KOMPETIBLOG 2013

Kompetisi Blog Neso Indonesia 2013

#036 Negeri Kiblat Hukum Dunia

1 Comment

Oleh Isman Rahmani Yusron

Jika kota Makkah di Arab Saudi merupakan kiblatnya Shalat umat muslim seluruh dunia, maka jika bertanya dimana kiblatnya hukum dunia, kota Den Haag Belanda lah tempatnya! Ya, Belanda memang bukan hanya terkenal sebagai negara kincir angin saja, melainkan juga merupakan kiblat internasional dalam penegakan hukum.

Bahkan, negara yang terletak di bagian barat laut Eropa ini, merupakan satu-satunya negara di dunia yang mencantumkan kewajiban pemerintah untuk mendukung ketertiban hukum internasional dalam Grundnorm (Undang-Undang Dasar)-nya. Pencantuman dukungan dalam Undang-Undang Dasar ini memperlihatkan keseriusan pemerintah Belanda untuk mendukung penegakan hukum di dunia.

Maka, jika hakim disebut-sebut sebagai wakil tuhan di dunia, maka tak salah jika Belanda merupakan negara wakil tuhan di dunia. Tentunya, hal ini bukan semata-mata predikat asal-asalan disematkan untuk negeri bunga tulip ini. Melainkan, adalah sebuah apresiasi yang tinggi kepada pemerintah Belanda atas kepeloporan dan komitmennya menegakan hukum internasional.

Istana Vredepaleis, Den Haag

Di negara yang rata-rata daratannya berada dibawah permukaan laut ini, lembaga hukum internasional yakni Mahkamah Internasional juga didirikan. Mahkamah Internasional atau International Court of Justice berkedudukan di Vredepaleis (Istana Perdamaian) Den Haag, Belanda ini bertugas untuk mengawal keadilan di seantero dunia.

Tiga tugas utamanya yakni; mengadili perselisihan-perselisihan atau persengketaan antar negara-negara anggota PBB, memberikan pendapat kepada Majelis Umum PBB tentang penyelesaian sengketa antar negara-negara dan mendesak DK PBB untuk mengambil tindakan terhadap pihak yang tidak menghiraukan keputusan Mahkamah Internasional.

Vredepaleis (Istana Perdamaian), Sejak tahun 1945 dijadikan sebagai kedudukan International Court of Justice

Pendirian Mahkamah Internasional di Belanda pada tahun 1946, bukan tak beralasan tentunya. Melainkan, karena reputasi Belanda yang sejak dulu diakui sebagai negara yang kualitas peradilan hukumnya terbaik di dunia. Selain itu, kedudukan Mahkamah Internasional di Belanda, menjadikan Belanda memiliki peran penting dalam menegakan hukum dunia.

Suasana sidang di Mahkamah Internasional, Den Haag

Maka tak heran, jika ada sebuah ungkapan “Kalau ingin belajar ekonomi pergilah ke Amerika, namun jika ingin belajar tentang hukum, Belanda-lah tempatnya”. Ungkapan ini memperlihatkan bahwa Belanda memang merupakan kiblat hukum dunia yang kualitasnya tak diragukan siapapun. Ya, negara ini memang surganya belajar ilmu hukum!

Bicara tentang belajar ilmu hukum, siapa tak kenal dengan Hugo de Groot? Sosok yang bernama lengkap Hugo Grotius ini dikenal sebagai Bapak Hukum Internasional. Dilahirkan di Delft Belanda pada 1583, Hugo tumbuh sebagai seorang yang pemikirannya sangat cemerlang. Bahkan, pada tahun 1598 oleh raja Prancis Hugo Grotius disebut sebagai “keajaiban Belanda”. Salah satu “keajaibannya” adalah mempopulerkan konsep-konsep hukum dalam hubungan antar negara, seperti hukum perang dan damai serta hukum laut.

Hugo Grotius, bapak Hukum Internasional

Grotius terdaftar sebagai mahasiswa Universitas Leiden sejak dia berumur sebelas tahun. Putrabumi Belanda ini disebut-sebut sebagai penerus Desiderius Erasmus. Pemikiran Grotius dalam ilmu hukum, menyumbang kontribusi terhadap peran Belanda sebagai markasnya hukum dunia. Hasil pemikirannya –pada abad moderen terwujud dalam Mahkamah Internasional-  menyumbang kontribusi terhadap perdamaian dunia. Tak hanya bagi Grotius sendiri, pemikiran cemerlangnya mengharumkan citra Belanda sebagai ibukota hukum dunia. Karya Grotius menjadikan Belanda memiliki posisi penting di dunia peradilan internasional.

Hugo de Groot (Hugo Grotius)

Berkat kepeloporan Belanda sebagai satu-satunya negara yang mencantumkan dukungan ketertiban hukum internasional dalam undang-undang, serta atas pemikiran Hugo Grotius yang menggagas hukum internasional, maka tak ragu lagi jika Belanda disebut sebagai pionir penegakan hukum di dunia. Negara ini juga memang pantas menyandang predikat wakil tuhan dalam hal penegakan keadilan di dunia.

Author: Admin Kompetiblog

Kompetiblog merupakan kompetisi menulis blog tahunan yang diselenggarakan oleh Nuffic Neso Indonesia, lembaga non-profit yang didanai oleh pemerintah Belanda untuk menjadi perwakilan pendidikan tinggi Belanda.

One thought on “#036 Negeri Kiblat Hukum Dunia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s