KOMPETIBLOG 2013

Kompetisi Blog Neso Indonesia 2013

#057 Ketika Rumah Terapung Belanda Menjadi Solusi Atas Perubahan Iklim

Leave a comment

Oleh Regina Tiatira FB

Sudah bukan suatu rahasia lagi bahwa saat ini bumi kita dihadapkan dengan perubahan iklim, dimana suhu bumi telah meningkat selama satu abad terakhir ini. Meningkatnya perubahan suhu menimbulkan efek negatif dimana salah satunya meningkatnya permukaan laut. Isu tersebut menjadikan Belanda menjadi salah satu Negara yang paling beresiko terkena dampak perubahan iklim. Karena Belanda merupakan Negara yang terletak di bawah permukaan laut. Hal tersebut berhasilkan ditaklukan oleh Belanda dengan membuat tanggul raksasa dan sistem drainase yang baik.  Tetapi ada salah satu daerah di Belanda  yaitu Maasbommel, Provinsi Gelderland yang mencoba hidup dengan cara yang baru dari adanya banjir berkala akibat badai maupun naiknya permukaan laut.  Lokasi Maasbommel yang dikelilingi oleh sungai menyebabkan daerah tersebut rawan banjir, sampai pada akhirnya tahun 1993 dan 1995 terjadi banjir besar yang mengakibatkan hampir separuh penduduk Maasbommel meninggalkan tempat mereka sementara.

Peta Maasbommel

Penemuan pertama sekaligus jalan keluar bagi Maasbommel ini  ditemukan oleh Dura Vermeer yang merupakan salah perusahaan konstruksi di Belanda, yaitu rumah terapung yang ramah lingkungan. Rumah terapung memiliki cara kerja yang unik, pada dasar masing-masing rumah terdapat fondasi beton berbentuk kubus yang memiliki rongga didalamnya sehingga dapat memberikan daya apung pada saat banjir. Setelah permukaan air turun, maka rumah akan segera kembali pada posisi semula dimana fondasi beton berongga akan ditopang oleh pilar-pilar kayu yang terletak di dalam air. Kebutuhan utama berupa listrik dan air bersih disalurkan lewat pipa yang bisa bergerak secara fleksibel sehingga pipa mengikuti gerak rumah pada saat rumah mengapung. Rumah apung ini mampu menahan kenaikan air hingga 4 meter. Pada saat permukaan air naik tidak perlu kuatir bahwa rumah akan terbawa arus air, karena pada sisi kanan dan kiri rumah ada kayu yang berfungsi sebagai tambatan.

Cara kerja rumah terapung

Rumah-rumah terapung di Maasbommel

Proyek yang cukup spektakuler ini kemudian menyebar di beberapa tempat di Belanda, salah satu arsitek Belanda bernama Alexander Henny mulai membangun rumah apung di kanal Amsterdam.  Di pelabuhan Rotterdam, Dura Veermer bersama FlexBase yang merupakan salah satu perusahaan di Belanda melanjutkan proyek mereka untuk membangun Floating Pavilion atau Paviliun terapung. Menurut Bart Roeffen, direktur kreatif DeltaSync yang merupakan desainer untuk proyek tersebut mengatakan bahwa Paviliun terapung merupakan awal dari perkembangan kota dimasa depan yang tahan terhadap banjir. Tidak hanya berhenti pada kanal, pelabuhan dan sungai, para arsitek Belanda tersebut juga mulai memikirkan bagaimana membangun sebuah kota terapung di laut. Mereka berpikir bahwa kota terapung merupakan jawaban untuk memberikan ruang-ruang lebih pada di Belanda yang mulai mengalami kepadatan dengan cara yang aman dan ramah lingkungan.

Rumah-rumah terapung di Kanal Amsterdam

Paviliun terapung di Pelabuhan Rotterdam

Ada pepatah mengatakan “You cannot fight water, you have to learn how to live with it” dan Belanda telah membuktikan pepatah tersebut. Berhadapan dengan air adalah hal yang biasa untuk Belanda, namun Negara tersebut tidak hanya berhenti dengan tanggul dan sistem drainase yang baik, tetapi membuat solusi yang berkelanjutan dengan menjadi pioner rumah terapung beserta konsepnya. Dimana hal tersebut sangat disambut baik bagi masyarakat Belanda untuk dapat hidup lebih baik lagi tanpa harus merasakan efek dari banjir akibat perubahan iklim dan juga masyarakat dunia yang ingin mencari solusi untuk hal serupa.

Referensi

http://www.spiegel.de/international/spiegel/amphibious-houses-dutch-answer-to-flooding-build-houses-that-swim-a-377050.html
http://www.dutchdocklands.com/Development/Maldives
http://inhabitat.com/maldives-to-fight-rising-sea-levels-with-floating-islands/koen-olthuis-maldives-island5/
http://news.bbc.co.uk/2/hi/europe/6405359.stm
http://sealevelrise.blogspot.com/2011_03_13_archive.html
http://www.123rf.com/photo_15680415_image-of-a-canal-with-specific-floating-houses-in-amsterdam-during-an-autumn-afternoon.html

Author: Admin Kompetiblog

Kompetiblog merupakan kompetisi menulis blog tahunan yang diselenggarakan oleh Nuffic Neso Indonesia, lembaga non-profit yang didanai oleh pemerintah Belanda untuk menjadi perwakilan pendidikan tinggi Belanda.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s