kondisi ini tentu merugikan warga pribumi sehingga menimbulkan kebencian terhadap Belanda yang memunculkan beberapa perlawanan hebat di seluruh penjuru Indonesia.

Walaupun telah banyak merampas kekayaan alam dan menimbulkan berbagai peperangan, Belanda tetap merasa berhutang budi dan berterima kasih sehingga memutuskan untuk melakukan program yang bernama politik etis balas budi yang digagas oleh C.Th. van Deventer.

C.Th. van Deventer

Beberapa program politik etis ini meliputi pendidikan, emigrasi dan pembangunan beberapa fasilitas seperti saluran pengairan. Walaupun pada akhirnya terjadi beberapa penyimpangan seperti pengairan hanya untuk perkebunan Belanda dan pendidikan hanya untuk rakyat yang mampu.

Marty Natalegawa dan Timmermans

Setelah lama merdeka, Indonesia menjalin hubungan yang harmonis dengan Belanda di bidang infrastruktur, pertanian,tata kota dan pendidikan. Bahkan dewasa ini banyak pelajar Indonesia yan menuntut ilmu kesana, salah satunya adalah Universitas Leiden yang didirikan pada tahun abad ke-15 sebagai Universitas tertua di Belanda dengan reputasi mendunia. Beberapa tokoh besar Indonesia yang merupakan alumni Universitas ini adalah Kwik Kian Gie, Sutan Syahrir, dan Sultan Hamengkubuwono IX.  Belanda  sendiri telah menelurkan beberapa ilmuwan penting seperti Nicolaas Bloembergen, Johanes Dideerik van der Walls dan Gerardus Hooft. Maka tidak heran jika orang menyebut negara kincir angin akan memberikan kesempatan belajar dan bahkan ikut berperan dalam memajukan pendidikan Indonesia ke depan.

Disamping pendidikan, Belanda juga terkenal akan sepedanya, bahkan dijuluki negara sepeda karena jumlah sepeda disana lebih banyak dibanding jumlah penduduknya. Seakan sepeda telah menyatu dengan jiwa warganya. Memiliki jalur sepeda khusus membuat pesepeda merasa nyaman dan aman dalam menyalurkan hobi maupun beraktivitas sehari-hari menggunakan sepeda. Negara mungil ini dapat menjadi percontohan bagi Indonesia untuk mengurangi kemacetan dengan memanfaatkan transportasi sepeda.

Setelah sepeda, kita juga dapat belajar mengenai olahraga terutama sepakbola. Sebagai salah satu raksasa sepakbola dunia, Belanda pernah merajai Eropa pada 1988 dan selama tiga kali menjadi runners-up dunia yaitu pada 1974, 1978 dan 2010.  Johan Cruyff merupakan salah satu legenda sepakbola Belanda yang sukses menerapkan total football dengan dilatih oleh Rinus Michels. Indonesia bahkan mengimpor beberapa pemain belanda seperti Sergio van Dijk, Irfan Bachdim dan Diego Michels untuk membantu meningkatkan performa tim sepakbolanya.

De Oranje

Pendidikan, sepeda hingga olahraga yang kita pelajari dari Belanda akan memberikan manfaat yang sangat besar. Dahulu merupakan penjajah yang cukup kejam dan sekarang menjadi rekan yang dapat membantu dalam beberapa bidang. Itulah Belanda, mantan penjajah yang kini menjadi guru kita.

Referensi

http://budisma.web.id/materi/sma/sejarah-kelas-xi/akibat-politik-balas-budi-van-deventer/
http://dikkaadityasatriawibawa.blogspot.com/2012/10/sistem-kerja-rodi-pada-masa-penjajahan.html
http://indonesia-in.nlembassy.org/news/2013/02/bz-ministers.html
http://kumpulansejarah-aris.blogspot.com/2012/10/sejarah-penjajahan-belanda-di-indonesia.html
http://www.leiden.edu/
http://madimuktiyono.wordpress.com/2010/04/27/lulusan-universitas-belanda-menakjubkan/

Author: Admin Kompetiblog

Kompetiblog merupakan kompetisi menulis blog tahunan yang diselenggarakan oleh Nuffic Neso Indonesia, lembaga non-profit yang didanai oleh pemerintah Belanda untuk menjadi perwakilan pendidikan tinggi Belanda.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s