KOMPETIBLOG 2013

Kompetisi Blog Neso Indonesia 2013

#043 Tentang Semangat Pionir Sejati Dari Kerajaan Tanah Rendah

Leave a comment

Oleh Kartika Purwaningtyas

Belanda

Menginjak tahun 2013 yang selalu di gembar – gemborkan mengenai globalisasi yang terjadi seluruh penjuru dunia. Tentunya menuntut semua orang harus selalu berpikir inovatif, kreatif dan berani mengambil segala kemungkinan untuk hidupnya. Ketika seseorang tidak kreatif, inovatif dan berani tentunya seseorang akan mudah tergerus dengan keadaan yang selalu dinamis. Kreatif dan inovatif merupakan karakteristik masyarakat di Kerajaan Tanah – Tanah Rendah. Kerajaan – kerajaan tanah rendah merupakan sebutan untuk Belanda. Negara yang sangat terkenal dengan kincir angin dan bunga tulipnya ini dinaungi lebih dari 16 juta jiwa menurut laporan dari World Bank. Optimis dan pekerja keras sangat erat denganmasyarakat Belanda, tidak heran lahir penemu – penemu besar yang menjadi pionir dalam berbagai bidang sebut saja Anthony Van Leuwenhook penemu lensa, Cornelius Van Drebel penemu kapal selam serta penemu – penemu dari Belanda Lainnya.

Lahirnya penemu besar di Belanda tidak terlepas dari fakta bahwa Belanda merupakan salah satu Negara yang mana masyarakat sangat mempedulikan pentingnya pendidikan.Kesadaran masyarakat belanda yang tinggi akan pentingnya pendidikan menjadi salah satu penyebab banyaknya lahirnya pionir seperti para penemu,ilmuwan, filsuf, seniman bahkan penulis. Dimana mereka adalah para pionir sejati yang menjadi penggerak atau pencetus di bidangnya masing – masing.

Pada hakikatnya menjadi seorang pionir sejati adalah mereka yang berani menjadi penggerak dalam sesuatu hal. Dan hal tersebut ada, tumbuh dan berkembang di masyarakat belanda. Prinsip mereka yang mengedepankan seberapa pentingnya bertukar pendapat, argumentasi, kreatif, inovatif, pekerja keras,optimis dan selalu mau belajar hal – hal yang ada diluar menjadikan seorang pionir sejati.

Edward Douwes Dekker

Edward Douwes Dekker salah satu penulis yang terkenal dri Belanda dengan buku Max Havelaar , buku yang sempat mengguncang masayarakat yang membeberkan tentang kekejaman Belanda ketika menjajah Indonesia saat itu, dan berkat karangan dari Douwes Dekker tersebut menjadi langkah awal dalam melahirkan politik etis atau politik balas budi Belanda untuk Indonesia pada saat itu atas perlakuan penjajah pada saat itu. Selain Edward Douwes Dekker, penulis serta para penemu – penemu Belanda melahirkan filsuf yang tidak kalah menggemparkan dunia yaitu Desiderius Eramus dan Hugo Grotius. Pemikiran kedua filsuf tersebut menjadi tonggak melahirkan paradigm baru seperti dalam hal hokum perang dan perdamaian dari Hugo Grotius serta pemikiran dari desiderius Eramus yang pada akhirnya dapat mereformasi atau merubah paradigm keesklusifan dan monopoli para elit gereja di dunia menjadikan bahwa paradigm gereja adalah milik semua umat nasrani.

Foto Desiderius Eramus

Selain itu , Letak astronomis Belanda yang dikelilingi oleh air laut akibat daratannya lebih rendah menjadikan Belanda disebut Kerajaan Tanah – Tanah Rendah selalu di hantui mengenai masalah banjir berkepanjangan di wilayah negaranya. Masalah – masalah tersebut menjadikan masyarakat belanda berfikir keras untuk memecahkan masalah tersebut salah satunya mereka telah berhasil menciptakan sebuah teknik untuk polder model dan  high tech flood peotection  untuk mengatasi masalah banjir berkerpanjangan di Belanda. Dan teknik yang diciptakan belanda dalam mengatasi banjir telah banyak di adopsi oleh Negara lain seperti Indonesia yang akan mengadopsi teknik pencegahan banjir dari Belanda.

Fakta – fakta diatas cukup menguatkan bahwa Belanda penuh dengan para pionir sejati.  Orang yang berani menjadi orang yang pertama memulai segala sesuatu yang menurut mereka memang benar, menjadi pionir sejati perlu usaha yang tidak mudah.

Referensi
http://id.wikipedia.org/wiki/Belanda
http://ppirotterdam.wordpress.com/living-in-rotterdam/budaya-masyarakat-belanda/

Author: Admin Kompetiblog

Kompetiblog merupakan kompetisi menulis blog tahunan yang diselenggarakan oleh Nuffic Neso Indonesia, lembaga non-profit yang didanai oleh pemerintah Belanda untuk menjadi perwakilan pendidikan tinggi Belanda.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s