KOMPETIBLOG 2013

Kompetisi Blog Neso Indonesia 2013

#062 Total Football : Total in Play, Total in Art, Total in Champion, and Total from Netherlands

Leave a comment

Oleh Nurul Khasanah

Sepakbola adalah permainan yang diciptakan tanpa mengenal batas usia, letak geografi, tingkat ekonomi, perbedaan ras, budaya dan agama. Permainan yang penuh gengsi ini selalu menghadirkan kejadian unik hingga kontroversial. Kemenangan adalah sebuah harga mati yang harus didapatkan oleh sebuah tim, tak khayal pelatih pun harus cerdik menyiapkan ramuan khusus berupa strategi dan taktik untuk memenangkan sebuah pertandingan. Salah satu taktik bermain bola yang sering digunakan saat ini adalah taktik “total football”.  Teknik bermain bola tingkat tinggi ini memang sedang mendunia. Tapi taukah kalau teknik ini sudah ada sejak dulu? Yang belum tau, aku kenalin ke Rinus Michels deh. Yep! Michels ini adalah mantan pemain dan pelatih timnas Belanda dan Ajax Amsterdam. Pemain yang mencetak lima gol di laga debutnya saat melawan ADO Den Haag di tahun 1946 ini adalah dalang dibalik terciptannya teknik bermain bola yang “total football” ini. Teknik yang sudah ada sejak tahun 1969 ini merupakan teknik bermain bola yang sebenarnya bukan “total attack” melainkan “total football” yang mewajibkan pemain untuk bisa menyerang dan bertahan apapun posisi mereka. Teknik yang lekat dengan formasi 4-4-2 ini diperuntukan untuk pemain yang memiliki fisik yang kuat. Kenapa begitu? Hanya pemain yang bisa ditempatkan disemua posisi dengan kemampuan lari yang cepatlah yang bisa dan ini syarat wajib pula untuk para bek. Loh kok gitu? Biasanya bola akan dikontrol oleh seorang gelandang dimana semua pemain baik itu bek akan menusuk ke tengah membantu menyerang, jadi jika pemain kehilangan bola maka bek harus siaga mundur untuk bertahan. Teknik ini pertama kali di gunakan Michels saat melatih Ajax Amsterdam yang kemudian digunakannya saat melatih Tim Oranje dimana Johan Cruijff adalah pemainnya.

Berkat tangan dingin pemain asal Amsterdam ini, dia berhasil membawa De Oranje menjadi finalis Piala Dunia 1974, dan membawa De Oranje menjadi finalis Piala Eropa 1969 yang kemudian membawa mereka ke tangga juara di Piala Eropa 1971. Prestasinya di klub juga tak kalah mentereng, membawa Ajax menjuarai Eredivisie di empat musim berturu-turut yaitu di musim 1965–1966, 1966–1967, 1967–1968, 1969–1970 dan berhasil menjadi juara tiga musim berturut-turut di ajang KNVB Cup yaitu di musim 1966–1967, 1969–1970, 1970–1971. Tak hanya di Belanda, dia pun membawa Ajax berjaya di Eropa dengan menjuarai Inter-Cities Fairs Cup Trophy Play-Off (UEFA Cup) di tahun 1971 dan UEFA European Football Championship di tahun 1988. Selama melancong ke Spanyol, dan ke Jerman magisnya pun tidak pudar dia berhasil membawa klubnya menjuarai La Liga di musim 1973-1974, dan Copa del Rey di musim 1977-1978 dan di Jerman sendiri dia membawa FC Köln menjuarai DFB Pokal di musim 1982-1983.

Berkat serentetan prestasinya ini dia dinobatkan sebagai pelatih terbaik Belanda sepanjang masa.

#BEPROUDOFNETHERLANDS

Referensi

http://en.wikipedia.org/wiki/AFC_Ajax
http://en.wikipedia.org/wiki/Rinus_Michels
http://leftwingsoccer.com/bio-rinus-michels/
http://en.wikipedia.org/wiki/Total_Football
http://equaliserblog.wordpress.com/2010/10/15/3-michels/

Author: Admin Kompetiblog

Kompetiblog merupakan kompetisi menulis blog tahunan yang diselenggarakan oleh Nuffic Neso Indonesia, lembaga non-profit yang didanai oleh pemerintah Belanda untuk menjadi perwakilan pendidikan tinggi Belanda.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s