KOMPETIBLOG 2013

Kompetisi Blog Neso Indonesia 2013

#002 Belanda yang Galak dan Pelit

1 Comment

Oleh Dessy Tri Anandani Bambang

Sebagai orang Indonesia, hal pertama yang diingat jika menyebut “Belanda” adalah masa kolonialisasi.  Sejak SD sampai SMA, Belanda selalu dikaitkan dengan sejarah Indonesia di masa kolonialisasi, jarang sekali kami mempelajari Belanda sebagai pelopor.  Padahal sebenarnya ada banyak sekali hal yang dipelopori dan ditemukan oleh Belanda. Baru-baru ini seorang teman yang bersekolah di Belanda juga kebetulan menyebut Phillips sebagai penemu kaset dan asalnya dari Belanda.  Tentunya bukan fakta kemarin sore, tapi merupakan pengetahuan baru bagi saya pribadi.  Sementara itu, kenyataan bahwa Belanda memang bangsa pelopor, sudah saya kenal sejak saya kecil.

Sejak TK saya bersekolah di sekolah yang dibangun pada masa kolonialisme Belanda. Suster-suster di biara sekolah masih mendapatkan pendidikan dari Suster Belanda yang galak.  Pendidikan kedisiplinan dengan aturannya yang ketat pun konon khas Belanda.

SMA Santa Angela Bandung

Kebun di bagian dalam Sekolah

Photo by Gita (Http://Gitagurita.blogspot.com)

Ibu saya yang pernah sekolah kebidanan dan diajari oleh Suster Belanda pun sangat terkesan akan kekakuan para Suster akan kedisiplinan dan kebersihan.  Lucunya, saat Ibuku berkesempatan tinggal di Belanda, ada juga orang Belanda yang tidak peduli akan kebersihan bahkan jorok sehingga meruntuhkan kepercayaan ibu saya bahwa orang Belanda pasti disiplin. Mungkin tidak tepat jika Belanda disebut pelopor kedisiplinan, tapi saya berterimakasih atas didikan Suster Belanda yang galak karena memang tidak mudah belajar disiplin.

Berbeda lagi cerita dari ayahku, kesan yang ia dapatkan dari orang Belanda bukan galak atau disiplin, tapi pelit.  Saat tinggal di Belanda ayahku menyewa kamar pada orang Belanda yang pelit sekali.  Orang Belanda itu bersikeras tidak mau membeli kulkas, karena lampu di dalam kulkas akan terus menyala biarpun pintunya ditutup, dan itu sangat menghabiskan energi (dan biaya).  Secara tidak langsung, orang Belanda pelit seperti inilah yang mempelopori sistem lampu kulkas jaman sekarang.

Tanpa ada suster Belanda yang galak, maka tak akan ada sekolah almamaterku.  Tanpa ada orang-orang Belanda pelit, mungkin lampu kulkas masih akan terus-terusan menyala.  Dari hal-hal yang kelihatannya sepele, nantinya bisa bermanfaat lebih banyak.  Terimakasih atas kegalakan dan kepelitan anda.🙂

Author: Admin Kompetiblog

Kompetiblog merupakan kompetisi menulis blog tahunan yang diselenggarakan oleh Nuffic Neso Indonesia, lembaga non-profit yang didanai oleh pemerintah Belanda untuk menjadi perwakilan pendidikan tinggi Belanda.

One thought on “#002 Belanda yang Galak dan Pelit

  1. wah bener juga ya! Saya selalu berpikir pendidikan disiplin seperti itu identik dengan pendidikan ala nasrani tapi jujur luput dari pemikiran saya kalau pendidikan disiplin itu kan yang membawa bangsa Belanda ya otomatis. Membuka wawasan🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s